Kisah Para Pesepakbola Yang Pensiun Dini Akibat Cedera
Editor Bolanet | 12 November 2013 10:30
Bola.net - Cedera adalah musuh utama yang selalu ingin dihindari oleh para pesepakbola. Sebesar apapun bakat atau sekonsisten apapun performa yang ditunjukkan oleh seorang pemain, semuanya akan lenyap sementara begitu ia mengalami cedera.
Yang lebih menakutkan lagi adalah apabila seorang pemain mengalami cedera parah yang tak kunjung sembuh selama bertahun-tahun, hal tersebut bisa menghambat atau bahkan mematikan perkembangan karir sang pemain.
Berikut Bolanet sajikan daftar sejumlah pemain hebat yang sayangnya harus mengakhiri karir mereka lebih cepat karena cedera parah yang menggerogoti kaki-kaki berbakat mereka. Seandainya tidak mengalami cedera menahun, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi pemain yang lebih baik dan berkarir lebih lama dari seharusnya.
Baca Juga
EDITORIAL: Delusi Publik Inggris Terhadap Adnan Januzaj
Kisah Unik Suporter Klub Beda Negara Yang Saling Bersahabat
Rekam Jejak Sejarah Celetukan Kontroversial Sepp Blatter
Ibrahimovic dan Daftar Predator Pencetak Quat-trick di Liga Champions
Inilah Skuat Termahal di Bursa Transfer Musim Panas 2013
Kompilasi 20 Gol Dramatis Yang Dicetak Oleh Kiper Dari Jarak Dekat
Chelsea Loanee XI, Skuat Terbaik Titipan The Blues di Klub Lain (kpl/mri)
Just Fontaine

Rekor golnya pun sangat mengerikan baik di level klub maupun negara. Bersama Les Bleus, ia mengemas 30 gol dalam 21 laga. Sementara di level klub bersama Cassablanca, Nice, dan Stade Reims, Fontaine mencetak total 227 gol dalam 248 laga, sebuah rasio gol yang mengerikan.
Sayangnya karir Fontaine sebagai pesepakbola harus terhenti saat usianya belum genap 29 tahun. Cedera yang tak kunjung sembuh membuatnya harus gantung sepatu lebih cepat.
Brian Laudrup

Menjadi sosok pahlawan bagi Bayern Munich dan juga Glasgow Rangers, namun masalah adaptasi dan juga cedera lutut mulai menghantui karirnya saat bergabung ke Chelsea di tahun 1998. Laudrup tak pernah benar-benar sembuh dari cedera tersebut dan akhirnya memutuskan gantung sepatu di usia yang masih tergolong muda, 31 tahun.
Owen Hargreaves

Pemain kelahiran Kanada ini mengeluhkan kondisi ototnya yang melemah sejak cedera tersebut. Pindah ke Inggris untuk memperkuat Manchester United, kondisi lutut Hargreaves semakin memburuk. Pakar cedera lutut Richard Steadman bahkan menyatakan bahwa situasi yang dialami Hargreaves merupakan yang terburuk dalam 35 tahun karirnya sebagai dokter.
Hargreaves akhirnya pensiun usai membela Manchester City selama semusim pada usia 31 tahun. Namun pada prakteknya karir Hargreaves sudah bisa dinyatakan tamat sejak usianya 28 tahun.
Norman Whiteside

Kecepatan dan naluri gol tinggi dari Whiteside membuatnya menjadi idola para fans. Namun cedera lutut kronis menghampirinya bahkan saat usianya belum genap 20 tahun. Ia tak pernah mampu memenuhi ekspektasi tinggi publik Old Trafford.
Hubungan yang buruk dengan Alex Ferguson yang menjadi manajer klub di tahun 1986 ditambah dengan hobi minum alkohol membuat karirnya semakin meredup. Ia hengkang ke Everton di usia 24 tahun sebelum akhirnya memutuskan pensiun dua tahun kemudian karena kondisi lutut yang tak bisa lagi diajak kompromi.
Marco Van Basten

Gaya permainannya yang elegan membuat Van Basten menjadi idola baik di Ajax Amsterdam maupun AC Milan. Namun sayang karirnya sering terganggu dengan cedera engkel kambuhan yang dialaminya di musim pertama menginjakkan kaki di Italia.
Pada akhirnya, masalah engkel akut memaksanya pensiun di usia 28 tahun, saat di mana seharusnya ia masih berada di puncak permainan.
Brian Clough

Bermain sebagai striker, Clough cukup ganas dalam membobol gawang lawan. Ia mencetak 197 gol dalam 213 laga bersama Middlesbrough dan juga 54 gol hanya dalam 61 pertandingan bersama Sunderland.
Namun karirnya harus berakhir di usia 29 tahun setelah mengalami cedera ligamen lutut usai bertabrakan dengan kiper Bury, Chris Harker. Cedera tersebut bukanlah sesuatu yang bisa diatasi oleh teknolgi di era tersebut, membuat Clough harus gantung sepatu lebih cepat.
Sebastian Deisler

Deisler tampil apik bersama Gladbach dan Hertha Berlin sebelum akhirnya bergabung ke tim terbesar Jerman, Bayern Munich. Namun nasib sial menghampirinya di musim pertama merumput di Munich saat Deisler mengalami cedera lutut.
Meskipun telah menjalani serangkaian operasi, Deisler tak pernah lagi bisa pulih ke kondisi terbaiknya. Pemain kelahiran Lorrach ini bahkan sempat mengalami depresi karena cederanya yang tak kunjung sembuh. Ia akhirnya pensiun di tahun 2007, saat usianya baru menginjak 27 tahun.
Dean Ashton

Saat dipanggil timnas dan bersiap menjalani debutnya, Ashton mengalami mimpi buruk dengan menderita patah engkel setelah diterjang oleh Shaun Wright-Phillips di sesi latihan. Cedera itu membuatnya absen selama semusim penuh.
Meskipun kembali bermain setahun kemudian, namun performa Ashton tak lagi sama dan masalah engkel tersebut terus menerus menghantuinya. Pada akhirnya Ashton memutuskan pensiun di tahun 2009, saat usianya masih 26 tahun.
Pierluigi Casiraghi

Sayang nasib buruk menimpa Casiraghi di Premier League. Benturan dengan kiper West Ham, Shaka Hislop membuatnya mengalami cedera ligamen yang cukup parah. Setelah menjalani sepuluh operasi, cedera tersebut ternyata tak bisa pulih seperti sediakala. Casiraghi akhirnya pensiun di usia yang baru menginjak 30 tahun.
Special Mention: De La Red & Muamba

Pada akhirnya kondisi jantung yang tidak memungkinkan membuat mereka harus berhenti bermain bola di usia yang masih prima. Muamba saat berusia 24 tahun, sedangkan De La Red pada umur 25 tahun.
Mereka mungkin merasa patah hati dengan vonis dokter yang tidak mengijinkan mereka bermain bola lagi, namun yang patut disyukuri adalah mereka tidak mengulang nasib lebih buruk yang dialami oleh pemain lain yang meninggal akibat gagal jantung di tengah lapangan, seperti Pier Mario Morosini, Miklos Feher, atau Marc Vivien Foe.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengejutkan! Pasca Diceraikan Juventus, Wojciech Szczesny Putuskan Pensiun
Liga Italia 27 Agustus 2024, 20:23
-
Mimpi Buruk untuk MU: 4 Pemain Cedera di Sesi Pramusim!
Liga Inggris 1 Agustus 2024, 12:13
-
13 Pemain Manchester Terancam Absen Saat Jumpa Liverpool
Liga Inggris 14 Desember 2023, 10:08
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 20:00
-
Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
Piala Dunia 5 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Tinggalkan Al Hilal, Karim Benzema Tak Akan Gabung Barcelona
Liga Spanyol 5 September 2026, 18:10
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51






