Erick Thohir Jawab Lugas Tuduhan Media Malaysia yang Menyebutnya Sebagai Pelapor Kasus Naturalisasi ke FIFA: Kelasnya Tidak di Situ Inbox Summarize th

Bola.net - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir membantah tudingan media Malaysia, Mynewshub yang menyebut dirinya sebagai pihak di balik laporan kepada FIFA terkait kasus naturalisasi Malaysia. Ia menegaskan kabar tersebut tidak benar.
Sebelumnya, Mynewshub menurunkan laporan yang menyebut Erick Thohir berperan membawa aduan mengenai kelayakan tujuh pemain naturalisasi Malaysia ke FIFA. Laporan itu mengutip sumber dari Amerika Latin yang disebut berada di lingkungan FIFA.
Dalam pemberitaan tersebut, Erick Thohir dituding menggerakkan pihak lain untuk menyampaikan keluhan secara tidak langsung. Disebutkan pula bahwa dokumen yang digunakan dalam pengaduan berasal dari orang suruhan Erick Thohir.
Media itu juga mengaitkan laporan tersebut dengan pernyataan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang sebelumnya menyebut Vietnam sebagai pihak yang mengajukan keluhan resmi. Namun, sumber yang dikutip Mynewshub mengklaim ada peran kepemimpinan tertinggi PSSI di balik proses tersebut.
Menjawab dengan Lugas

Menanggapi tudingan itu, Erick Thohir memberikan jawaban singkat dan tegas. Ia menyatakan tidak ada intervensi yang dilakukan terhadap perkembangan sepak bola negara lain.
"Ya, tadi kan saya sudah bilang secara halus. Saya rasa, buat apa kita mengintervensi kemajuan negara lain, sedangkan kita membutuhkan kita bersaing antara negara Asia Tenggara ataupun tingkatannya kita dan negara-negara Asia. Jadi, saya minta maaf, kelasnya enggak di situ gitu," ujar Erick Thohir kepada wartawan.
Erick Thohir menambahkan bahwa fokus PSSI adalah mendorong peningkatan kualitas persaingan di kawasan. Ia menyebut kemajuan sepak bola Asia Tenggara dan Asia menjadi kepentingan bersama.
"Justru kita mendorong, bagaimana persaingan itu terus ditingkatkan eh di negara-negara tentu di Asia Tenggara dan Asia. Makanya kita sendiri bisa meningkatkan kualitas kita," katanya.
Fokus ke Peningkatan Level
Menurutnya, peningkatan level permainan menjadi kebutuhan agar tidak tertinggal dari kawasan lain. Ia menyinggung pentingnya daya saing di level global.
"Karena kalau sepak bola kita tidak meningkat, ya tentu kita akan terus kalah dari Eropa ataupun Afrika," tutur Erick Thohir.
Saat kembali ditanya mengenai tudingan tersebut, Erick Thohir menjawab lugas. Ia memastikan kabar yang beredar tidak sesuai fakta.
"Iya tidak benar pastinya," imbuhnya.
Jangan Lewatkan!
Advertisement
Berita Terkait
-
Voli 21 Februari 2026 11:13Hasil Race 1 WorldSSP Australia 2026: Aldi Satya Mahendra Sabet Poin, Jaume Masia Menang
LATEST UPDATE
-
Otomotif 21 Februari 2026 12:43 -
Bola Indonesia 21 Februari 2026 11:51 -
Liga Inggris 21 Februari 2026 11:48 -
Bola Indonesia 21 Februari 2026 11:35 -
Otomotif 21 Februari 2026 11:25 -
Voli 21 Februari 2026 11:13
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 21 Februari 2026 05:59 -
tim nasional 21 Februari 2026 05:50 -
tim nasional 21 Februari 2026 05:44 -
tim nasional 20 Februari 2026 03:55 -
tim nasional 20 Februari 2026 03:28 -
tim nasional 19 Februari 2026 12:55
MOST VIEWED
- Terjun ke FIFA Series 2026, Ini 4 Amunisi Baru yang Bisa Dicoba John Herdman di Timnas Indonesia
- Sendirian di Panggung Elite Asia: Sandy Walsh jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di 16 Besar ACL Elite
- Jelang FIFA Series, Cerita Pelatih Bulgaria Pernah 3 Tahun di Indonesia: Sepak Bola Adalah Agama, 5 Ribu Orang Bisa Datang ke Latihan
- Kilas Balik Drama Penutup Era Sumardji Sebagai Manajer Timnas Indonesia: Dari Emas SEA Games hingga Sanksi Berat FIFA
HIGHLIGHT
- 7 Klub Tujuan Cristian Romero Jika Hengkang dari T...
- Starting XI Pemain Gratisan Siap Direkrut: Dari Se...
- 7 Pemain Italia di Manchester United: Akankah Sand...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508871/original/030086200_1771630473-CEO_Prabowo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508868/original/022463100_1771630421-Prabowo_Bertemu_CEO.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5379847/original/008231100_1760397382-Prabowo_dan_Trump_di_KTT_Perdamaian_untu_Gaza.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4403885/original/003081900_1682093881-Pemain_dengan_Gaji_Tertinggi_di_Liga_Spanyol_2023__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5382314/original/023006700_1760577182-WhatsApp_Image_2025-10-15_at_23.02.34.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5446352/original/057757300_1765879580-Liverpool_s_Dominik_Szoboszlai_is_tackled_by_Inter_Milan_s_Alessandro_Bastoni.jpg)
