Setelah Harry Kane Juara, 5 Bintang Top Ini Masih Menanti Gelar Pertama
Aga Deta | 5 Mei 2025 10:47
Bola.net - Memenangkan trofi besar dalam sepak bola bukanlah hal mudah, bahkan untuk pemain kelas dunia. Harry Kane baru saja merasakan manisnya juara setelah Bayern Munchen menjuarai Bundesliga pada Mei 2025.
Keberhasilan Kane menjadi pengingat bahwa sepak bola adalah permainan kolektif yang tak bisa ditebak. Banyak pemain hebat yang tetap tanpa trofi meski tampil luar biasa sepanjang kariernya.
Di era media sosial yang penuh tekanan, keberhasilan pemain kerap diukur dari koleksi trofi mereka. Padahal, nasib tim sangat bergantung pada banyak faktor di luar kemampuan individu.
Setelah memberikan apresiasi kepada Kane, kini giliran lima pemain top lainnya yang masih menanti gelar besar pertama mereka. Nama-nama berikut membuktikan bahwa kualitas tinggi tidak selalu sejalan dengan prestasi tim.
Siapa saja para bintang yang belum beruntung tersebut? Berikut penjelasannya berikut ini.
1. Gregor Kobel

Gregor Kobel tampil konsisten di bawah mistar Borussia Dortmund, namun belum pernah meraih gelar besar. Ia menjadi starter saat Dortmund kalah di final Liga Champions 2024.
Meski belum membawa pulang trofi, kiper asal Swiss ini pernah dua kali masuk Tim Terbaik Bundesliga. Dengan usia yang masih muda, peluang masih terbuka lebar.
Namun, jika ingin meraih gelar, bisa jadi Kobel harus mempertimbangkan pindah ke klub yang lebih stabil. Dortmund selama ini dikenal sebagai tim “hampir juara” di Jerman.
2. Jordan Pickford

Pickford sudah 73 kali membela tim nasional Inggris dan berperan penting di tiga turnamen besar. Ia membantu Inggris mencapai final Euro dan semifinal Piala Dunia.
Namun, bersama Everton, peluangnya meraih gelar sangat minim. Klub Merseyside itu kerap berada di papan bawah klasemen Premier League.
Kecuali Thomas Tuchel bisa membawa Inggris juara, atau Pickford pindah ke klub besar, gelar tetap sulit diraih. Pada usia 31 tahun, waktu semakin menipis untuknya.
3. Son Heung-min

Son pernah meraih emas Asian Games 2018 bersama Korea Selatan U-23, tetapi belum pernah juara di level senior. Ia terus berbagi nasib pahit bersama Tottenham Hotspur.
Pemain berusia 32 tahun itu masih berada di puncak performa, meski waktunya semakin sempit. Ia butuh keputusan penting sebelum kariernya meredup.
Setia pada Spurs bisa berarti tidak pernah juara. Pindah ke klub besar bisa menjadi jalan terakhir meraih trofi.
4. Dimitri Payet

Dimitri Payet kini berusia 38 tahun dan bermain di Brasil bersama Vasco Da Gama. Keputusannya bermain di sana terasa romantis di tengah tren pindah ke Timur Tengah.
Saat berada di puncak kariernya, Payet adalah gelandang kelas dunia. Namun, ia hanya pernah menjadi runner-up di Euro 2016 dan Liga Europa 2018.
Vasco finis di peringkat 10 Brasileirao dan hanya mencapai semifinal kejuaraan negara bagian. Payet hampir pasti akan pensiun tanpa gelar besar.
5. Robert Sanchez

Robert Sanchez bergabung dengan Chelsea dari Brighton pada 2023 dengan harapan meraih prestasi. Namun, hingga kini ia belum pernah mengangkat trofi besar.
Ia menjadi kiper utama di final Piala Liga 2024, tapi Chelsea gagal meraih gelar. Kini, harapannya tinggal pada final UEFA Conference League musim ini.
Jika gagal juara, posisinya bisa terancam karena Enzo Maresca dikabarkan mencari kiper baru. Gelar di Conference League mungkin menjadi satu-satunya jalan untuk memecah kebuntuan.
Sumber: Planet Football
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Carlos Baleba Yakin Manchester United Bisa Bangkit dari Periode Sulit
Liga Champions 3 November 2026, 21:56
-
Lamine Yamal Berpeluang Lewati Rekor Kylian Mbappe di Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:50
-
Hadapi AEK Athena, Real Madrid Dipastikan Tanpa Arda Guler dan Aurelien Tchouameni
Liga Champions 3 November 2026, 20:57
-
Ayah Lamine Yamal Ungkap Fakta Nama Asli Sang Bintang Barcelona
Liga Spanyol 3 November 2026, 20:17
LATEST UPDATE
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


