Lima Alasan Kenapa Indonesia Bisa Juara Piala AFF Suzuki 2010
Editor Bolanet | 21 Desember 2010 07:20
Bola.net - Oleh: Fajar Rahman
Malaysia yang akan dihadapi Indonesia di partai final nanti diyakini bukanlah tim yang sama dengan yang kita kalahkan dengan skor telak di babak penyisihan grup lalu. Delapan dari skuad inti mereka sudah pulih dari cedera, Laos dan Vietnam menjadi korban kebangkitan mereka. Namun, Indonesia punya beberapa alasan kenapa tim kita mampu mengkandaskan mereka sekali lagi tahun ini, dan kali ini diyakini akan lebih sakit bagi mereka karena akan terjadi di partai final! Berikut beberapa alasan yang menurut BOLA.NET akan dapat mewujudkan Indonesia menggenggam Piala AFF Suzuki 2010 ini.
Kejutan Alfred Riedl
Pelatih yang belum genap setahun menangani tim nasional Indonesia ini kini dikenal sebagai pelatih yang gemar melakukan terobosan baru dan suka membuat kejutan. Reformasi ia lakukan di tubuh tim nasional, nama-nama seperti Ismed Sofyan hingga sang mega bintang Mutiara Hitam Boaz Solossa terpaksa ia coret. Bahkan, striker sekelas Bambang Pamungkas pun ia cadangkan. Ia hanya menyisakan Maman Abdulrahman, Markus Horison, dan Firman Utina saja di skuad utama besutannya. Muka-muka baru ia percaya untuk mengenakan jersey berlogo Garuda di dada kanan itu.
Pencoretan Boaz, memecahkan rekor dengan mengalahkan Thailand, dan yang paling gres menurunkan Yongky Aribowo menjadi starter di laga semifinal ke dua melawan Filipina adalah contoh betapa ia suka memberikan surprise bagi rakyat Indonesia. Sejauh ini kejutannya sudah berbuah manis, dan kita semua berharap ia juga memberikan kejutan yang sangat kita impikan dan kita tebak, menjuarai Piala AFF Suzuki 2010.
Cristian Gonzales
Pemain naturalisasi ini sudah mengemas tiga gol. Dua golnya merupakan gol penentu kemenangan atas Filipina dan mengantarkan Indonesia ke partai final, sisanya, adalah gol yang ia cetak ke gawang Malaysia. Gol yang tak kalah spesial dengan dua golnya di semifinal itu karena mampu membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk Merah Putih, dan membawa Indonesia bangkit untuk menyudahi laga dengan kemenangan telak 5-1 itu. Terlebih kini namanya berada di deretan pencetak gol terbanyak, ambisi lain menjadi top skor menjadi pelecut semangatnya untuk menggedor jala Sharbinee Allawee sekali lagi. Kalau Filipina dua kali dalam dua laga saja bisa dibobol oleh El Loco, kenapa Malaysia tidak?
Mental Lebih Siap
Akan muncul juara baru dalam perebutan piala paling bergengsi se Asean ini karena Indonesia dan Malaysia sama-sama belum pernah menjadi juara di ajang ini. Namun, Indonesia 2 kali lebih banyak tampil di final daripada Malaysia yang hanya sekali tampil di tahun 1996 lalu dan secara head to head di Piala AFF, Merah Putih pun lebih unggul. Oleh karena itulah Indonesia diyakini lebih memiliki kesiapan dari segi mental daripada tetangga dekat yang menjadi seteru abadi mereka ini.
Dukungan TKI di Malaysia
Kalau mereka biasa disebut pahlawan devisa, kini mereka bisa juga disebut sebagai pahlawan sepak bola, dengan catatan mereka turut hadir di National Stadium Malaysia dan membantu Merah Putih berjaya di sana. PSSI sudah meminta KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) untuk mengerahkan sebagian dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia yang jumlah totalnya melebihi tiga juta orang itu. Bahkan PSSI juga sudah meminta kepada LOC Malaysia untuk tidak mempersulit mereka dalam mendapatkan tiket.
Partai Puncak di Indonesia
Partai final di ajang ini akan digelar dua kali, pertama di Malaysia 26 Desember nanti dan tiga hari kemudian akan diselenggarakan di Gelora Bung Karno Jakarta. Suatu keuntungan bagi Indonesia, kalau pun barisan pertahanan kita yang baru kebobolan 2 gol saja itu terpaksa jebol dan kalah di Malaysia, maka akan dipastikan kita dapat membalasnya dengan telak di Jakarta. Keangkeran GBK dan dukungan 80 ribu supporter fanatik yang setia meneriakkan yel-yel "In-do-ne-sia!" sudah memberi bukti pada kita. Tim Merah Putih tak terkalahkan di sini, dan gawang Malaysia sudah menyumbangkan 5 gol dari total 15 gol yang sudah Indonesia ciptakan ke gawang lawan. Kalau partai pembuka Indonesia di Piala AFF ini dibuka dengan kemenangan 5-1 atas Malaysia, lalu, kenapa tidak mungkin Indonesia juga akan kembali mengganyang mereka dengan skor yang besar pula di partai penutup?
[polling]148[/polling] (kpl/bola)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gol ke-2000 Milan Era Berlusconi Milik Cassano
Editorial 30 September 2011, 16:00 -
Akankah Batista Menjadi Pelepas Dahaga Argentina?
Editorial 23 Juni 2011, 13:00 -
KILAS BALIK: Final Liga Champions Eropa 2009
Editorial 28 Mei 2011, 12:30 -
NIGHTS TO REMEMBER, Enam Laga Final Barcelona
Editorial 28 Mei 2011, 04:50 -
Komparasi Antara Messi dan Rooney
Editorial 27 Mei 2011, 16:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Brighton vs Liverpool: Danny Welbeck
Liga Inggris 21 Maret 2026, 23:17
-
Road to Final Carabao Cup 2025/2026: Manchester City
Liga Inggris 21 Maret 2026, 23:00
-
Road to Final Carabao Cup 2025/2026: Arsenal
Liga Inggris 21 Maret 2026, 22:30
-
Ditawari Kontrak Baru, Dusan Vlahovic Ragu Bertahan di Juventus
Liga Italia 21 Maret 2026, 21:30
-
Prediksi Susunan Pemain AC Milan vs Torino: Leao Absen, Fullkrug Starter?
Liga Italia 21 Maret 2026, 21:12
-
Digosipkan Bakal Dipecat Chelsea, Begini Respon Liam Rossenior
Liga Inggris 21 Maret 2026, 21:00
-
Hasil FP2 MotoGP Brasil 2026: Ai Ogura Tercepat, Asapi Marc Marquez
Otomotif 21 Maret 2026, 20:48
-
Hasil FP2 Moto2 Brasil 2026: Mario Aji Ketiga, Izan Guevara Tercepat
Otomotif 21 Maret 2026, 20:13
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28









