
Bola.net - Timnas Amerika Serikat akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Paraguay pada Sabtu (13/6/2026) pagi di SoFi Stadium. Menjelang laga tersebut, pelatih Mauricio Pochettino menegaskan bahwa para pemainnya tidak lagi membutuhkan pidato motivasi untuk tampil maksimal.
Menurut Pochettino, fase membangun motivasi sudah dilewati jauh sebelum turnamen dimulai. Kini, tanggung jawab untuk mempersiapkan diri secara mental dan emosional berada di tangan masing-masing pemain.
Pelatih asal Argentina itu menilai kesiapan menghadapi pertandingan besar tidak bisa dibangun dalam hitungan jam sebelum kick-off. Karena itu, ia lebih menekankan pentingnya proses yang telah dijalani skuadnya selama ini.
Pernyataan tersebut menjadi gambaran keyakinan Pochettino terhadap kondisi timnya, yang disebut berada dalam situasi positif menjelang pertandingan pertama di turnamen kandang ini.
Pochettino Nilai Pemain Sudah Tahu Cara Mempersiapkan Diri
Dalam konferensi pers sehari sebelum pertandingan, Pochettino menjelaskan bahwa para pemain sudah memahami apa yang harus dilakukan untuk mencapai performa terbaik. Ia tidak melihat perlunya memberikan dorongan emosional tambahan menjelang laga penting.
Menurutnya, motivasi terbesar justru harus dibangun saat pemain menjalani latihan dan proses pengembangan diri. Jika fondasi itu tidak terbentuk sejak awal, pidato apa pun tidak akan cukup membantu saat pertandingan tiba.
"Saya pikir sekarang adalah saat di mana mereka harus membangun cara untuk mempersiapkan diri secara emosional dan mental, dan saya rasa semua orang tahu bagaimana caranya agar siap," kata Pochettino.
"Saya pikir sekarang mereka tidak membutuhkan motivasi dari luar atau pidato yang menginspirasi. Jika mereka tidak siap, saya bisa saja menjadi motivator terbaik, tetapi jika Anda tidak siap, maaf, mustahil untuk tampil baik."
Kabar Baik dari Ruang Ganti Amerika Serikat
Selain membahas kesiapan mental timnya, Pochettino juga membawa kabar positif terkait kondisi skuad. Seluruh 26 pemain yang dibawa ke Piala Dunia tersedia untuk dipilih menghadapi Paraguay.
Salah satu perkembangan penting adalah pulihnya bek Chris Richards. Pemain tersebut telah kembali berlatih penuh setelah sebelumnya menjalani pemulihan akibat cedera pergelangan kaki.
"Saya pikir kami merayakan fakta bahwa kami siap memulai kompetisi dengan 26 pemain yang tersedia untuk dipilih," ujar Pochettino.
"Chris tersedia untuk dipilih dan kami akan memutuskan apakah dia bermain sejak awal atau dari bangku cadangan. Kami juga mengapresiasi kerja keras staf medis dan performa yang membantunya pulih," lanjutnya.
Waspadai Paraguay dan Bangun Hubungan dengan Suporter
Pochettino mengakui bahwa pertandingan melawan Paraguay tidak akan mudah. Ia secara khusus menyoroti kemampuan lawannya dalam bermain kompetitif dan agresif, serta memuji pekerjaan pelatih Gustavo Alfaro.
Menurutnya, performa Paraguay selama kualifikasi menunjukkan kualitas yang patut diwaspadai. Tim tersebut bahkan mampu meraih kemenangan atas Argentina dan Brasil dalam perjalanan menuju putaran final.
"Ekspektasi saya adalah pertandingan besok akan sangat, sangat sulit. Ini laga pembuka bagi kami dan saya pikir akan berat karena Paraguay hanya tahu bagaimana menjadi kompetitif dan agresif," kata Pochettino.
"Mereka memiliki pelatih berkualitas. Gustavo Alfaro melakukan pekerjaan yang luar biasa, dan saya sangat menghormati serta mengaguminya. Saya pikir pertandingan ini akan benar-benar sulit," pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 13:43Prediksi Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Paraguay 13 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Bulu Tangkis 12 Juni 2026 13:52Hasil Lengkap Pertandingan Bulu Tangkis Australia Open 2026
-
Bulu Tangkis 12 Juni 2026 13:49Jadwal Lengkap Pertandingan Australia Open 2026, 9-14 Juni 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 13:43Prediksi Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Paraguay 13 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 12 Juni 2026 13:43Prediksi Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Paraguay 13 Juni 2026
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 12:58Teka Teki Lansia 70 Tahun jadi Target Penculik di PIK
-
Liputan6 12 Juni 2026 12:42Kronologi Lansia 70 Tahun Lawan Penculik di PIK
-
Liputan6 12 Juni 2026 12:34Cerita Lansia 70 Tahun Melawan Penculik di PIK
-
Liputan6 12 Juni 2026 12:10KSP Dudung: Pemerintah Buka Ruang Masyarakat Sampaikan Kritik
-
Liputan6 12 Juni 2026 12:05Nasib 2 Pelaku Bully Bocah Tersetrum hingga Koma
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257448/original/081969600_1781242461-InShot_20260612_111941327.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257453/original/044273900_1781243419-Oh-Hyeon-gyu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562151/original/092484300_1776790649-Prabowo_Dudung.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256066/original/078664300_1781146615-Desain_tanpa_judul__5_.jpg)

