Season Preview Manchester City - Mengukir Histori
Gia Yuda Pradana | 4 Agustus 2018 19:57
Bola.net - Bola.net - Sepanjang sejarah partisipasinya di liga utama Inggris, Manchester City sudah lima kali juara. Namun prestasi-prestasi itu belum pernah bisa mereka lanjutkan ke musim berikutnya.
City selalu gagal mempertahankan gelarnya, baik di First Division maupun Premier League. Itulah yang terjadi setelah mereka juara di musim 1936/37, 1967/68, 2011/12 dan 2013/14. Sejarah itulah yang bakal coba mereka ubah musim ini.
Musim 2017/18 kemarin, City tak tertandingi dan menjuarai Premier League dengan memecahkan sederet rekor yang ada. Pasukan Guardiola jadi juara dengan rekor margin poin terbesar, perolehan poin, hingga gol dan jumlah kemenangan terbanyak.
Di edisi 2018/19 ini, City bakal mencoba mengukir histori dengan menjuarai liga tertinggi Inggris dua musim secara beruntun.
Namun itu tidak bakal mudah. Rival-rival mereka sudah berbenah, baik dengan berganti manajer maupun mendatangkan amunsi-amunisi anyar yang berkualitas.
Ini bakal jadi musim yang berat. Jika The Citizens mampu kembali keluar sebagai juara, berarti mereka memang tim yang hebat.
Yang Patut Diperhatikan

Phil Foden
Di skuat City yang bertabur bintang, ada seorang remaja yang berharap mendapatkan kesempatan agar dapat membuktikan bahwa dirinya bisa menjadi pemain penting di masa depan.
Foden, 18, hanya bermain total selama 45 menit dalam lima penampilan untuk City musim lalu. Dalam prosesnya menjadi juara Premier League termuda, gelandang Inggris itu juga turut memberi kontribusi berupa satu assist.
Dia sangat ingin sukses bersama City. Itu terlihat dari keputusannya yang lebih memilih mengikuti tur pramusim klub daripada mewakili tim U-19 Inggris.
Foden digadang-gadang sebagai penerus David Silva. Dia perlu terus berkembang dan membuktikan kapasitasnya pada Guardiola.
Rekrutan Terbaik

Riyad Mahrez
DIa menjadi rekrutan temahal dalam sejarah City ketika dibeli dari Leicester senilai £60 juta pada 10 Juli 2018.
Winger 27 tahun Aljazair itu adalah salah satu pilar Leicester ketika menjuarai Premier League musim 2015/16. Setelah jadi juara, banyak yang ingin menggaetnya dari Leicester, tapi dia tak ke mana-mana, karena pihak klub menolak menjualnya.
City akhirnya sukses mendapatkan Mahrez musim panas ini. City mendapatkan pemain penting, sedangkan Mahrez mendapatkan klub yang lebih besar, baik dari segi kualitas maupun ambisi.
Musim lalu, tak banyak pemain yang mengukir dua digit gol sekaligus assist di Premier League. Mahrez adalah salah satunya (12 gol, 10 assist), dan itu menunjukkan kalau dia merupakan pemain yang fantastis.
Jika Mahrez mampu membawa performa impresif itu ke klub barunya, maka permainan ofensif The Citizens bakal jadi lebih menakutkan.
Sektor Lemah

Fernandinho adalah salah satu pemain paling penting di skuat City. Gelandang bertahan Brasil dengan gaya permainan box-to-box itu berkontribusi sangat besar dalam bertahan maupun menyerang.
Tak mengejutkan jika pada Januari 2018 lalu City memberinya perpanjangan kontrak hingga 2020.
Fernandinho sudah berusia 33, dan tak bakal selamanya dia berada di puncak permainannya. Namun sejauh ini City belum punya pelapis atau calon pengganti sepadan untuknya.
Ilkay Gundogan sejatinya bisa memainkan peran serupa, tapi dia kerap bermasalah dengan cedera. Guardiola bakal pusing tujuh keliling jika keduanya sampai absen secara bersamaan.
Prediksi

Para pemain City sudah menyatu dengan sangat baik. Wajar jika mereka hanya melakukan satu pembelian penting pada diri Mahrez musim panas ini.
Bagi City, liga musim ini takkan semudah musim sebelumnya. Level kesulitannya telah meningkat.
Namun City jelas tetap dianggap sebagai salah satu kandidat juara. Salah satu faktor pendukungnya adalah Guardiola.
Guardiola pernah membawa Barcelona menjuarai La Liga tiga musim secara beruntun pada 2008/09, 2009/10 dan 2010/11. Dia juga berpengalaman membawa Bayern Munchen meraih titel Bundesliga 2013/14, 2014/15 dan 2015/16.
Memang sulit bagi City untuk mempertahankan gelar mereka, tapi sulit bukan berarti mustahil. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Prediksi Susunan Pemain Newcastle vs Man City, Tim Tamu Tanpa Haalad
Liga Inggris 7 Maret 2026, 18:01
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
LATEST UPDATE
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23











