5 Efek Negatif Ditundanya Shopee Liga 1: Indonesia Bisa Batal jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20
Ari Prayoga | 2 Oktober 2020 16:25
Bola.net - PSSI dan PT Liga Indonesia Baru menjadikan Piala Dunia U-20 2021 sebagai salah satu alasan untuk menggulirkan kembali Shopee Liga 1 2020 mulai 1 Oktober kemarin.
Namun, rencana ini akhirnya batal terwujud beberapa hari sebelum liga diputar kembali karena pihak Kepolisian tidak memberikan izin keramaian untuk Liga 1 dan Liga 2.
Polri menganggap kasus COVID-19 di Indonesia masih tinggi. Kemudian Polri juga sudah mengeluarkan makluman dan penegasan tidak mengeluarkan izin keramaian di semua tingkatan.
"PSSI menghormati dan memahami keputusan Polri yang belum mengizinkan kompetisi. Tentunya pertimbangan keamanan, keselamatan dan kemanusiaan paling utama," kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.
Adanya penundaan Shopee Liga 1 2020 dan Liga 2 bukan hanya berdampak negatif pada pemain, pelatih, dan klub. Namun, penundaan ini juga bakal berdampak kerugian pada Indonesia secara keseluruhan.
Lantas, apa saja dampak negatif dari penundaan tersebut? Berikut ini lima dampak negatif yang akan terjadi akibat penundaan Shopee Liga 1 2020 dan Liga 2 menurut Bola.net.
Jadwal Berantakan
Mundurnya penyelenggaraan Shopee Liga 1 2020 membuat jadwal pertandingan yang sudah disusun kembali berantakan. Selain itu, berakhirnya kompetisi juga harus mundur satu bulan.
Jika kompetisi digelar pada November, maka musim ini akan berakhir pada Maret. Ini menjadi kesempatan terakhir buat PSSI dan PT LIB.
"PSSI memohon kompetisi hanya ditunda selama sebulan. Sebab, jika Shopee Liga 1 digelar pada November 2020, maka akan selesai pada Maret 2021. Sehingga masih ada jeda waktu," ujar Mochamad Iriawan.
Namun, jika kembali mengalami penundaan besar kemungkinan kompetisi bakal dibatalkan secara total. Sebab, hal itu bakal mengganggu jadwal lainnya yang teramat padat di 2021.
"Jika dimulai pada Desember 2020, maka selesainya akan mundur juga. Pada April 2021, sudah memasuki bulan Ramadan. Lalu Mei-Juni 2021 ada Piala Dunia U-20 2021. Sehingga kompetisi selanjutnya hanya bisa dimulai pada Agustus 2021," tegas Iriawan.
Klub Ditinggal Pemain Asing
Sejauh ini sudah 11 pemain asing yang memilih mundur dari klub Shopee Liga 1 2020. Keputusan tersebut diambil dengan berbagai alasan seperti tak ada sepakat dalam renegosiasi kontrak hingga faktor keamanan akan COVID-19.
Persita Tangerang contohnya yang ditinggal satu pemain jelang kompetisi bergulir. Klub berjuluk Pendekar Cisadane itu mengklaim tak akan menambah pemain asing baru, melainkan akan memanfaatkan sumber daya yang ada.
"Kami tentu sangat kehilangan sosok Mateo di lapangan. Akan tetapi, kami tidak ada rencana untuk menggantikan Mateo. Sementara ini kami akan memaksimalkan pemain yang ada untuk bisa mengisi posisi yang ditinggalkan Mateo," kata manajer Persija, I Nyoman Suryanthara beberapa waktu lalu.
Adanya penundaan jadwal kompetisi bisa membuat para pemain asing yang tersisa berpikir ulang. Hal ini menjadi bukti Indonesia belum sepenuhnya aman dari COVID-19 untuk menggelar pertandingan.
Banyaknya pemain asing yang hengkang bakal berdampak buruk pada atmosfer kompetisi. Situasi itu akan mengurangi nilai kompetitif dan level dari Shopee Liga 1 2020 sebagai kompetisi elite Indonesia.
Klub Dihantui Kerugian
Penundaan Shopee Liga 1 2020 yang sangat mendadak membuat klub peserta dihantui kerugian. Apalagi sudah ada klub, khususnya yang berada dari luar Jawa, menggelar persiapan.
Mereka adalah Persiraja Banda Aceh, PSM Makassar, Barito Putera, Bali United, dan Persipura Jayapura. Mereka sudah mengeluarkan tiket pesawat, akomodasi, hingga berbagai pengeluaran lainnya.
"Kami sudah di Yogyakarta dan apa yang harus kami lakukan? Kami jadi bingung. Selain itu, menyangkut pengeluaran klub harus bagaimana ini? Kompensasinya apa? Kami jadi susah," kata Rahmat kepada Bola.com, Selasa (29/9/2020)
Penundaan Shopee Liga 1 2020 ke November membuat klub harus tetap membayar gaji pemain. Hal ini juga membuat mereka berpotensi harus melakukan renegosiasi kontrak dengan pemain.
Timnas Indonesia U-19 Terganggu
Para pemain Timnas Indonesia U-19 yang akan tampil di Piala Dunia U-20 2021 sejatinya akan ditempa dalam kompetisi. PSSI dan PT LIB sengaja mengeluarkan regulasi pemain U-20.
Setiap klub peserta diwajibkan memasukkan pemain U-20 ke daftar susunan pemain. Artinya, peluang para pemain muda untuk bermain di kompetisi elite semakin terbuka lebar.
Dengan adanya mental berkompetisi, pelatih Shin Tae-yong lebih muda untuk mencari pemain yang tepat. Namun, adanya penundaan ini tentu saja bakal berpengaruh pada persiapan Timnas U-19.
Status Tuan Rumah Terancam
Adanya penundaan kembali Shopee Liga 1 2020 bisa membawa pengaruh pada status tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. FIFA bisa saja meninjau ulang penunjukan Indonesia sebagai penyelenggara.
Piala Dunia U-20 2021 merupakan event akbar yang membutuhkan persiapan matang dan situasi yang aman. Adanya penundaan ini bisa saja membuat FIFA menilai Indonesia belum siap menggelar Piala Dunia U-20 2021 karena masih berjuang memerangi pandemi Covid-19.
Jika FIFA memutuskan untuk mengalihkan status tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 tentu saja menjadi kerugian buat Indonesia. Apalagi Pemerintah sudah mengeluarkan banyak biaya untuk pemugaran venue hingga persiapan Timnas Indonesia U-19.
"Kalau sudah seperti itu, kasihan semua masyarakat di Indonesia yang hilang kesempatan untuk menonton langsung Piala Dunia. Timnas Indonesia U-19 juga pasti punya peluang lebih besar ketika bermain di negara sendiri," ucap pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco.
Disadur dari: Bola.com (Zulfirdaus Harahap, Aning Jati)
Dipublikasi: 2 Oktober 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Borneo FC vs Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 17:00
-
Link Live Streaming PSIM vs Persita di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:19
-
Link Live Streaming Persik Kediri vs Dewa United di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:13
-
Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Persebaya di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:07
-
Jadwal BRI Super League 2026/27: Menjelang Pertandingan Persib vs PSM di Vidio
Bola Indonesia 5 September 2026, 07:58
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
