Lima Perubahan Madrid Yang Wajib Disegerakan Ancelotti
Editor Bolanet | 4 Juli 2013 14:14
Bola.net - Carlo Ancelotti resmi diangkat sebagai pelatih anyar Real Madrid pekan ini. Dan pria Italia itu sudah dihadapkan pada sejumlah tantangan untuk menerapkan perubahan di beberapa hal krusial.
Banyak pekerjaan rumah yang ditinggalkan Jose Mourinho di Bernabeu. Dan seiring kedatangannya dari Paris Saint-Germain, tak pelak beban itu kini harus diemban Don Carletto yang tentunya punya karakter dan metode berbeda dari Mourinho.
Apa saja perubahan mendesak yang diharapkan Madridista bakal segera ditangani Ancelotti sebelum musim depan bergulir? Berikut beberapa di antaranya. (bre/row)
Posisi Iker Casillas

Mungkin hal paling mengejutkan musim lalu adalah pembekuan Iker Casillas dari skuad Mourinho. Dan tak bisa dipungkiri jika hal itu sudah mempengaruhi sang kapten Madrid dan juga harmonisasi tim - dan masalah ini wajib segera diselesaikan Ancelotti.
Meski juga tak menjamin posisi Casillas kembali di tim utama - terutama dengan penampilan brilian Diego Lopez musim kemarin, namun jelas sekali Madridista mau sang ikon dikembalikan ke posisi utama sejak hari pertama musim depan. Pemberian kepercayaan pada Casillas juga bisa membangkitkan kembali konfidensi yang diakuinya hancur musim kemarin.
Bangun Tim Muda

Tiga tahun Mourinho memimpin Madrid, namun ia jarang sekali memberi kepercayaan penuh pada produk akademi klub. Ia banyak mendapat kecaman karena tak membuka gerbang utama ke skuad senior pada para bintang muda Madrid nan menjanjikan, sementara di kubu sang rival, Barcelona terus melangkah mantap dengan produk akademi La Masia-nya.
Namun fans bisa berharap banyak pada Ancelotti yang berpengalaman mempromosikan pemain muda dan dipercaya siap mengangkat rising star tim Cantera. Dari pembelian Isco hingga memulangkan Daniel Carvajal, Ancelotti tampaknya sudah menepati janji. Selain itu ia juga diprediksi bakal memberi peran lebih besar pada berlian macam Alvaro Morata, Jese Rodriguez dan Casemiro.
Gusur Alvaro Arbeloa

Satu pemain yang perlu dipantau khusus oleh Ancelotti musim depan tak lain adalah Alvaro Arbeloa. Dalam beberapa musim terakhir, ia sudah menjadi bek kanan utama Los Blancos, namun ia juga menjadi titik lemah tim dalam bertahan. Ia pun kerap gagal menjaga lawan serta punya kecenderungan melakukan blunder fatal yang merugikan tim.
Ancelotti mungkin tak bakal bersabar dengan bek berusia 30 tahun ini, apalagi ia sudah memiliki Daniel Carvajal yang tampil bersinar di Bayer Leverkusen musim kemarin. Dengan tampilan solid dan usia yang masih muda, bek 21 tahun ini diprediksi akan dipercaya Ancelotti menggusur Arbeloa.
Optimalkan Luka Modric

Satu hal lagi yang perlu diubah Ancelotti adalah bagaimana peran Modric di lini tengah. Setelah banyak dipasang Mourinho sebagai gelandang bertahan alias di luar posisi aslinya, tentu bisa dipahami mengapa pemain asal Kroasia ini gagal bersinar. Apalagi posisinya sebagai gelandang kreatif sudah diperankan oleh Mesut Ozil. Namun setelah lebih dari 30 laga, Mourinho mengembalikan Modric ke posisi idealnya untuk mendukung serangan dan di sanalah ia tampil brilian.
Ancelotti sendiri menegaskan jika ia tak berniat menjadikan eks gelandang Tottenham itu sebagai deep-lying playmaker layaknya Andrea Pirlo. Menyebut Modric bisa menemukan kemampuan terbaiknya jika diberi ruang dan kebebasan, Ancelotti kemungkinan akan memasangnya sebagai gelandang serbu - atau mungkin mengubah formasi untuk mengadaptasi kemampuan Modric.
Perbaiki Citra Klub

Di tangan Mourinho, ruang ganti Madrid dikabarkan terpecah belah dan itu menjadikan mereka santapan empuk media Spanyol. Namun dari hari pertama diperkenalkan, Ancelotti sudah menegaskan dirinya punya karakter sendiri dan tak mau dibandingkan dengan sang pendahulu. Dan terlihat jelas jika Ancelotti yang kalem sangatlah beda dengan Mourinho yang suka menarik perhatian media.
Dalam tiga musim terakhir, Madrid sudah mendapati citra klub mengalami banyak perubahan. Klub dan tim banyak dihantam publisitas negatif dan sejumlah survei bahkan menyebut popularitas mereka anjlok. Kini menjadi tugas Ancelotti untuk membawa reputasi klub pada posisi yang semestinya dan membuktikan label 'Peacemaker' yang disematkan di hari perkenalannya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Getafe vs Barcelona: Pedri
Liga Spanyol 25 April 2026, 23:24
-
Jadwal La Liga Pekan Ini Live di beIN Sports dan Vidio, 25-28 April 2026
Liga Spanyol 25 April 2026, 17:21
LATEST UPDATE
-
Kemenangan yang Makin Dekatkan PSG ke Gelar Juara Ligue 1
Liga Eropa Lain 26 April 2026, 10:35
-
Pembalasan Dendam Roma pada Bologna untuk Luka di Liga Europa
Liga Italia 26 April 2026, 10:29
-
Rating Pemain Barcelona Usai Taklukkan Getafe dan Kian Menjauh di Puncak
Liga Spanyol 26 April 2026, 09:53
-
Manchester City Lolos Dramatis ke Final FA Cup, Ambisi Treble Tetap Hidup
Liga Inggris 26 April 2026, 09:41
-
Arsenal Kembali ke Puncak, Tekan Rival dalam Perburuan Gelar
Liga Inggris 26 April 2026, 09:36
-
Liverpool Menang 3-1 atas Palace, Ketegangan dan Protes Warnai Anfield
Liga Inggris 26 April 2026, 09:31
-
Messi Mandul di Nu Stadium, Inter Miami vs New England Berakhir 1-1
Bola Dunia Lainnya 26 April 2026, 08:54
-
Prediksi Man Utd vs Brentford 28 April 2026
Liga Inggris 26 April 2026, 08:26
-
Milan vs Juventus: 3 Duel Individu Penentu Laga Krusial Serie A
Liga Italia 26 April 2026, 08:00
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 26 April 2026, 06:04
LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46






