Tak Tersorot, The Unsung Hero di Premier League

Asad Arifin | 15 Januari 2016 00:57
Tak Tersorot, The Unsung Hero di Premier League
nacho monreal (c) AFP

Bola.net - Bola.net - Sudah menjadi cameo lawas bahwa sepakbola adalah permainan tim. Masing-masing tim diperkuat oleh sebelas pemain inti, seorang pelatih dan pemain cadangan. Dalam sebuah pertandingan mereka akan memainkan peran masing-masing.

Sorotan tentu saja lebih banyak diarahkan kepada pemain yang kerap menjadi penentu kemenangan, pencetak gol biasanya, jika dibandingkan pemain belakang atau bahkan pemain cadangan. Jika sudah begitu, maka pemain-pemain lain hanya menjadi pelengkap saja. Meskipun terkadang ia bermain apik dan konsisten.

Advertisement

Dalam istilah sepakbola, pemain dalam kategori tersebut biasa disebut dengan istilah 'The Unsung Hero'. Pemain dengan peran sangat vital namun keberadaannya seolah tidak tersorot.

Lantas, siapakah pemain yang layak disebut 'The Unsung Hero' di Premier League? Simak selengkapnya.

1 dari 9 halaman

Nacho Monreal

Nacho Monreal

Nacho Monreal
Klub: Arsenal
Usia: 29
Bermain: 25 Pertandingan

Nacho Monreal Si Raja Tekel

Ihwal kokohnya pertahanan Arsenal pada musim ini, sorotan tentu saja tertuju pada Petr Cech. Jika tidak, nama yang disebut tentu saja duet Per Mertesacker dan Laurent Koscielny yang biasa mengisi jantung pertahanan.

Publik lupa bahwa pada posisi tersebut ada sosok Nacho Monreal. Bahkan, mungkin ia masih kalah tenar dibandingkan Hector Bellerin.

Berdasarkan statistik, Monreal justru menjadi pemain yang paling berjasa memudahkan tugas Cech sebagai kiper. Jika dibandingkan dengan semua pemain Arsenal, bek kanan 29 tahun merupakan pemain dengan tekel sukses. Ia sudah melakukan 36 tekel sukses.
2 dari 9 halaman

Kurt Zouma

Kurt Zouma

Kurt Zouma
Klub: Chelsea
Usia: 21
Bermain: 25 Pertandingan

Kurt Zouma Penguasa Udara

Sama seperti kondisi Monreal, Zouma kalah cemerlang jika dibandingkan dengan barisan bertahan lain di Chelsea. Bahkan, ia mungkin masih sering dianggap sebagai pelapis duet Garry Cahil dan Jonh Terry.

Tapi kenyataan berkata lain. Pemain 21 tahun menjadi yang paling konsisten bersama Chelsea musim ini.

Salah satu prestasi terbaiknya tentu saja pada duel-duel udara. Ia seolah menjadi tembok bagi penyerang lawan. Ia menjadi pemain dengan jumlah kesuksesan duel udara terbaik diantara pemain Chelsea lain. Zouma telah memenangi 49 duel udara.
3 dari 9 halaman

Gareth Barry

Gareth Barry

Gareth Barry
Klub: Everton
Usia: 34
Bermain: 23 Pertandingan

Gareth Barry Si Pekerja

Jika berbicara Everton. Sudah barang tentu akan ada tiga nama yang terpikirkan, John Stones, Ross Barkey dan Romelu Lukaku. Ya, siapa lagi kalau bukan mereka di balik penampilan Everton?.

Jawabnya tentu saja gelandang veteran Gareth Barry.

Eks Manchester City ini menjadi pemain yang mengatur ritme permainan Everton di lini tengah. Jika Barkey sebagai gelandang yang fokus menyerang, maka tugas Barry adalah mengatur serangan dan pertahanan. Ia menjadi orang pertama yang menghadang serangan lawan. Sudah 44 tekel sukses dilancarkan pemain 34 tahun sejauh ini, paling banyak di Everton.
4 dari 9 halaman

Wes Morgan

Wes Morgan

Wes Morgan
Klub: Leicester City
Usia: 31
Bermain: 19 Pertandingan

Tembok Wes Morgan

Leicester City melesat pada musim ini. Selama beberapa pekan, pada bulan Desember, The Foxes sukses memuncaki klasemen sementara. Kini, pekan ke-21, Liecester masih berada di posisi ke-2.

Melesatnya penampilan Leicester juga melesatkan nama pemain-pemain mereka. Jamie Vardy, Ryad Mahrez dan N'Golo Kante diantaranya.

Namun, hal yang menimpa Vadry dkk tidak berlaku bagi bek andalan Wes Morgan. Ia merupakan tembok bagi setiap serangan lawan. Sepanjang musim, pemain 31 tahun sudah melakukan 23 blok terhadap tendangan lawan.
5 dari 9 halaman

Lucas Leiva

Lucas Leiva

Lucas Leiva
Klub: Liverpool
Usia: 29
Bermain: 22 Pertandingan

Lucas Leiva sang Perebut Bola

Nyaris terbuang pada awal musim, Lucas Leiva sukses membuktikan bahwa ia masih layak membela Liverpool. Ia menjadi pemain dengan penampilan yang konsisten bersama Liverpool. Leiva menjadi pilihan utama pada skema racikan Jurgen Klopp.

Apa yang membuat Leiva masuk dalam kategori 'The Unsung Hero'?. Kemampuan merebut jawabnya.

Hanya Erik Pieters (58 kali memenangi tekel) dari Stoke yang mampu mengalahkan Leiva untuk urusan kesuksesan merebut bola dibandingkan semua pemain di Premier League.
6 dari 9 halaman

Bacary Sagna

Bacary Sagna

Bacary Sagna
Klub: Manchester City
Usia: 32
Bermain: 24 Pertandingan

Bacary Bukan Bek Kanan Biasa

Sagna tampil sebagai pemain ini di Manchester City seiring dengan cedera panjang yang mendera Pablo Zabaleta. Ia sempat mendapat kritik bertubi-tubi pada awal musim. Ia dituding sebagai titik lemah pertahanan City.

Namun, bek 32 sukses memberikan bukti. Ia menjadi bek dengan tingkat kemenangan duel bola atas paling baik diantara pemain City lainnya. Ia memiliki statistik 60 kali memenangi duel bola atas.

Hal tersebut membuktikan bahwa Sagna bukan bek kanan biasa. Ia bahkan membantu meringankan tugas pada bek tengah untuk antisipasi serangan dari bola atas.
7 dari 9 halaman

Morgan Schneiderlin

Morgan Schneiderlin

Morgan Schneiderlin
Klub: Manchester United
Usia: 26
Bermain: 18 Pertandingan

Schneiderlin Jimat Kemanangan MU

Sama-sama berstatus pemain baru, nama Morgan Schneiderlin tidak segemerlap sosok Anthony Martial. Penyerang muda yang oleh media di Inggris disebut sebagai pemain kunci permainan MU.

Hal yang tidak salah memang. Namun, publik tetap tidak bola melupakan peran sosok Schneiderlin. Kendati belum maksimal, karena banyak terkendala cedera, Schneiderlin seolah menjadi jimat bagi Louis van Gaal.

Jika tidak diperkuat oleh Schneiderlin di lini tengah, statistik menunjukkan bahwa 65 persen MU akan mengakhiri pertandingan dengan kekalahan.
8 dari 9 halaman

Kyle Walker

Kyle Walker

Kyle Walker
Klub: Tottenham Hotspur
Usia: 25
Bermain: 20 Pertandingan

Kyle Walker Bek Elegan

Walker mengawali musim dengan negatif. Pada pekan pertama ia langsung mencetak gol bunuh diri. Gol yang sekaligus memastikan Tottenham kalah dengan skor 1-0 atas Manchester United. Ia juga sempat mendapatkan beberapa cedera.

Namun, secara keseluruhan musim ini Kyle Walker tampil apik bersama Tottenham. Hanya saja, perannya tertutup oleh cemerlangnya Harry Kane, Delle Ali atau Eric Dier.

Walker menjadi bek dengan tekel sukses paling tinggi jika dibandingkan dengan bek Tottenham lain. Pemain 26 tahun sudah melakukan 40 tekel sukses sejauh ini.
9 dari 9 halaman

Cheikhou Kouyate

Cheikhou Kouyate

Cheikhou Kouyate
Klub: West Ham
Usia: 26
Bermain: 18 Pertandingan

Cheikhou Kouyate Sang Penjelah

Pelatih Slaven Bilic kerap memainkan Kouyate dengan Mark Noble sebagai pilar ganda di lini tengah West Ham musim ini. Mereka berdua menjadi pemain yang akan mengalirkan bola kepada playmaker andalan Dimitri Payet.

Jika Noble bertugas sebagai pemain penghubung lini belakang ke tengah, maka tugas Kouyate lebih berat. Ia harus menjelajahi lapangan untuk berduel dan berebut bola. Ia juga cukup produktif karena sejauh ini sudah mencetak tiga gol.

Hanya saja, peran penting Kouyate luput dari sorotan jika dibandingkan dengan Manuel Lanzini, Dimitri Payet dan Mauro Zarate.