5 Fakta Pekan ke-16 BRI Super League: Persib Tergelincir, Borneo FC Kudeta Puncak, Kartu Merah Rafael Struick
Afdholud Dzikry | 6 Januari 2026 08:46
Bola.net - Pekan ke-16 BRI Super League 2025/2026 menyajikan drama perebutan takhta yang semakin memanas. Sembilan pertandingan yang digelar sepanjang 3-5 Januari 2026 menghadirkan pergeseran krusial di papan atas klasemen BRI Super League.
Borneo FC kembali mengambil alih posisi puncak setelah rival-rival terdekatnya tergelincir. Persaingan di jalur juara pun kembali menjadi kejar-kejaran sengit yang sulit ditebak.
Tak hanya soal perebutan gelar, pekan ini juga diwarnai aksi para pemain lokal yang mulai unjuk gigi di tengah dominasi legiun asing. Namun, sorotan juga tertuju pada insiden kartu merah yang menimpa dua pemain berlabel Timnas Indonesia.
Di papan bawah, nasib miris dialami dua tim asal Jawa Tengah yang semakin terbenam di zona degradasi. Sementara itu, debut kembalinya Milomir Seslija masih belum membuahkan hasil manis bagi Persis Solo.
Bola.net merangkum lima fakta menarik dari pekan ke-16 yang penuh warna ini. Berikut ulasan lengkapnya:
Pesut Etam Kembali Berkuasa

Borneo FC sukses memanfaatkan momentum untuk kembali ke singgasana. Kemenangan 2-1 atas PSM Makassar pada Sabtu (3/1/2026) menjadi kunci keberhasilan mereka mengkudeta posisi puncak.
Brace dari Joel Vinicius memastikan tambahan tiga poin krusial bagi Pesut Etam. Kini mereka memimpin klasemen dengan koleksi 37 poin, unggul tipis dari para pesaingnya.
Sebaliknya, Persib Bandung harus rela turun ke peringkat ketiga setelah hanya bermain imbang 1-1 di kandang Persik Kediri. Hasil ini membuat Maung Bandung mengoleksi 35 poin, tertinggal dari Persija Jakarta yang mengintai di posisi kedua dengan 36 poin.
Kartu Merah Struick dan Saddil

Pekan ini juga diwarnai insiden pengusiran dua penggawa berlabel Timnas Indonesia. Rafael Struick harus diganjar kartu merah saat Dewa United bertandang ke markas Bhayangkara FC.
Striker muda itu diusir wasit Asep Yandis di masa injury time setelah menendang bola ke arah Ilija Spasojevic yang sedang terjatuh. Situasi ini cukup ironis bagi Struick, karena ia belum mencetak satu pun gol musim ini di liga namun justru sudah mengoleksi kartu merah.
Nasib serupa dialami Saddil Ramdani bersama Persib Bandung. Setelah mencetak gol, ia justru harus meninggalkan lapangan lebih cepat pada menit ke-81 akibat menerima kartu kuning kedua setelah melanggar Yusuf Meilana.
Panggung Pemain Lokal

Meski pemain asing masih mendominasi, pekan ke-16 menjadi panggung pembuktian bagi talenta lokal. Duo muda Persija, Arlyansyah Abdulmanan dan Aditya Warman, tampil sebagai penentu kemenangan Macan Kemayoran atas Persijap Jepara.
Di laga lain, Yakob Sayuri dan Frets Butuan turut menyumbang gol dalam pesta enam gol Malut United ke gawang PSBS Biak. Bek Bali United, Kadek Agung, juga tak mau kalah dengan mencetak gol tunggal kemenangan timnya atas Arema FC.
Saddil Ramdani, terlepas dari kartu merahnya, tetap mencatatkan namanya di papan skor untuk Persib. Fenomena ini membuktikan bahwa pemain lokal masih punya peran vital dalam menentukan hasil akhir pertandingan di tengah gempuran pemain asing.
Duo Jawa Tengah Sekarat
Kondisi memprihatinkan dialami dua wakil Jawa Tengah, Persis Solo dan Persijap Jepara. Keduanya kini terdampar di dasar klasemen dan menjadi kandidat kuat degradasi jika tidak segera bangkit.
Persis Solo semakin terpuruk usai dihajar Persita Tangerang 1-3 di kandang sendiri. Ini menjadi kekalahan ke-11 Laskar Sambernyawa sepanjang musim ini berjalan.
Catatan statistik mereka sangat miris, di mana Gervane Kastaneer dkk. baru menang sekali, yakni saat melawan Madura United di pekan pertama. Setelah itu, mereka puasa kemenangan dengan empat hasil imbang dan sebelas kekalahan.
Milo Masih Puasa Kemenangan
Kembalinya Milomir Seslija ke kursi pelatih Persis Solo belum memberikan dampak instan yang diharapkan. Pelatih asal Bosnia itu masih mencari kemenangan perdananya bersama Laskar Sambernyawa.
Dalam tiga laga yang telah dipimpinnya menggantikan Peter de Roo, Milo selalu menelan kekalahan pahit. Tim asuhannya dihajar Dewa United 1-5, takluk 1-2 dari Persik, dan terkini dipermalukan Persita 1-3 di Manahan.
Ujian berat kembali menanti Milo pekan depan. Ia akan memimpin timnya dalam duel hidup mati melawan sesama penghuni zona degradasi, Semen Padang, yang perlahan mulai menjauh dari zona merah.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58










