Lima Momen Terbaik Guus Hiddink
Aga Deta | 21 Desember 2015 08:32
Bola.net - Bola.net - Guus Hiddink baru saja ditunjuk menjadi manajer interim . Pria asal Belanda ini dipercaya menggantikan Jose Mourinho sampai akhir musim saja.
Ini merupakan untuk kali kedua Hiddink bekerja di Stamford Bridge dan tugasnya kali ini sangatlah tidak mudah. Hiddink dituntut membenahi performa The Blues yang sedang terpuruk di peringkat 15 klasemen Premier League.
Hiddink sendiri sejatinya bukanlah manajer sembarangan. Ia sudah malang melintang bersama sejumlah klub top Eropa dan juga tim nasional. Dan tidak sedikit pula tim yang dibawanya menuju kesuksesan.
Berikut ini lima momen terbaik Guus Hiddink dalam karir keperlatihannya.
1 dari 5 halaman
PSV Eindhoven (1987/88)

Di musim berikutnya, meski sudah ditinggal sang bintang Ruud Gullit ke AC Milan, Hiddink mampu mengantarkan PSV memenangkan treble winners dengan pemain-pemain seperti Hans van Breukelen, Ronald Koeman, Søren Lerby, Wim Kieft, Erik Gerets dan Gerald Vanenburg. Klub papan atas Belanda itu meraih Piala Eropa setelah mengalahkan Benfica di partai final yang diselenggarakan di Stuttgart.
Kami tentu saja bukan favorit. Kami tim yang tidak terkenal dengan banyak pemain muda. Suasana tim sangat baik. Semua bekerja sama dengan baik dan itu yang menuntun menuju kemenangan di Piala Eropa.
2 dari 5 halaman
Timnas Belanda (1998)

Hiddink selanjutnya berhasil membawa Belanda menjadi peringkat keempat pada ajang Piala Dunia 1998. Belanda mengalahkan Argentina di babak perempat final tapi tersingkir di semifinal di mana saat itu mereka kalah adu penalti dengan Brasil. Pada perebutan tempat ketiga Denis Bergkamp dkk menyerah dari Kroasia.
Kami hampir lolos ke final, ini sangat disayangkan. Kami memainkan pertandingan kami sendiri. Semuanya memainkan turnamen yang bagus. Kami meninggalkan kesan yang sangat bagus di seluruh dunia.
3 dari 5 halaman
Timnas Korea Selatan (2002)

Di sini ia berhasil membawa Tim Negeri Ginseng itu tampil di semifinal Piala Dunia 2002 sebelum akhirnya tersingkir di semifinal oleh Jerman. Hiddink kemudian mendapat status legenda di Korea Selatan. Stadion Piala Dunia Gwangju bahkan diganti dengan namanya usai turnamen dan Hiddink dianugerahi kewarganegaraan kehormatan Korea Selatan.
Saya seorang warga negara internasional. Ini adalah kehormatan besar. Saya sangat menghormati orang-orang Korea dan semua yang telah dilakukan tim di Piala Dunia ini memiliki dampak besar pada negara.
4 dari 5 halaman
PSV Eindhoven (2004/05)

PSV sudah memenangkan double winners dan melangkah ke semifinal Liga Champions. Sayangnya mereka disingkirkan AC Milan yang kala keluar itu sebagai runner up setelah kalah di partai final dari Liverpool.
5 dari 5 halaman
Chelsea (2009)

Selama menangani Chelsea, Hiddink hanya kalah sekali saat melawan Tottenham di Premier League dan tersingkir di semifinal Liga Champions melawan Barcelona. Karir Hiddink di Chelsea tidak buruk setelah mengakhiri musim dengan satu trofi Piala FA.
Menang di Mekah-nya sepak bola (Wembley), gelar Piala FA sangat luar biasa.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jalan Buntu MU untuk Dapatkan Mateus Fernandes
Liga Inggris 5 Juni 2026, 12:08
-
Newcastle Ogah Jual Lewis Hall ke MU, Tapi....
Liga Inggris 5 Juni 2026, 11:45
LATEST UPDATE
-
Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:02
-
Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:05
-
Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















