Mengintip Kedalaman Skuat Chelsea 2021/22, Bisa Pertahankan Liga Champions?
Aga Deta | 9 September 2021 13:56
Bola.net - Chelsea masih tetap dipimpin Thomas Tuchel pada musim 2021/22. The Blues bisa dibilang punya kedalaman skuat yang sangat bagus untuk mengarungi musim ini.
Chelsea tidak banyak membeli pemain pada bursa transfer musim panas kemarin. Mereka hanya kedatangan tiga pemain baru.
The Blues merekrut Marcus Bettenelli, Romelu Lukaku dan Saul Niguez. Lukaku bahkan ditebus dari Inter Milan dengan biaya yang mencapai 115 juta euro.
Namun ada juga yang pemain yang harus meninggalkan Chelsea. Di antaranya adalah Tammy Abraham, Kurt Zouma, Olivier Giroud hingga Emerson Palmieri.
Dengan amunisi yang ada sekarang ini, bagaimanakah kekuatan Chelsea? Seperti apa kedalaman skuat mereka?
Simak informasinya berikut ini Bolaneters.
Kiper

Edouard Mendy menunjukkan performa yang solid di bawah mistar gawang Chelsea. Tidak mengherankan jika kiper Senegal itu selalu jadi pilihan utama.
Kepa Arrizabalaga bakal bertindak sebagai pelapis Mendy. Chelsea juga masih punya Marcus Bettinelli sebagai kiper ketiga.
Bek Tengah

Thiago Silva merupakan sosok bek tengah yang sangat berpengalaman. Meski sudah tidak muda lagi, perannya di lini belakang The Blues masih sangat krusial.
Untuk pelapisnya, Chelsea punya Andreas Christensen. Pemain asal Denmark tersebut termasuk sudah cukup lama berada di skuat The Blues.
Bek Tengah

Antonio Rudiger sempat akan dijual pada era kepemimpinan Frank Lampard. Namun, pemain belakang asal Jerman tersebut menjadi bagian penting di lini belakang Chelsea di bawah asuhan Thomas Tuchel.
Malang Sarr bisa diplot sebagai pengganti Rudiger di jantung pertahanan. Bek asal Prancis tersebut baru saja kembali dari masa peminjaman besama Porto.
Bek Tengah

Cesar Azpilicueta termasuk pemain serbabisa. Selain bek kanan, kapten The Blues tersebut juga bisa dimainkan sebagai bek kiri maupun bek tengah.
Chelsea bisa mengandalkan Trevoh Chalobah untuk menggantikan Azpilicueta. Pemain berusia 22 tahun tersebut masuk dalam rencana Thomas Tuchel pada musim ini.
Bek Sayap Kiri

Marcos Alonso sangat menikmati perannya sebagai bek sayap kiri di bawah asuhan Thomas Tuchel. Pemain asal Spanyol itu juga kerap mencetak gol lewat tendangan bebas.
Di bangku cadangan, ada nama Ben Chilwell. Bek kiri asal Inggris tersebut akan jadi pesaing Alonso untuk merebut posisi starter.
Gelandang

N'Golo Kante dianggap sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik di dunia saat ini. Meski berpostur mungil, pemain Prancis ini tak gentar berduel dengan pemain lainnya.
Jika Kante absen, Chelsea masih memiliki Mateo Kovacic. Pemain asal Kroasia itu sangat bisa diandalkan dan memiliki kedisiplinan tingkat tinggi.
Gelandang

Jorginho menjadi pemain yang krusial di lini tengah Chelsea. Gelandang berpaspor Italia tersebut jadi pusat permainan The Blues pada era Thomas Tuchel.
Saul Niguez yang didatangkan dari Atletico Madrid bisa bertindak sebagai cadangan Jorginho. Chelsea juga masih punya Ross Barkley.
Bek Sayap Kanan

Reece James mendapat kepercayaan penuh dari Thomas Tuchel untuk mengisi pos bek sayap kanan. Dia mampu membayar kepercayaan dari sang manajer dengan tampil bagus di posisi tersebut.
Sebagai pelapisnya, ada Callum Hudson-Odoi. Pemain berusia 20 tahun tersebut sering dimainkan sebagai bek sayap kanan pada era Thomas Tuchel.
Sayap Kiri

Mason Mount saat ini mampu jadi pemain penting bagi Chelsea. Pemain asal Inggris tersebut bisa mencetak gol maupun membuat assist untuk timnya.
Jika Mount tidak bisa bermain, Chelsea masih memiliki Christian Pulisic. Bintang asal Amerika Serikat tersebut merupakan pemain yang sangat berbahaya buat pertahanan lawan.
Penyerang Tengah

Romelu Lukaku selama ini dikenal pencetak gol yang sangat tajam. Kehadiran striker Belgia tersebut bisa membuat Chelsea mendulang banyak gol pada musim ini.
Lukaku bisa dilapis oleh striker asal Jerman Timo Werner. Pemain yang satu ini juga bisa dimainkan lebih melebar.
Sayap Kanan

Chelsea mendatangkan Kai Havertz dengan harga yang sangat mahal. Sudah saatnya pemain asal Jerman tersebut memperlihatkan tajinya bersama The Blues.
Hakim Ziyech akan jadi cadangan bagi Havertz. Pemain asal Maroko tersebut kerap mencetak gol penting untuk Chelsea.
Starting XI
Sumber: berbagai sumber
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST UPDATE
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








