Mourinho & Chelsea, Cinta Lama Yang Bersemi Kembali
Editor Bolanet | 4 Juni 2013 14:26
Bola.net - Indikasi Jose Mourinho ingin kembali ke Chelsea sudah tergambar jelas begitu Real Madrid angkat koper dari Liga Champions musim ini, usai Dortmund menyingkirkan mereka di semifinal.
Ia bilang musim depan ia tak lagi di Bernabeu, dan saat itu Mou berucap: Mungkin saya tidak berada di sini musim depan. Saya ingin berada di tempat dimana saya begitu dicintai.
Tidak sulit mengidentifikasi siapa yang dimaksud oleh Mou, sudah bukan rahasia umum apabila cinta sejati miliknya tertambat pada satu klub, siapa lagi kalau bukan .
Pelatih yang ketika pertama kali datang ke London menjuluki dirinya sendiri The Special One tersebut merasa Stamford Bridge adalah rumah sejatinya. Tempat dirinya mendapatkan kedamaian hati dan bakal membuatnya mau memberikan segalanya yang ia punya.
Setelah tahun 2007 'bercerai' dengan The Blues usai dinonaktifkan Roman Abramovich, takdir seolah memberikan jalan bagi keduanya untuk saling memberikan kesempatan kedua. Chelsea yang masih begitu mencintainya resmi memberi kontrak 4 tahun dan diumumkan malam kemarin, Senin (03/6).
Berikut ini beberapa petikan wawancara yang kami dapatkan dari laman resmi chelseafc.com. Ada banyak hal yang dibahas keduanya, seperti sepasang kekasih yang melepas rindu setelah lama terpisah. (cfc/lex)
Welcome Home Jose

Selamat datang kembali, bagaimana kabar Anda?
Saya sangat bahagia. Saya harus mempersiapkan diri saya untuk tidak terlalu emosional karena kedatangan saya ke klub tetapi jelas, saya sangat bahagia.
Piece of Cake Decision

Seberapa besar keputusan ini untuk Anda? Bukanlah hal umum bagi seorang manajer untuk kembali.
Ini adalah keputusan yang mudah. Saya bertemu bos, pemilik, dan saya berpikir dalam lima menit setelah mengajukan beberapa pertanyaan pendek dan pragmatis lalu kami langsung memutuskannya. Saya bertanya pada bos apakah ia ingin saya kembali, dan bos menanyakan saya apakah saya ingin kembali, dan beberapa menit kemudian, keputusan itu dibuat.
The Blues-Print

Apa rencana Anda sekarang Bagi The Blues?
Rencana yang ada selalu sama, evolusi dan membawa klub ke level tertinggi. Saya meninggalkan Chelsea di tahun 2007, sejak itu saya telah banyak berbicara soal klub ini, terutama dalam kesempatan pribadi
Saya bisa membayangkannya sekarang, terutama setelah Chelsea meraih Liga Champions, itu adalah poin tertinggi dalam sejarah klub, bahwa sekarang, klub ini sudah lebih besar.
The Break-up

Pada tahun 2007 Anda terpaksa harus pergi dari Chelsea, bagaimana rasanya saat itu?
Itu adalah momen yang sulit, September 2007, karena saya mencintai tempat ini dan saya memiliki hubungan yang besar dengan klub, dan juga tidak mudah bagi klub. Tetapi jika Anda menganalisisnya dengan tenang, mengesampingkan emosi.
Saling Dewasa Dalam Perpisahan

Segalanya berjalan baik bagi kedua pihak ketika berpisah. Anda Juara di Liga lain dan Chelsea juga bisa meraih gelar demi gelar.
Segalanya berjalan fantastis dalam karir saya setelahnya, saya memiliki segalanya yang saya targetkan dalam karir saya. Saya ingin memenangkan grand slam, menang di Inggris, Spanyol, dan Italia, dan saya melakukannya.
Saya mendapatkan trofi di ketiga negara tersebut. Saya mendapatkan gelar Liga Champions kedua saya juga.
Chelsea Football Club mendapatkan trofi-trofi penting setelah itu dan mendapatkan momen-momen penting dalam sejarah klub. Sekarang kami kembali bersama dan kami kembali di momen yang hebat bagi kami berdua, jadi saya pikir kami sudah siap untuk 'menikah' lagi, bergembira lagi dan meraih kesuksesan lagi.
The Fans

Anda pasti mendapatkan dukungan fans, bahkan sebelum Anda memulai pekerjaan yang kedua kalinya ini di sini?
Saya tahu mereka memiliki perasaan yang spesial bagi saya. Saya bermain melawan Chelsea bersama Inter dan itu sulit karena saya merasa situasi itu bukanlah situasi yang normal bagi saya, dan saya berpikir orang-orang di tribun juga berpikir sama, jadi saya adalah bagian dari mereka, dan mereka bagian dari saya.
Saya pikir mereka mengetahui sifat alamiah saya, dan mereka tahu saya tidak datang ke sini untuk menikmati apa yang sudah saya lakukan di masa lalu dan merasa nyaman hanya karena kami memiliki perasaan yang hebat dan hubungan yang hebat pula.
Senyum Yang Hilang

Anda seperti kehilangan sedikit senyuman Anda dalam periode akhir di Real Madrid, tetapi Anda lebih gembira saat ini?
Saya tidak hanya gembira, saya sangat gembira. Seperti yang saya katakan, saya harus mempersiapkan diri saya beberapa hari terakhir untuk bisa mengontrol emosi saya, untuk datang ke sini dengan cool tetapi sebenarnya saya sangat emosional.
Saya harus mencoba menyembunyikannya sedikit tetapi saya begitu bahagia dan bangga karena saya pikir ketika Anda kembali ke sebuah tempat untuk alasan tertentu, bukan hanya karena Anda memiliki hasil yang bagus di masa lalu atau karena fans amat menyukai Anda, tetapi karena sebuah sudut pandang bahwa Anda masih meninggalkan sesuatu di sini.
Orang-orang mengenal saya seperti apa, saya terus mempertahankan hubungan yang fantastis dengan pemilik dan klub, dan itu adalah sesuatu yang membuat saya bangga bisa kembali. Bukan hanya sebagai seorang profesional, tetapi juga sebagai diri saya sendiri.
Premier League di Musim Depan

Tiga klub top Inggris akan berada di bawah manajer baru musim depan, bagaimana Anda melihatnya?
Saya pikir Premier League adalah Premier League. Musim ini dalam hal Liga Champions, yang normalnya merupakan alat ukur dalam dunia sepakbola, saya pikir sepakbola Inggris terlalu cepat meninggalkan kompetisi tersebut.
Orang-orang mengatakan level Liga Primer terus menurun dibandingkan negara-negara lainnya, tetapi saya tidak terlalu mempercayainya. Sesuatu terjadi dan tidak ada alasan yang benar-benar kuat. Saya masih berpikir Premier league adalah kompetisi yang fantastis dan saya tidak tahu, tetapi saya meyakini akan ada lima atau enam tim yang sangat kuat. Saat saya di sini tahun 2004, kompetisi lebih soal kami, Man United, dan Arsenal, dan setelah itu ada jarak yang jauh dengan tim-tim lainnya.
Saat ini saya pikir Anda bisa memasukkan lima atau enam tim lain, mencapai spot untuk Liga Champions menjadi begitu sulit, dan lebih banyak ambisi untuk memenangi Premier League, jadi kompetisi ini akan fantastis. Saya berharap saya bisa memenangi kompetisi ini.
Prioritas Titel

Untuk kali keduanya Anda di Chelsea, lalu titel apa yang bakal jadi prioritas Anda?
Dalam dua musim terakhir, tim ini agak kesulitan di Premier League. Jika tim ini tidak memenangi Liga Champions, bahkan Anda tidak akan berpartisipasi sama sekali musim ini. Musim ini Anda harus bertarung hingga pertandingan terakhir untuk bisa lolos. Jelas kami harus mencoba untuk memperbaiki hal tersebut, tetapi prioritas di klub adalah meningkatkan performa individual, kolektif, dan memperbaiki struktur klub di sekeliling tim, dan mencoba untuk memenangkan pertandingan berikutnya.
Apa pertandingan berikutnya? Premier League? Kalau begitu ayo memenangkan pertandingan di liga. Jika pertandingan berikutnya adalah Piala FA, maka kita akan berusaha memenangi pertandingan Piala FA. Prioritasnya adalah bekerja keras, bekerja secara profesional, dan membuat tim ini lebih baik lagi.
Lawan Guardiola di Super Eropa

Anda akan melawan Pep Guardiola di Piala Super Eropa, Bayern Munich yang merupakan juara bertahan Liga Champions akan bertemu Chelsea selaku juara bertahan Liga Europa.
Ini bukan soal Mourinho dan Pep Guardiola, ini soal Chelsea dan Bayern Munich. Mourinho tidak melakukan apapun untuk membawa kami ke pertandingan ini, dan begitupun dengan Guardiola dan tim mereka.
Para pemain lah yang melakukannya, dan manajer sebelumnya yang melakukannya, jadi saya akan berada di pertandingan itu hanya mencoba untuk membantu klub saya dan para pemain saya untuk memenangi trofi, itu saja. Itu tidak akan krusial bagi pekerjaan kami atau musim kami.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



