4 Pemain Kunci Arema FC di Bawah Kendali Mario Gomez
Aga Deta | 29 Januari 2020 09:43
Bola.net - Arema FC melakukan perombakan besar-besaran untuk menghadapi musim 2020. Banyak pemain yang sudah dilepas atas permintaan sang pelatih baru, Mario Gomez.
Arema FC saat ini sudah mengikat kontrak 26 pemain. Tiga pemain asing baru akan datang pada tengah pekan ini setelah mencapai kata sepakat dengan manajemen tim berjulukan Singo Edan itu.
Kendati belum komplet, sudah terlihat siapa saja pemain yang akan menjadi poros permainan Arema FC pada musim 2020. Selama menjalani pemusatan latihan di Kusuma Agro Wisata, Kota Batu, para pemain sudah diproyeksikan untuk masuk skuat inti.
Bahkan dalam laga uji coba menghadapi tim lokal, Bintang Semeru FC, Mario Gomez sudah memperlihatkan dengan jelas siapa saja pemain yang diproyeksinya untuk menjadi kunci dalam permainan Arema FC.
Berikut ini 4 pemain Arema FC yang akan menjadi poros permainan tim di bawah kendali Mario Gomez seperti dilansir Bola.com.
Hendro Siswanto
Sejak bergabung bersama Arema FC pada musim 2012, Hendro masih bertahan hingga saat ini. Dia menjadi satu di antara beberapa pemain Arema dengan fisik prima.
Meskipun usianya akan segera memasuki 30 tahun, Hendro jadi pemain kunci di lini tengah Singo Edan. Sebagai gelandang bertahan, dia punya kemampuan komplet. Selain kekuatan fisik dan daya jelajahnya tinggi, dia punya skill bagus.
Musim ini diprediksi Hendro tetap jadi pilihan utama di posisi idealnya, gelandang bertahan. Selama persiapan dan latihan fisik, dia bisa melahapnya dengan mudah.
Sebenarnya Arema punya deretan gelandang muda, seperti Hanif Sjahbandi, Jayus Hariono, dan Vikrian Akbar. Namun, Hendro masih jadi pilihan utama. Apalagi pengalamannya kini tentu jadi nilai lebih.
Pada musim 2019, Hendro tampil dalam 29 pertandingan. Semua laga itu dijalaninya sebagai starter. Hal tersebut sudah menjadi bukti pentingnya peran Hendro. Mario Gomez pun menyukai dengan karakter pemain seperti Hendro. Meski tak muda lagi, dia masih bisa bekerja keras di lapangan.
Oh In-kyun
Oh In-kyun merupakan pemain asing pertama yang diminta Gomez kepada manajemen Arema FC. Pemain Korea Selatan ini tergolong uzur. Usianya tahun ini sudah 35 tahun, tapi In-kyun bisa menjawab keraguan suporter.
Sepekan lebih persiapan dengan Arema, In-Kyun terlihat dominan. Bukan hanya saat latihan fisik, tapi juga sesi gim dan uji coba.
Mantan pemain Persib Bandung ini jadi gelandang yang bisa menyerang maupun bertahan. Selain fisiknya masih terjaga, yang paling terlihat adalah akurasi umpan dan tembakannya.
In-kyun akan diberikan tugas sebagai pengatur irama permainan. Ketika lini depan buntu, dia jadi senjata dengan tendangan keras dari jarak jauh yang sudah diperlihatkan dalam latihan.
In-kyun ternyata sudah diminati Arema sejak musim lalu. Dia bisa jadi solusi gelandang yang bisa bertahan dan menyerang sama baiknya. Karakter bermainnya juga energik. In-kyun dirasa pas menggantikan posisi Takafumi Akahoshi yang musim lalu dinilai kurang agresif.
Dendi Santoso
Pemain yang menjadi one man club Arema FC. Sejak junior hingga saat ini, Dendi masih berada di Arema. Sebagai pemain asli Malang, dia akan tetap dipercaya Mario Gomez mengisi sektor sayap kanan.
Meski sudah tidak secepat beberapa tahun lalu, Dendi punya nilai lebih sebagai pemain sayap. Tenang dan punya akurasi umpan bagus. Terkadang, dia juga bisa digeser ke tengah sebagai gelandang serang.
Musim lalu, Dendi selalu jadi pilihan utama dalam 29 pertandingan dan menyumbangkan 4 gol. Meski Arema mendatangkan winger muda seperti Mariando Djonak, Pandi Lestaluhu dan Kushedya Hari Yudo, satu sektor sayap tetap jadi milik Dendi.
Apalagi musim lalu dia sempat dipanggil ke Timnas Indonesia. Artinya, Dendi merupakan pemain sayap terbaik di Indonesia.
Bagas Adi Nugroho
Bagas Adi Nugroho jadi rekrutan baru Arema FC, tapi juga merupakan wajah lama bagi Aremania. Bagas Adi sempat memperkuat Singo Edan pada musim 2017 dan 2018.
Kini dia kembali setelah merantau semusim bersama Bhayangkara FC. Bagas jadi solusi rapuhnya lini belakang musim lalu. Dia juga simbol regenerasi pertahanan Arema karena usianya kini masih 22 tahun.
Musim lalu dia hanya main dalam 6 pertandingan saja. Maklum dia harus fokus bersama agenda panjang Timnas Indonesia U-22 karena dia pilihan utama lini belakang Timnas Indonesia yang bisa turun sebagai stoper maupun bek kiri.
Meski masih muda, Bagas dikenal sangat tenang di lapangan hijau. Musim ini diprediksi menjadi musim terbaiknya karena dia bermain bagus dengan Timnas Indonesia.
Kebetulan musim ini Arema baru cuci gudang posisi stoper, tidak ada stoper senior seperti Hamka Hamzah atau Purwaka Yudi seperti ketika dia masih membela Arema pada musim 2018 silam. Otomatis kesempatan main akan lebih terbuka.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Iwan Setiawan/Editor Benediktus Gerendo Pradigdo
Published: 28 Januari 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Borneo FC vs Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 17:00
-
Link Live Streaming PSIM vs Persita di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:19
-
Link Live Streaming Persik Kediri vs Dewa United di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:13
-
Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Persebaya di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:07
-
Jadwal BRI Super League 2026/27: Menjelang Pertandingan Persib vs PSM di Vidio
Bola Indonesia 5 September 2026, 07:58
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

