Termasuk Lyon, Ini 7 Klub yang Pernah Turun Kasta akibat Sanksi
Aga Deta | 25 Juni 2025 12:52
Bola.net - Olympique Lyon harus menerima kenyataan pahit setelah dijatuhi sanksi degradasi ke Ligue 2. Bukan karena kalah bersaing, tapi akibat pelanggaran finansial yang berat.
Kasus ini langsung menghebohkan dunia sepak bola. Klub yang pernah berjaya di Eropa itu kini harus memulai dari kasta kedua.
Degradasi karena sanksi bukan hal baru dalam dunia sepak bola. Beberapa klub elite dunia pun pernah mengalami hal serupa.
Biasanya penyebabnya bukan performa, tapi masalah seperti pengaturan skor, utang, atau pelanggaran aturan lisensi. Dampaknya tak cuma di lapangan, tapi juga pada reputasi dan keuangan klub.
Meski menyakitkan, kondisi ini bisa menjadi awal kebangkitan. Seperti Lyon, klub-klub besar lainnya juga pernah merasakan jatuh sebelum akhirnya bangkit kembali.
Berikut ini tujuh klub yang pernah mengalami degradasi akibat sanksi administratif, termasuk Lyon.
1. Olympique Lyon (2025)

Lyon didegradasi ke Ligue 2 pada Juni 2025 akibat pelanggaran serius dalam aspek keuangan. Klub gagal memberikan jaminan dana yang diperlukan untuk memenuhi syarat tampil di Ligue 1.
Keputusan ini mengakhiri status Lyon sebagai klub elite Prancis sejak tampil di kasta tertinggi sejak 1989. Meski banding telah diajukan, proses hukum tersebut belum membatalkan keputusan awal dari DNCG.
Situasi ini menjadi pukulan besar bagi sejarah panjang Lyon. Klub kini berada dalam posisi sulit dan harus memulai langkah pemulihan dari divisi kedua.
2. Juventus (2006)

Juventus didegradasi ke Serie B akibat terseret dalam skandal Calciopoli yang mengguncang sepak bola Italia. Klub terbukti terlibat dalam manipulasi penunjukan wasit untuk sejumlah pertandingan Serie A.
Akibatnya, gelar juara musim 2004/2005 dicabut dan mereka tidak diakui sebagai kampiun musim 2005/2006. Sejumlah pemain penting seperti Zlatan Ibrahimovic dan Fabio Cannavaro memilih meninggalkan klub.
Meski demikian, Juventus hanya butuh satu musim untuk kembali ke Serie A. Mereka kemudian membangun ulang kekuatan dan mendominasi liga selama satu dekade berikutnya.
3. Rangers FC (2012)

Rangers mengalami kebangkrutan parah akibat utang pajak dan beban finansial yang tak tertanggulangi. Klub akhirnya dibubarkan dan dibentuk ulang sebagai entitas baru bernama The Rangers Football Club.
Mereka tidak diizinkan bermain di kasta tertinggi dan harus memulai kembali dari divisi keempat Liga Skotlandia. Situasi ini membuat klub kehilangan banyak pemain dan sponsor.
Namun, Rangers menunjukkan ketangguhan dengan meraih promosi beruntun dalam empat musim. Kini mereka kembali menjadi kekuatan besar di Skotlandia dan tampil rutin di kompetisi Eropa.
4. Olympique Marseille (1994)

Marseille terlibat dalam skandal suap terhadap pemain Valenciennes pada musim 1992/1993, tak lama setelah menjuarai Liga Champions. Presiden klub, Bernard Tapie, terbukti melakukan pengaturan skor.
Akibatnya, gelar Ligue 1 musim itu dicabut dan Marseille dilarang tampil di kompetisi Eropa. Klub juga dijatuhi sanksi degradasi ke Ligue 2 pada musim berikutnya.
Skandal ini membuat Marseille kehilangan sejumlah pemain kunci. Mereka butuh waktu cukup lama untuk kembali bersaing di level tertinggi sepak bola Prancis.
5. Parma (2015)

Parma terdegradasi ke Serie D pada 2015 setelah dinyatakan bangkrut akibat utang yang menumpuk. Klub tidak mampu membayar gaji pemain dan akhirnya dinyatakan pailit oleh pengadilan.
Federasi Sepak Bola Italia menolak memberikan lisensi, sehingga Parma harus memulai kembali dari divisi keempat. Nama dan struktur klub pun diubah, dengan manajemen baru yang membangun ulang fondasi keuangan.
Kisah kebangkitan Parma begitu menginspirasi, karena mereka berhasil promosi tiga musim berturut-turut. Pada 2018, Parma kembali ke Serie A dan mendapat simpati luas dari dunia sepak bola.
6. Fiorentina (2002)

Fiorentina mengalami krisis keuangan yang membuat mereka tidak memenuhi syarat tampil di Serie B. Klub pun dibubarkan dan dibentuk ulang dengan nama Florentia Viola.
Mereka harus memulai kembali dari Serie C2, divisi keempat dalam sistem liga Italia—penurunan drastis untuk klub sebesar Fiorentina. Namun, berkat intervensi federasi, mereka mendapat promosi langsung ke Serie B setahun kemudian.
Pada 2004, nama “AC Fiorentina” kembali digunakan secara resmi. Klub ini pun berhasil kembali ke Serie A dan perlahan membangun ulang identitasnya di kancah sepak bola Italia.
7. Elche (2015)

Elche dijatuhi sanksi degradasi ke Segunda Division oleh otoritas La Liga pada 2015. Hukuman tersebut dijatuhkan karena klub gagal melunasi utang dan melanggar regulasi pengelolaan keuangan.
Secara performa, Elche sebenarnya berhasil bertahan di La Liga musim itu. Namun, mereka kehilangan lisensi sebagai klub profesional, dan posisinya digantikan oleh Eibar.
Klub asal Valencia itu baru kembali promosi ke La Liga pada musim 2020/2021. Mereka finis di peringkat keenam Segunda División 2019/2020 dan lolos lewat jalur play-off.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Liverpool vs Atletico Madrid: Dominik Szoboszlai
Liga Champions 10 September 2026, 04:17
-
Hasil Liverpool vs Atletico Madrid: Comeback Sempurna The Reds di Anfield!
Liga Champions 10 September 2026, 03:55
-
Man of the Match Barcelona vs Feyenoord: Raphinha
Liga Champions 10 September 2026, 02:32
-
Hasil Barcelona vs Feyenoord: Performa Bintang 5 Bawa Blaugrana ke Puncak!
Liga Champions 10 September 2026, 02:23
LATEST UPDATE
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Manchester United vs Sabah 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:43
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Como vs Leipzig 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:33
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Slavia Praha vs Lens 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:28
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Bayern vs Bodo/Glimt 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:16
-
Kapan John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026?
Tim Nasional 10 September 2026, 22:12
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: PSV vs Shakhtar 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:35
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Fenerbahce vs Roma 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:23
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Bhayangkara FC 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:43
-
Prediksi BRI Super League: Garudayaksa vs Persik 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:18
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 18:05 -
KapanLagi Pensi Bareng 2026 Dimulai, SMAN 3 Jakarta Jadi Sekolah Pertama
Lain Lain 10 September 2026, 17:25
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




