6 Pemain yang Punya Gelar La Liga Lebih Banyak dari Cristiano Ronaldo, Salah Satunya Lamine Yamal

6 Pemain yang Punya Gelar La Liga Lebih Banyak dari Cristiano Ronaldo, Salah Satunya Lamine Yamal
Cristiano Ronaldo ketika masih memperkuat Real Madrid. (c) AP Photo/Francisco Seco

Bola.net - Cristiano Ronaldo dikenal sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Real Madrid. Ia mencetak 450 gol hanya dalam 438 pertandingan selama berseragam Los Blancos.

Kedatangannya dari Manchester United pada 2009 langsung memenuhi ekspektasi besar. Ia memenangkan empat Liga Champions dan empat Ballon d'Or selama di Spanyol.

Namun, dominasi tersebut tidak sepenuhnya tercermin di kompetisi domestik. Ronaldo hanya mampu meraih dua gelar La Liga dari sembilan musim.

Hal ini tidak lepas dari kuatnya dominasi Barcelona pada era yang sama. Tim yang diperkuat Lionel Messi mampu meraih enam gelar LaLiga dalam periode tersebut.

Akibatnya, muncul fakta menarik bahwa beberapa pemain justru memiliki lebih banyak gelar LaLiga dibanding Ronaldo. Berikut enam pemain yang mencatatkan pencapaian tersebut.

1. Lamine Yamal

1. Lamine Yamal

Dua pemain Barcelona, Gavi dan Lamine Yamal, merayakan kemenangan atas Real Madrid yang memastikan gelar juara La Liga/Liga Spanyol, 10 Mei 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Lamine Yamal termasuk kasus yang cukup unik dalam daftar ini. Ia sudah mengoleksi tiga gelar La Liga di usia yang masih sangat muda.

Gelar pertamanya datang saat ia hanya bermain tujuh menit pada musim 2022-23. Kontribusinya saat itu memang sangat terbatas.

Namun, perannya meningkat signifikan dalam dua gelar berikutnya. Ia menjadi salah satu pemain paling menonjol pada musim 2025-26.

Debutnya pada usia 15 tahun menunjukkan kepercayaan besar dari tim. Hal itu membuat pencapaiannya tetap layak diapresiasi.

2. Robert Lewandowski

2. Robert Lewandowski

Pemain Barcelona Robert Lewandowski bereaksi dalam laga Liga Champions antara Barcelona vs Eintracht Frankfurt di Barcelona, Spanyol, Selasa, 9 Desember 2025 (c) AP Photo/Joan Monfort

Robert Lewandowski bukan sekadar kebetulan dalam daftar ini. Ia adalah salah satu striker terbaik di generasinya.

Saat bergabung dengan Barcelona, ia datang dengan status peraih Sepatu Emas Eropa. Ia langsung membawa tim meraih gelar LaLiga di musim debut.

Produktivitasnya tetap tinggi meski sudah memasuki usia 30-an. Ia terus menjadi andalan di lini depan.

Menariknya, Lewandowski mampu melampaui jumlah gelar Ronaldo dalam waktu lebih singkat. Rasio keberhasilannya di LaLiga juga jauh lebih tinggi.

3. David Villa

David Villa harus menunggu cukup lama untuk meraih gelar La Liga pertamanya. Ia baru mendapatkannya saat berusia 29 tahun.

Sebelumnya, ia bermain untuk Valencia yang tidak mampu bersaing dengan dua raksasa Spanyol. Kesempatan datang saat ia pindah ke Barcelona.

Di sana, ia menjadi bagian dari tim yang sangat dominan. Ia berhasil meraih dua gelar La Liga dalam tiga musim.

Villa kemudian menambah satu gelar lagi bersama Atletico Madrid. Ketiga trofi tersebut diraih di era yang sama dengan Ronaldo.

4. Gonzalo Higuain

Gonzalo Higuain memiliki perjalanan yang sedikit berbeda. Ia sudah bergabung dengan Real Madrid sebelum Ronaldo datang.

Ia menjadi bagian dari tim yang meraih gelar La Liga pada 2006-07 dan 2007-08. Dua gelar tersebut diraih sebelum era Ronaldo.

Higuain kemudian menambah satu gelar lagi pada musim 2011-12. Saat itu ia bermain bersama Ronaldo di lini depan.

Total tiga gelar La Liga membuatnya unggul dari Ronaldo. Ia juga melanjutkan kesuksesan di Italia bersama Juventus.

5. Vinicius Junior

5. Vinicius Junior

Selebrasi Vinicius Junior setelah mencetak gol ke gawang Betis di lanjutan La Liga, 25 April 2026. (c) AP Photo/Jose Breton

Vinicius Junior menjadi simbol era baru Real Madrid setelah kepergian Ronaldo. Ia berkembang pesat sejak bergabung pada 2018.

Madrid mulai kembali meraih gelar domestik dan Eropa secara seimbang. Vinicius berperan penting dalam kesuksesan tersebut.

Ia mencetak gol penting di final Liga Champions dan membantu tim meraih gelar La Liga. Perannya semakin vital dari musim ke musim.

Dalam waktu yang lebih singkat, ia sudah mengoleksi lebih banyak gelar La Liga. Hal ini menjadi catatan menarik dibanding era Ronaldo.

6. Alvaro Odriozola

Alvaro Odriozola menjadi contoh unik dalam daftar ini. Ia memiliki tiga gelar La Liga meski kontribusinya sangat terbatas.

Ia juga masuk dalam skuad Bayern Munchen yang meraih treble. Namun, perannya lebih sering sebagai pelapis.

Menit bermainnya dalam musim juara La Liga tergolong minim. Bahkan, ia sempat tidak tampil sama sekali dalam beberapa kesempatan.

Meski begitu, catatan trofinya tetap tercatat secara resmi. Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan tim tidak selalu bergantung pada peran individu besar.

Sumber: Planet Football