Liverpool dan Sevilla, Dua Rekor Beda Rasa
Gia Yuda Pradana | 18 Oktober 2017 11:11
Bola.net - Bola.net - Pesta gol mewarnai matchday 3 Grup E Liga Champions 2017/18, Rabu (18/10). Total 13 gol tersaji dalam dua pertandingan.
Tujuh gol tercipta di Slovenia dalam partai Maribor kontra Liverpool, sedangkan enam gol tercipta di Rusia dalam duel Spartak Moscow kontra Sevilla.
Liverpool menang telak 7-0, sementara Sevilla tumbang 1-5. Liverpool dan Sevilla sama-sama meraih rekor anyar dari hasil-hasil ini, tapi rasanya berbeda. Yang satu mencatatkan kemenangan terbesar, sedangkan lainnya menelan kekalahan paling menyesakkan.
Bagi Liverpool, rekor tersebut terasa manis. Bagi Sevilla, rekornya jelas pahit.
Liverpool mengalahkan tuan rumah Maribor 7-0 dan meraih kemenangan pertamanya di Liga Champions musim ini, setelah pada dua matchday sebelumnya hanya imbang 2-2 vs Sevilla dan 1-1 vs Spartak. Gol-gol Liverpool ke gawang Maribor dicetak oleh Roberto Firmino (2), Philippe Coutinho, Mohamed Salah (2), Alex Oxlade-Chamberlain dan Trent Alexander-Arnold.
Kemenangan atas Maribor ini tercatat sebagai kemenangan tandang terbesar Liverpool di kompetisi Eropa. Kemenangan The Reds tersebut juga menjadi kemenangan tandang dengan margin terbesar oleh klub Inggris di kompetisi ini.
Kemenangan tandang terbesar Liverpool di Eropa:
7-0 vs Maribor (Liga Champions 2017/18)
5-0 vs FC Haka (Kualifikasi Liga Champions 2001/02)
5-0 vs Crusaders FC (European Cup 1976/77)
5-0 vs KR Reykjavik (European Cup 1964/65)
4-0 vs Marseille (Liga Champions 2007/08).
Kemenangan tandang terbesar di Liga Champions:
MSK Zilina 0-7 Marseille (November 2010)
BATE 0-7 Shakhtar Donetsk (Oktober 2014)
Maribor 0-7 Liverpool (Oktober 2017).
Di Eropa, Liverpool bukan tim Inggris pertama yang meraih kemenangan tandang dengan margin tujuh gol atau lebih. Tim Inggris terakhir sebelum mereka yang melakukannya adalah Arsenal, yakni ketika menang 7-0 atas tuan rumah Standard Liege pada November 1993 silam.
Namun Arsenal melakukannya di ajang yang berbeda, yaitu Cup Winners Cup. Baru Liverpool klub Inggris yang mampu mencapainya di European Cup/Liga Champions.
"Secara keseluruhan, performa kami benar-benar bagus. Jika tidak, kami takkan menang 7-0. Ini sangat memuaskan," kata manajer Liverpool Jurgen Klopp.
Tentang kemenangan bersejarah ini, Klopp berujar: "Saya langsung diberi tahu setelah pertandingan. Rasanya hebat bisa menulis sejarah, dan mungkin yang satu ini akan sulit dipatahkan. Menang 7-0 adalah sesuatu yang cukup langka, dan itu menunjukkan kalau kami telah melakukan sesuatu yang hebat malam ini."
Sementara itu, di Otkrytiye Arena, Moskow, Sevilla melalui sebuah laga yang benar-benar patut mereka lupakan. Menghadapi tuan rumah Spartak, wakil La Liga itu dipermak 1-5.
Sempat tertinggal oleh gol Quincy Promes di menit 18, Sevilla menyamakan kedudukan lewat Simon Kjaer pada menit 30. Skor 1-1 bertahan hingga jeda. Di babak kedua, Sevilla dihajar habis-habisan.
Spartak mencetak empat gol tambahan lewat Lorenzo Melgarejo menit 58, Denis Glushakov menit 67, Luiz Adriano menit 74, dan Promes lagi menit 90.
Ini adalah kekalahan terburuk Sevilla di era Liga Champions. Ini juga tercatat sebagai kekalahan terburuk kedua mereka di European Cup setelah 0-8 melawan Real Madrid di Santiago Bernabeu pada 1958 silam.
Kekalahan terburuk Sevilla di Eropa:
Real Madrid 8-0 Sevilla (European Cup 1957/58)
Spartak Moscow 5-1 Sevilla (Liga Champions 2017/18)
Arsenal 3-0 Sevilla (Liga Champions 2007/08)
Monchengladbach 4-2 Sevilla (Liga Champions 2015/16)
Sevilla 1-3 Juventus (Liga Champions 2016/17)
Sevilla 1-3 Manchester City (Liga Champions 2015/16).
"Kami punya peluang untuk unggul 2-1, tapi tak mampu memaksimalkannya. Setelah itu, setiap kesalahan yang kami lakukan di pertahanan berakhir jadi gol untuk mereka," kata pelatih Sevilla Eduardo Berizzo.
Bagi Spartak, ini tentu saja hasil yang sangat memuaskan. Seperti yang diucapkan pelatih Massimo Carrera: "Lawan kami bukan tim taman kanak-kanak. Yang kami hadapi ini adalah tim yang meraih tiga gelar juara UEFA Cup dalam empat tahun."
"Saya tak mau memuji individu-individu tertentu, karena kami menunjukkan kalau kami kuat sebagai satu tim. Kami pantas keluar sebagai pemenang."
Hasil-hasil di matchday 3 ini praktis mendongkrak peluang Liverpool untuk lolos dari Grup E. Liverpool dan Spartak, yang sama-sama meraih kemenangan pertamanya, kini menempati dua posisi teratas dengan perolehan masing-masing lima angka.
Sevilla tergusur ke peringkat tiga, sedangkan Maribor tetap di tempat terbawah.
Pada matchday berikutnya, 1 November mendatang, Liverpool akan ganti menjamu Maribor di Anfield. Liverpool jelas bakal difavoritkan untuk kembali meraih tiga poin.
Sementara itu, di Ramon Sanchez Pizjuan, partai Sevilla kontra Spartak sepertinya bakal penuh dengan aroma pembalasan dendam.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rating Pemain Real Madrid saat Tersungkur di Markas Real Betis: Sebuah Kontradiksi
Liga Spanyol 5 September 2026, 08:30
-
Rating Pemain Liverpool saat Tundukkan Ipswich: Kolaborasi Maut Isak dan Gakpo
Liga Inggris 5 September 2026, 08:21
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 5 September 2026, 08:07
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 08:05
LATEST UPDATE
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


