Termasuk Kekalahan MU, 5 Momen Menggemparkan di Piala Domestik Inggris
Aga Deta | 28 Agustus 2025 14:39
Bola.net - Manchester United tersingkir secara dramatis dari Carabao Cup setelah kalah dari Grimsby Town. Tim League Two ini menang 12-11 melalui adu penalti setelah imbang 2-2 di waktu normal.
Kekalahan ini menjadi salah satu kejutan terbesar bagi Setan Merah dalam sejarah kompetisi domestik. Upaya comeback dari ketertinggalan 2-0 tidak cukup untuk mengamankan kemenangan.
Sejarah Piala Domestik Inggris memang penuh dengan kejutan serupa. Banyak klub top pernah takluk dari tim-tim yang bermain di kasta liga lebih rendah.
Kejutan-kejutan tersebut menegaskan bahwa tidak ada pertandingan yang bisa dianggap mudah. Penonton selalu disuguhkan hasil tak terduga di setiap musimnya.
Berikut lima momen paling mengejutkan sepanjang sejarah Piala Domestik Inggris. Setiap momen menjadi bukti betapa kompetisi domestik di Inggris selalu penuh drama.
1. Wrexham 2-1 Arsenal

Pertandingan antara Wrexham dan Arsenal di FA Cup 1991/1992 awalnya dianggap tidak seimbang. Arsenal saat itu baru saja meraih gelar juara liga kedua dalam tiga musim di bawah asuhan George Graham.
Alan Smith sempat membawa Arsenal unggul lebih dulu dalam laga tersebut. Namun, Mickey Thomas membalas dengan tendangan bebas keras yang menyamakan skor.
Pada akhirnya, Steve Watkin mencetak gol kemenangan untuk Wrexham. Kejutan ini menjadi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah kompetisi Piala FA.
2. Chelsea 2-1 Bradford

Chelsea sempat mendominasi jalannya laga melawan Bradford di FA Cup 2014/15. Gol dari Gary Cahill dan Ramires membuat tim Premier League unggul 2-0 dan seolah aman melaju ke putaran berikutnya.
Bradford kemudian menunjukkan kebangkitan luar biasa. Jon Stead, Filipe Morais, Andy Halliday, dan Mark Yeates mencetak gol untuk membalikkan keadaan dan menang 4-2.
Kekalahan ini menjadi salah satu momen paling mengejutkan dalam sejarah Piala FA. Stamford Bridge pun menjadi saksi kegagalan Chelsea menghadapi tim kasta lebih rendah.
3. Hereford 2-1 Newcastle

Pertandingan FA Cup 1971/1972 antara Hereford dan Newcastle menghadirkan momen-momen ikonik. Laga ini terkenal karena penonton yang masuk ke lapangan dan debut John Motson sebagai komentator.
Newcastle sempat memimpin melalui gol Malcolm Macdonald delapan menit sebelum pertandingan usai. Situasi itu membuat kisah dongeng Hereford tampak mustahil terjadi.
Tiga menit kemudian, Ronnie Radford menyamakan skor dengan tembakan luar biasa dari luar kotak penalti. Ricky George kemudian membawa Hereford menang 2-1 di babak tambahan.
4. Liverpool 0-1 Wimbledon

Pertandingan final FA Cup 1987/1988 menyuguhkan duel Liverpool versus Wimbledon, tim yang dijuluki 'The Crazy Gang'. Semua orang meragukan peluang Wimbledon menghentikan dominasi Liverpool.
Liverpool datang sebagai juara liga, unggul sembilan poin, sementara empat tahun sebelumnya Wimbledon masih berada di divisi ketiga. Kesenjangan kualitas membuat mereka tampak tak seimbang.
Tapi keajaiban terjadi ketika kiper Dave Beasant menepis penalti John Aldridge. Gol Lawrie Sanchez dari sundulan memanfaatkan tendangan bebas Dennis Wise mengukir kemenangan 1-0 yang menjadi momen legendaris dalam sejarah sepak bola Inggris.
5. Grimsby 2-2 Manchester United

Di laga putaran kedua Carabao Cup, Grimsby berhasil menahan imbang Manchester United 2-2 sebelum adu penalti. Charles Vernam dan Tyrell Warren membawa tim tuan rumah unggul cepat karena kesalahan pertahanan dan Onana.
Bryan Mbeumo masuk sebagai pengganti dan Harry Maguire menyamakan skor dengan sundulan di menit ke-89. Laga pun harus dilanjutkan ke babak tambahan setelah kedua tim imbang.
Dalam drama adu penalti, Grimsby menang 12-11. Kemenangan ini membuat pemain United kecewa berat, sementara Grimsby melangkah ke babak berikutnya dengan euforia.
Baca Juga:
- Rodrygo Siap Tinggalkan Real Madrid? 5 Klub Ini Jadi Kandidat Pelabuhan Barunya
- Sulit Dipercaya! 7 Pemain yang Pernah Disebut Mirip Cristiano Ronaldo
- Eberechi Eze & 6 Pemain Lain yang Dulu Dilepas Arsenal, Sulit Dipercaya!
- 7 Pemain yang Pernah Disejajarkan dengan Lionel Messi, Realitanya Jauh Berbeda
- Eberechi Eze Menyusul? 5 Pemain yang Lebih Memilih Arsenal daripada Tottenham
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Inter vs Lecce: Pio Esposito Jadi Pahlawan Nerazzurri
Liga Italia 15 Januari 2026, 05:56
-
Pio Esposito Cetak Gol Penentu, Inter Milan Jadi Juara Musim Dingin Serie A
Liga Italia 15 Januari 2026, 05:36
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 15 Januari 2026, 05:22
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter Milan vs Lecce: Francesco Pio Esposito
Liga Italia 15 Januari 2026, 06:25
-
Debut Arbeloa Berujung Petaka, Real Madrid Tersingkir dari Copa del Rey
Liga Spanyol 15 Januari 2026, 06:18
-
Rapor Pemain Inter vs Lecce: Pio Esposito Jadi Pahlawan Nerazzurri
Liga Italia 15 Januari 2026, 05:56
-
Pio Esposito Cetak Gol Penentu, Inter Milan Jadi Juara Musim Dingin Serie A
Liga Italia 15 Januari 2026, 05:36
-
Man of the Match Albacete vs Real Madrid: Jefte Betancor
Liga Spanyol 15 Januari 2026, 05:34
-
Rekap Hasil Bundesliga: Bayern Munchen Hajar Koln, Monchengladbach Keok
Bundesliga 15 Januari 2026, 05:23
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 15 Januari 2026, 05:22
-
Hasil Inter Milan vs Lecce: Raup Poin Penuh, Nerazzurri Kian Nyaman di Puncak
Liga Italia 15 Januari 2026, 05:08
-
Hasil Napoli vs Parma: Gol McTominay Dianulir, Parma Pulang Rebut Poin
Liga Italia 15 Januari 2026, 03:37
-
Manuel Ugarte Dinilai tak Layak Main Bagi Manchester United!
Liga Inggris 15 Januari 2026, 03:22
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45
-
5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi dari Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:22
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17




