Termasuk Graham Potter, 5 Manajer Terakhir yang Gagal Menangi Trofi Bersama Chelsea
Aga Deta | 3 April 2023 13:12
Bola.net - Chelsea adalah salah satu klub besar di Inggris. Namun, klub yang bermarkas di Stamford Bridge tersebut termasuk doyan berganti-ganti manajer.
Chelsea baru saja mencopot Graham Potter dari posisi manajer. Potter dipecat setelah serangkaian hasil negatif yang didapat The Blues.
Prestasi Potter di Chelsea memang tak bagus. Dari 31 laga yang dijalani, Potter cuma mampu mengantarkan Chelsea meraih 12 kemenangan.
Bahkan pada laga terakhirnya, Chelsea mengalami kekalahan. The Blues takluk 0-2 saat menjamu Aston Villa di Stamford Bridge.
Kekalahan dari Aston Villa itu membuat manajemen Chelsea kehabisan kesabaran. Potter pun langsung dipecat.
Potter praktis cuma enam bulan saja bekerja di Chelsea. Pria asal Inggris tersebut belum sempat mempersembahkan trofi selama menjadi bagian dari The Blues.
Termasuk Graham Potter, berikut ini lima manajer terakhir yang gagal memenangi trofi saat menangani Chelsea.
1. Graham Potter

Graham Potter dipercaya melatih Chelsea pada September 2022. Ketika itu, Potter dibajak dari Brighton & Hove Albion untuk menggantikan Thomas Tuchel yang dipecat.
Potter menunjukkan kinerja yang bagus bersama Brighton. Akan tetapi, Chelsea justru mengalami kesulitan di bawah asuhan pria asal Inggris berusia 47 tahun tersebut.
Dari 31 laga yang diarungi, Potter cuma mampu mengantarkan Chelsea meraih 12 kemenangan. Potter pun meninggalkan The Blues saat mereka terpuruk di posisi 11 klasemen Premier League.
2. Frank Lampard

Frank Lampard adalah legenda Chelsea. Mantan gelandang timnas Inggris tersebut dipercaya memimpin The Blues pada Juli 2019.
Lampard berhasil membawa Chelsea finis di empat besar pada musim pertamanya melatih di Stamford Bridge. Sayangnya, performa The Blues justru menurun pada musim berikutnya.
Karena performa buruk, Lampard tak diberi kesempatan membesut Chelsea hingga akhir musim. Dia dipecat pada Januari 2021 dan meninggalkan klub tanpa raihan gelar juara.
3. Andre Villas-Boas

Andre Villas-Boas ditunjuk menjadi manajer Chelsea pada 22 Juni 2011. Dia mendapatkan kepercayaan besar menangani tim sebesar The Blues pada usia 33 tahun.
Namun, kiprah Villas-Boas dengan Chelsea berlangsung kurang dari 12 bulan. Dia dipecat pada Maret 2012 karena hasil buruk yang diraih The Blues.
Tak ada prestasi yang dicatatkan Villas-Boas selama bekerja di Stamford Bridge. Dia hanya mampu mempersembahkan 20 kemenangan dari 40 laga yang dijalani.
4. Luiz Felipe Scolari

Luiz Felippe Scolari dipercaya melatih Chelsea pada 1 Juli 2008. Dia merupakan pelatih pemenang Piala Dunia pertama yang menangani tim Premier League.
Namun, kiprah pertama Scolari di kancah Premier League ternyata berakhir dengan kekecewaan. Juru taktik asal Brasil tersebut hanya bertahan tujuh bulan di Stamford Bridge.
Scolari diberhentikan tugasnya sebagai manajar Chelsea pada 9 Februari 2009. Performa The Blues yang tidak konsisten menjadi penyebab Scolari harus angkat kaki dari klub.
5. Claudio Ranieri

Claudio Ranieri ditunjuk sebagai manajer Chelsea pada September 2003. Dia menjadi pelatih pertama yang menukangi The Blues pada era Roman Abramovich.
Ranieri gagal memberikan satu trofi pun bagi Chelsea. Dia hanya mampu membawa The Blues ke posisi kedua di Premier League dan semifinal di Liga Champions.
Alhasil, Ranieri harus angkat kaki dari Chelsea pada 30 Juni 2004. Posisinya kemudian digantikan Jose Mourinho.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
Liga Inggris 4 September 2026, 19:05
-
Jose Mourinho Segera Jalani Ujian Besar di Real Madrid: Hadapi Betis dan Inter
Liga Spanyol 4 September 2026, 18:30
-
Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
Liga Champions 4 September 2026, 17:55
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 5-6 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 17:48
-
Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
Liga Champions 4 September 2026, 17:20
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Tak Merekrut Mamadou Sangare meski Sempat Memantaunya
Liga Inggris 4 September 2026, 20:15
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
-
Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
Liga Inggris 4 September 2026, 19:05
-
Jose Mourinho Segera Jalani Ujian Besar di Real Madrid: Hadapi Betis dan Inter
Liga Spanyol 4 September 2026, 18:30
-
Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
Liga Champions 4 September 2026, 17:55
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 5-6 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 17:48
-
Hasil BRI Super League: 4-0, Sepak Sudut Arema FC Sukses Hancurkan Isenmulang!
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:29
-
Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
Liga Champions 4 September 2026, 17:20
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persija Jakarta 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:13
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persita 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:07
-
Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
Liga Champions 4 September 2026, 16:45
-
Prediksi BRI Super League: Persik Kediri vs Dewa United 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


