3 Faktor yang Bisa Mengantar Persib Bangkit dan Remontada Lawan Ratchaburi: Berharap Magis Stadion GBLA
Asad Arifin | 16 Februari 2026 21:53
Bola.net - Persib Bandung menelan hasil pahit pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026. Bertandang ke markas Ratchaburi FC, Pangeran Biru takluk 0-3 pada laga yang digelar Rabu (11/2/2026) malam WIB.
Dua gol Pedro Tana dan satu tambahan dari Gabriel Kupa membuat wakil Thailand berada di atas angin. Persib pulang dengan beban berat dan pekerjaan rumah besar jelang leg kedua.
Situasi tersebut menempatkan Maung Bandung dalam posisi sulit. Untuk melangkah ke perempat final, Persib wajib menang dengan selisih empat gol pada pertemuan kedua.
Leg kedua akan dimainkan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Rabu (18/2/2026). Di atas kertas, tantangan itu berat. Namun sepak bola kerap menghadirkan cerita yang melampaui logika.
Berikut adalah tiga alasan yang membuat Persib Bandung bisa melakukan comeback spesial tengah pekan nanti.
Punya Bobotoh dan Rekor Kandang

Faktor pertama adalah kekuatan tribun. Bobotoh diprediksi memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api dan menciptakan atmosfer yang menggetarkan.
Dukungan penuh dari suporter bukan sekadar ornamen. Energi dari tribun kerap menjadi bahan bakar tambahan bagi pemain di lapangan, terutama dalam laga hidup-mati.
Tekanan psikologis juga bisa berbalik menghantam tim tamu. Bermain di tengah sorakan puluhan ribu pendukung lawan bukan perkara mudah bagi siapa pun.
Menarik dinantikan apakah akan ada koreografi spesial dari Bobotoh. Dalam laga-laga krusial, kreativitas dan militansi mereka sering menjadi pembeda.
Para Pemain Baru Semakin Nyetel

Alasan kedua terletak pada proses adaptasi skuad. Pemain-pemain anyar yang direkrut pada Januari 2026 kini memiliki waktu lebih panjang untuk memahami skema racikan Bojan Hodak.
Pada leg pertama, Sergio Castel sempat menghadirkan ancaman ke pertahanan Ratchaburi. Meski demikian, koordinasinya dengan rekan-rekan setim belum sepenuhnya padu.
Dengan waktu persiapan tambahan, potensi kolaborasi antarlini diyakini akan lebih cair. Pemahaman taktik dan chemistry menjadi elemen krusial dalam upaya mengejar defisit agregat.
Di sisi lain, Layvin Kurzawa tetap menyimpan kapasitas untuk menjadi pembeda. Pengalaman dan kualitasnya, meski tak lagi muda dan pernah diganggu cedera, bisa menjadi kartu truf pada leg penentuan.
Momen yang Sering Terjadi

Tertinggal tiga gol bukan akhir dari segalanya. Sepak bola telah berkali-kali membuktikan bahwa defisit besar masih bisa dibalik dalam 90 menit berikutnya.
Contoh paling ikonik datang dari Liga Champions 2016/2017. Barcelona kalah 0-4 dari Paris Saint-Germain di leg pertama, tetapi membalas dengan kemenangan 6-1 pada leg kedua.
Persib sendiri pernah merasakan momen kebangkitan di fase grup ACL 2 musim ini. Sempat tertinggal 0-2 dari Selangor FC, mereka bangkit dan menang 3-2.
Sejarah, atmosfer kandang, dan progres performa menjadi kombinasi harapan. Kini, pertanyaannya bukan sekadar mungkin atau tidak, melainkan seberapa besar keyakinan Persib untuk menulis babak baru di GBLA.
Sumber: Bola.com/Hery Kurniawan
Baca Ini Juga:
Umuh Muchtar Yakin Persib Bisa Remontada atas Ratchaburi FC di AFC Champions League 2025/2026
Misi Remontada Persib di AFC Champions League 2: Tetap Percaya Diri Jelang Leg ke-2 Hadapi Ratchaburi
Media Thailand Laporkan Adanya Gesekan Antara Suporter Ratchaburi FC Dengan Persib Bandung
Ratchaburi vs Persib Bandung: Bojan Hodak Ungkap Penyebab Kekalahan Telak Maung Bandung
Jadwal Pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026, 13-16 Februari 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

