Pelatih Yang Tak Bisa Tangani Klub Besar
Aga Deta | 23 Agustus 2016 11:35
Bola.net - Bola.net - Pelatih adalah salah satu jabatan yang sulit dalam sepakbola. Pelatih tentu saja bertanggung jawab penuh atas prestasi sebuah klub. Jabatan pelatih juga sangat beresiko karena menghadapi pemecatan bila tidak bisa memenuhi ekspektasi dan target klub.
Banyak yang mengira bahwa menangani klub besar akan jauh lebih mudah karena disokong oleh dana yang tidak terbatas untuk membeli pemain berkualitas. Namun, ternyata tidak semua pelatih yang menangani klub besar mampu mendapatkan hasil bagus di lapangan.
Berikut ini lima pelatih yang gagal menangani klub besar dan akhirnya dipecat.
Rafael Benitez

Benitez disambut kurang antusias oleh fans Real Madrid karena masih belum bisa melupakan Carlo Ancelotti yang telah memberikan La Decima. Pelatih asal Spanyol itu menjalani awal musim yang bagus di Santiago Bernabeu meski kerap dihujat karena menerapkan permainan pragmatis di Madrid.
Masalah kemudian muncul setelah Madrid dipermalukan di El Clasico karena kalah 0-4 dari musuh bebuyutannya Barcelona di kandang sendiri. Keadaan kemudian menjadi tidak kondusif setelah beberapa pemain Madrid sudah tidak sejalan dengan Benitez. Setelah imbang 2-2 melawan Valencia, presiden Florentino Perez kehilangan kesabaran dengan Benitez dan menggantinya dengan Zinedine Zidane.
Roy Hodgson

Roy Hodgson diangkat menjadi manajer Liverpool setelah kepergian Rafa Benitez dari klub. Dari awal kualitas Hodgson dipertanyakan karena melepas Javier Mascherano dan para para pemain yang didatangkan pada musim panas bukan pemain berkualitas sehingga mempengaruhi penampilan klub.
Pada pertengahan Oktober, Liverpool berada di zona degradasi dan Hodgson semakin berada dalam tekanan. Hodgson akhirnya dipecat pada pertengahan Januari, dan Kenny Dalglish ditunjuk sebagai manajer interim.
Luiz Felipe Scolari

Setelah Avram Grant meninggalkan klub, Chelsea kemudian mengangkat Luiz Felipe Scolari sebagai suksesornya. Scolari disambut antusias oleh semua pihak karena reputasinya yang sukses ketika menangani timnas Brasil dan Portugal.
Meskipun begitu, kiprah Scolari di Stamford Bridge ternyata tidak berjalan lama. Felipao dipecat pada Februari 2009 menyusul serangkaian hasil buruk termasuk kekalahan 0-2 dari Liverpool. Ia digantikan Guus Hiddink yang kala itu juga sedang menangani timnas Rusia.
Luigi Delneri

Delneri meninggalkan Sampdoria untuk menjadi pelatih Juventus pada Mei 2010. Ia ingin membangun Juventus sebagai sebuah tim dengan identitas dan gaya permainan yang jelas.
Namun, di bawah asuhan Delneri, Juventus memulai musim Serie A dengan hasil buruk sebelum pulih pada musim dingin dengan berada di peringkat ketiga. Hasil buruk lainnya tercipta setelah Juve kalah 7 dari 11 pertandingan pertama setelah tahun baru. Delneri kemudian dipecat pada akhir musim dan digantikan Antonio Conte.
David Moyes

Memang tidak pernah mudah untuk menggantikan Sir Alex Ferguson di Manchester United. Dan David Moyes yang dipercaya untuk menangani masa transisi Setan Merah tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik.
Moyes ternyata hanya bertahan 10 bulan di Old Trafford. Ia gagal membawa MU lolos ke Liga Champions dan didepak saat Premier League hanya menyisakan empat pertandingan. Pemecatan Moyes membuka jalan bagi Ryan Giggs untuk menjadi manajer selanjutnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
Prediksi Everton vs Wolves 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 12:13
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06

