Tanpa CR7, Inilah Dream Team Liga Champions Versi Ronaldinho
Editor Bolanet | 6 Maret 2015 23:12
Bola.net - Bola.net - diakui sebagai pemain yang mempunyai kemampuan olah bola di atas rata-rata. Dia pernah menghiasi sepakbola Eropa selama beberapa tahun bersama , dan AC Milan.
Penampilan pemain berusia 34 itu meledak bersama Barca sehingga berbuah satu trofi Liga Champions. Puncaknya, kemampuan Ronaldinho akhirnya diakui melalui penghargaan Ballon d'Or di tahun 2005.
Kali ini ia diberi kesempatan untuk menyusun tim impian Liga Champions versi dirinya sendiri. Lantas siapa sajakah pemain yang jadi pilihan Ronaldinho? Berikut ini daftarnya.
1 dari 11 halaman
Kiper

Ada beberapa kiper yang sangat bagus di era saya, tapi Buffon begitu konsisten. Sebagian besar kiper mengalami masa penurunan permainan, tapi Buffon telah berada di level tinggi untuk waktu yang lama.
2 dari 11 halaman
Bek Kanan

Anda tidak bisa menjadi pemain yang punya caps terbanyak dalam sejarah Brasil kalau tidak mempunyai keistimewaan. Saya sangat senang ketika dia akhirnya memenangkan Liga Champions dengan AC Milan. Untuk bek kanan terbaik kalau tidak pernah memenangkan trofi klub terbesar maka tidak benar.
3 dari 11 halaman
Bek Tengah

Kami [Barcelona] menjalani beberapa laga besar Liga Champions melawan Chelsea dan saya bisa melihat mengapa John Terry masih begitu penting bagi mereka sampai sekarang. Sangat sulit bermain melawan dia, tapi dia adalah pemimpin yang fantastis, pemimpin yang Anda butuhkan dalam pertandingan besar seperti itu.
4 dari 11 halaman
Bek Tengah

Dia salah satu bek terbaik dalam sejarah Liga Champions, tapi apa yang begitu mengesankan tentang dia adalah ketika dia membawa bola dia tidak terlihat seperti bek, tapi seperti pemain lini tengah yang elegan.
5 dari 11 halaman
Bek Kiri

Kemampuannya dalam mengambil tendangan bebas akan sangat berharga bagi semua tim. Selain diakui sebagai salah satu eksekutor tendangan bebas terbaik yang pernah ada, dia juga salah satu bek kiri terbaik. Jadi dia begitu penting bagi semua gelar Liga Champions Real Madrid.
6 dari 11 halaman
Gelandang

Defender merasa aman mengetahui dia berada di depan mereka, para penyerang merasa aman mengetahui dia berada di belakang mereka, bagi saya dia adalah pemain terbaik yang pernah saya lihat saat melakukan pekerjaan melindungi pertahanan. Anda tidak pernah melihat dia bermain buruk.
7 dari 11 halaman
Gelandang
Saya mengatakan kepada Frank Rijkaard bahwa kami (Barcelona) harus merekrutnya, tapi dia tidak ingin meninggalkan Chelsea. Saya yakin mereka tidak akan membiarkan dia pergi, saat itu dia adalah salah satu yang terbaik di Eropa. Rekor golnya dari lini tengah benar-benar membuat saya terkesan.
8 dari 11 halaman
Gelandang

Karir Kaka tidak berjalan lancar seperti yang diharapkan di Madrid, tapi kita tidak boleh lupa pada Kaka yang sesungguhnya di AC Milan. Selama dua, mungkin tiga musim dia adalah pemain terbaik di dunia, tak ada yang tak bisa dilakukannya.
9 dari 11 halaman
Penyerang

Saya sudah memenangkan segalanya, tidak mungkin saya memiliki rasa penyesalan. Saya berharap saya bisa bermain dengan Messi lebih lama daripada yang saya lakukan di Barcelona. Tidak ada kata-kata yang cukup untuk menggambarkan dirinya. Dia hanya memiliki sihir di kakinya.
10 dari 11 halaman
Penyerang
Teman baik saya saat bermain di Barcelona dan bahkan kami hampir bermain bersama lagi di New York. Dia mimpi buruk bagi defender, cepat, memiliki skill dan kuat.
11 dari 11 halaman
Penyerang

Dia adalah idola saya dan kemudian saya akhirnya bisa bermain dan memenangkan Piala Dunia dengan dia. Striker paling lengkap yang sudah ada, striker paling lengkap yang pernah ada. Hampir tidak dapat dipercaya dia tidak pernah memenangkan Liga Champions.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Paul Pogba Menuju MLS? Deretan Klub Ini Punya Alasan untuk Merekrutnya
Bola Dunia Lainnya 13 Agustus 2026, 09:59
-
Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
Piala Dunia 12 Agustus 2026, 11:21
-
Lamine Yamal, False Nine, dan Evolusi Serangan Barcelona
Liga Spanyol 10 Agustus 2026, 12:23
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



