Messi, Cesc, Pique dan Generasi Barcelona 1987, Di Mana Mereka Sekarang?
Aga Deta | 13 September 2018 14:01
Bola.net - Bola.net - Barcelona merupakan salah satu klub yang cukup sering mengorbitkan pemain hebat dari akademi sepakbola mereka sendiri. Salah satu generasi yang terhebat adalah generasi La Masia 1987.
Angka tersebut merujuk pada kelahiran mereka. Beberapa pemain paling terkenal dari generasi tersebut adalah Lionel Messi, Cesc Fabregas dan Gerard Pique.
Ketiga pemain tersebut mempunyai karir yang sangat sukses dalam dunia sepakbola. Bahkan mereka pernah menjadi bagian dari era keemasan Barcelona beberapa tahun yang lalu.
Kisah kesuksesan Messi, Fabregas dan Pique sudah sangat sering dipublikasikan. Namun, bagaimana dengan pemain lainnya? Berikut ini rangkumannya seperti dilansir Daily Mail.
Dani Plancheria
Saat ini bermain di divisi empat untuk Sant Boia, Plancheria mengawal gawang tetapi sering hanya menjadi penonton karena Barcelona sangat mendominasi lawan-lawannya mereka setiap pekan.
Plancheria sempat bermain untuk Pep Guardiola selama manajer Manchester City itu menangani Barcelona B dan membantu mereka promosi ke divisi ketiga Spanyol.
Blackburn tertarik merekrutnya, tetapi dia berakhir di L'Hospitalet dan memainkan sebagian besar karirnya di liga bawah.
Jose Hinojosa
Teman sekamar Cesc Fabregas itu tidak pernah menjadi pesepakbola profesional. Bermain sebagai gelandang seperti Fabregas, Hinojosa malah beralih menjadi pengajar pemain muda di daerah asalnya, Catalonia, dan masih bermain untuk tim amatir lokal, Martinenc.
Gerard Pique

Pique meninggalkan Barcelona di usia 17 tahun pada 2004 untuk bergabung dengan Manchester United.
Namun, karirnya di United tidak sukses karena Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic sangat dominan. Dia akhirnya kembali ke Spanyol pada 2006 untuk bermain di Zaragoza dengan status pinjaman sebelum akhirnya bergabung dengan Pep Guardiola di Barcelona pada 2008.
Pique belum lama ini memainkan pertandingan La Liga ke-300 dan sudah memenangkan setiap trofi besar dalam sepakbola.
Marc Valiente

Salah satu tembok di tim, Valiente bergabung dengan Barcelona pada usia 10 tahun dan menjadi kapten di berbagai level usia sebagai pemain bertahan.
Dia berhasil menembus tim utama dan bermain dalam ajang Copa del Rey melawan Badalona, tetapi tidak pernah menjadi pemain reguler.
Valiente kemudian bermain lima musim di Valladolid setelah bermain singkat di tim B Sevilla. Dia sekarang berada di Partizan Belgrade di Serbia.
Cesc Fabregas

Fabregas meninggalkan Barcelona setelah merasa yakin bahwa Arsene Wenger bisa memajukan karirnya lebih cepat daripada jika tetap tinggal di Spanyol.
Wenger terbukti benar dan Fabregas menjadi debutan termuda Arsenal berusia 16 tahun dan 177 hari dalam pertandingan Piala Liga pada bulan Oktober 2003.
Dengan cepat menjadi salah satu gelandang terbaik Premier League, Fabregas kembali ke Barcelona pada tahun 2011 dan memenangkan La Liga sebelum kembali ke Inggris bersama Chelsea.
Roger Giribet
Seorang bek yang bergabung dengan Barcelona pada hari yang sama dengan Messi. "Saya sadar bahwa fisik saya membantu saya mendapatkan kesempatan di klub karena tinggi saya 1,7 meter saat usia 12 tahun - Messi baru 1,5 meter," katanya.
Giribet yang kemudian bermain untuk Asco dan Terassa sekarang masih bermain untuk Balaguer di divisi keempat Spanyol.
Giribet juga punya komentar tentang Messi. 'Kami semua yang bermain dengan dia tidak begitu terkejut dengan kemampuannya yang luar biasa, yang kami perhatikan dari hari pertama, karena dengan kecepatan dia bereaksi terhadap situasi apa pun.'
Lionel Messi

Mungkin fitur yang paling mencolok gambar di atas adalah Messi mengenakan topeng. Topeng yang dipakai Messi itu sebenarnya dipinjamkan oleh bek legendaris Barca Carles Puyol. Dia memakainya beberapa minggu sebelumnya setelah tulang pipinya retak setelah bertabrakan dengan rekan satu timnya, Frank De Boer dalam pertandingan Liga Champions melawan Inter Milan.
Tulang pipi Messi sendiri retak dalam pertandingan satu minggu sebelumnya di mana Barcelona menyegel liga melawan Espanyol. Kedua tim bertemu lagi di Copa Catalunya di sini, dan Messi diminta menepi selama tiga minggu.
Namun dia mengatakan kepada pelatih Alex Garcia bahwa dia ingin bermain dan meminjam topeng dari Puyol. Messi memulai pertandingan melawan Espanyol dengan topeng tetapi ukurannya terlalu besar dan dia hampir tidak bisa melihat. Messi kemudian melempar topeng tersebut dan langsung mencetak dua gol dalam kurun lima menit.
Messi lantas melakoni debutnya di Barcelona pada Oktober 2004 setelah berusia 17 tahun dan kemudian menjadi pemain terhebat dalam sejarah klub.
Franck Songo'o

Anak mantan kiper Deportivo Jacques Songo'o, Franck ditemukan Barcelona saat bermain di akademi Depor.
Dia tidak pernah menembus Camp Nou tetapi pindah ke Premier League bersama Portsmouth pada 2005 dan sempat menjalani masa peminjaman di Bournemouth, Preston, Crystal Palace dan Sheffield Wednesday.
Pemain sayap itu kemudian kembali ke Spanyol dengan bermain untuk Zaragoza dan Sociedad. Dia juga bermain untuk Prancis U-19, Kamerun U-23 dan tim senior Kamerun tiga kali.
Julio Jesus de Dios Moreno

Seorang gelandang di tim 2003, ia lulus ke tim Barcelona C dan kemudian ke tim B di mana ia memulai debutnya pada usia 18 tahun.
Saat berusia 20 tahun, Julio belum siap menembus tim utama dan tim B sehingga dia meninggalkan klub dan mencoba peruntungannya di klub lain.
Julio menikmati karir yang solid di berbagai tim divisi ketiga di Spanyol sebagai gelandang dan saat ini bermain untuk Merida di kasta keempat.
Eugenio Plazuelo
Seorang gelandang yang punya julukan 'Pitu' dan pemain lainnya yang gagal mempunyai karir di Camp Nou.
Setelah meninggalkan Barca, Plazuelo menjadi pemain reguler untuk sejumlah klub liga bawah termasuk Mallorca B, Sant Andreu, Blanes Cerdanyola del Valles, dan Vilassar de Mar.
Juanjo Clausi
Seorang gelandang serang yang terkenal karena berada di depan Messi untuk mengambil semua set-piece. "Saya adalah penendang tapi saya harus membiarkan dia mengambil satu atau dua tendangan," kata Clausi.
Clausi adalah pemain lainnya yang menjadi pengembara di liga yang lebih rendah dan menyelesaikan karirnya di CD Castellon.
Victor Vazquez

Vazquez adalah sahabat Messi di tim dan banyak yang berpikir bahwa dia akan mampunyai karir yang jauh lebih sukses daripada La Pulga.
Ketika Guardiola mengambil alih tim utama di musim 2008-09, Vazquez ikut dalam sesi latihan pra-musim dan dia memulai debutnya di Liga Champions pada musim itu melawan Shakhtar Donetsk.
Vazquez mencetak gol pertamanya di kompetisi tersebut setahun kemudian melawan Rubin Kazan tetapi cedera menghambat kemajuannya dan dia pindah ke Brujas untuk bermain lima musim di sana.
Dia menjalani musim yang sulit di Meksiko tetapi tahun lalu kembali bersinar di Kanada dengan mencetak 10 gol dan membuat 20 assist dalam 39 pertandingan untuk Toronto.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wah! Kalah Telak dari Atletico Buat Pemain Barcelona Ragukan Taktik Hansi Flick
Liga Spanyol 15 Februari 2026, 04:00
-
Live Streaming Real Madrid vs Real Sociedad - Link Nonton La Liga/Liga Spanyol di Vidio
Liga Spanyol 14 Februari 2026, 20:00
-
Prediksi Real Madrid vs Real Sociedad 15 Februari 2026
Liga Spanyol 14 Februari 2026, 03:00
-
Barcelona Siap Balas PSG Usai Insiden Pembajakan Dro Fernandez, Targetnya Bek Muda Ini!
Liga Spanyol 13 Februari 2026, 17:25
-
Barcelona Berada di Batas Logika dan Membutuhkan Malam Sempurna
Liga Spanyol 13 Februari 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Cesc Fabregas Murka, Sarankan Alvaro Morata Ganti Karier Usai Dapat Kartu Merah di Como
Liga Italia 15 Februari 2026, 23:24
-
Trent Alexander-Arnold Tampil Tokcer Lawan Sociedad, Bos Real Madrid: Gak Kaget Tuh!
Liga Spanyol 15 Februari 2026, 22:38
-
Liverpool Bisa Juara FA Cup 2025/2026, Kuncinya Ada di Pemain Ini
Liga Inggris 15 Februari 2026, 22:28
-
Harapan Virgil van Dijk untuk Masa Depan Mohamed Salah di Liverpool
Liga Inggris 15 Februari 2026, 22:24
-
Bukan Tottenham, Enzo Maresca Bakal Jadi Manajer Manchester City Berikutnya?
Liga Inggris 15 Februari 2026, 22:14
-
Kesalahan Mahal Dean Huijsen Tidak Mengurangi Kepercayaan Real Madrid
Liga Spanyol 15 Februari 2026, 22:10
-
Ruang Ganti MU Satu Suara: Harry Maguire Harus Diberi Kontrak Baru!
Liga Inggris 15 Februari 2026, 21:58
-
Tempat Menonton Napoli vs Roma: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Italia 15 Februari 2026, 21:44
-
Setelah Thomas Tuchel, Carlo Ancelotti Juga Tolak Latih Manchester United?
Liga Inggris 15 Februari 2026, 21:38
-
Tempat Menonton Arsenal vs Wigan Athletic: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 15 Februari 2026, 21:31
-
Hasil Bali United vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Bawa Pulang Kemenangan
Bola Indonesia 15 Februari 2026, 21:13
-
Hasil Udinese vs Sassuolo: Jay Idzes Main Penuh Bawa Timnya Comeback 2-1
Liga Italia 15 Februari 2026, 21:04
-
Sudah Unggul, Nyaris Buyar! 5 Pelajaran Penting AC Milan usai Drama di Kandang Pisa
Liga Italia 15 Februari 2026, 20:14
-
Live Streaming Napoli vs Roma - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 15 Februari 2026, 19:45
-
Bos Wasit Serie A Minta Maaf Usai Kesalahan di Laga Inter Milan vs Juventus
Liga Italia 15 Februari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00