13 Menit yang Mengguncang Manchester City

13 Menit yang Mengguncang Manchester City
Reaksi Bernardo Silva (kanan) dan pemain Manchester City setelah kebobolan lawan Everton, 5 Mei 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Persaingan gelar Premier League memasuki fase krusial setelah hasil dramatis di pekan terbaru. Manchester City kehilangan poin penting dalam laga penuh gol yang berpotensi mengubah arah perebutan trofi musim ini.

Pertandingan sengit melawan Everton menghadirkan enam gol dan momen-momen dramatis yang mencerminkan tekanan di fase akhir kompetisi. Namun, hasil akhir justru menjadi pukulan bagi tim asuhan Pep Guardiola.

Di sisi lain, Arsenal kini berada dalam posisi yang lebih menguntungkan. Hasil ini membuat peluang mereka untuk mengakhiri penantian panjang gelar semakin terbuka lebar.

Kekacauan 13 Menit yang Mengubah Segalanya

Kekacauan 13 Menit yang Mengubah Segalanya

Pemain Everton memeluk Thierno Barry setelah mencetak gol ke gawnag Manchester City di Liga Inggris, 5 Mei 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

Manchester City sempat berada di jalur yang tepat setelah unggul lebih dulu lewat gol indah Jeremy Doku. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama setelah Everton membalikkan keadaan secara cepat.

Dalam rentang 13 menit yang kacau di babak kedua, City kebobolan tiga gol. Thierno Barry mencetak dua gol, termasuk satu yang berasal dari kesalahan Marc Guehi, sementara Jake O'Brien menambah penderitaan lewat sundulan.

City mencoba bangkit dengan cepat melalui gol balasan Erling Haaland. Doku kemudian menyelamatkan satu poin lewat gol penyeimbang di menit akhir.

Meski berhasil menghindari kekalahan, hasil imbang 3-3 ini tetap membuat City kehilangan momentum penting dalam perburuan gelar.

Arsenal Kini Unggulan Juara

Hasil tersebut membuat posisi puncak klasemen kini sepenuhnya berada dalam kendali Arsenal. City kehilangan poin krusial, sementara The Gunners mendapatkan keuntungan signifikan dalam perburuan trofi.

Pep Guardiola mengakui situasi ini berubah drastis bagi timnya. "Lebih baik daripada kalah. Itu menunjukkan seperti apa tipe tim mereka."

" tidak lagi ada di tangan kami. Sebelumnya iya, sekarang tidak. Kami masih punya beberapa pertandingan tersisa. Kita lihat saja nanti."

Arsenal kini hanya membutuhkan tiga kemenangan dari tiga laga terakhir untuk memastikan gelar pertama sejak 2004. Selain itu, selisih gol mereka juga lebih baik dibanding City.

Situasi ini juga membuka kemungkinan Arsenal mengunci gelar lebih cepat, tergantung hasil pertandingan City di laga berikutnya. Namun, jika kedua tim terus meraih kemenangan, persaingan akan berlangsung hingga pekan terakhir.