Lima 'Pengkhianat' Terbesar di Dunia Sepak Bola
Editor Bolanet | 15 Oktober 2012 11:51
Bola.net - Pemain favorit biasanya akan identik dengan klub favorit bagi sebagian besar fans sepak bola di seluruh dunia.
Para suporter akan sangat menghargai para pemain yang setia kepada klub kesayangan, terlebih lagi jika pemain idola tersebut memilih untuk gantung sepatu bersama klub tersebut.
Nama-nama seperti Javier Zanetti, Paolo Maldini, Francesco Totti adalah pemain yang sudah terkenal dengan kesetiaan mereka.
Akan tetapi, sejumlah ejekan, cemoohan, serta tindakan kurang terpuji tidak segan-segan dilakukan oleh para fans jika pemain idola mereka 'membelot', terlebih lagi kepada klub yang menjadi rival abadi mereka.
Berikut ini adalah lima pemain yang dinilai menjadi pengkhianat terbesar bagi para fans dan pecinta klub-klub tertentu. (br/bgn)
Sol Campbell

Sol Campbell
Peraturan tidak tertulis untuk tidak menyeberang ke kubu rival abadi nampaknya memang benar-benar nyata.
Hal ini terbukti dengan dilabelinya Sol Campbell dengan sebutan Judas oleh para suporter Tottenham.
Memang kepindahan Campbell ke Arsenal bukanlah murni keinginannya. akan tetapi, label tersebut tetap melekat di diri Campbell.
Luis Figo

Kebintangan Figo di dunia sepak bola memang tidak lagi diragukan. Akan tetapi, kehebatan dirinya harus sedikit ternoda dengan 'penghianatan' yang ia lakukan saat menyebrang dari Barcelona FC ke kubu Real Madrid, yang mana keduanya adalah tim yang terkenal tidak pernah akur di La Liga.
Bahkan perlakuan kurang menyenangkan dari fans pun sempat ia dapatkan.
Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic mungkin sudah dicap sebagai pemain yang sama sekali tidak setia.
Kepindahan dirinya dari Juventus ke Inter Milan adalah awal mula label 'penghianat' melekat di dirinya. Hal itu makin diperparah dengan keputusannya untuk hijrah ke AC Milan setelah sebelumnya mampir terlebih dahulu ke Barcelona FC.
Carlos Tevez

Isu kepindahan Carlos Teves dari Manchester United ke Manchester City nampaknya sudah menjadi pembicaraan di khalayak umum.
Meskipun rivalitas kedua tim kota Manchester ini baru kentara di akhir-akhir tahun ini, namun tindakan Tevez yang menyeberang ke kubu tetangga tetap dianggap sebagai sebuah penhianatan.
Michael Owen

Kepindahan Michael Owen ke Manchester United merupakan salah satu bentuk penghianatan bagi para fans Liverpool.
Bagaimana tidak, rivalitas dua klub berseragam merah ini memang sudah menjadi rahasia umum. Maka dari itu, akan sangat salah jika seorang pemain memilih untuk hijrah ke dari maupun ke kubu seberang.
Meskipun kepindahan Owen masih harus melewati Newcastle United terlebih dahulu. Apa pun itu, Owen adalah salah satu legenda bagi para pecinta The Reds.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persita 4 April 2026
Bola Indonesia 3 April 2026, 18:05
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persis 4 April 2026
Bola Indonesia 3 April 2026, 17:53
-
Juventus Incar Bernardo Silva, Gaji Jadi Hambatan Utama Transfer
Liga Italia 3 April 2026, 16:10
-
Cari Alternatif Rashford, Barcelona Lirik Mantan Pemainnya Sendiri
Liga Spanyol 3 April 2026, 15:40
-
Jadwal BRI Super League Hari Ini: Arema FC dan Dewa United Tanding
Bola Indonesia 3 April 2026, 13:43
-
Jadwal Proliga 2026 Hari Ini, Jumat 3 April 2026: Ada LavAni vs Garuda Jaya
Voli 3 April 2026, 11:08
-
Jika Brasil Bisa Punya Ancelotti, Mengapa Italia Tak Ambil Mourinho?
Piala Dunia 3 April 2026, 10:30
-
Roberto Mancini Bidik Kursi Pelatih Timnas Italia Lagi
Piala Dunia 3 April 2026, 10:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13






