6 Kiper Top yang Jadi Cadangan di Liga 1 2022/2023: Pernah Berjaya, Kini Terkikis Usia!
Asad Arifin | 19 Oktober 2022 15:32
Bola.net - Sejumlah kiper dengan nama besar tidak mendapat tempat utama di klubnya pada Liga 1 2022/2023. Salah satu alasannya adalah faktor usia. Mereka kalah bersaing dengan pemain yang usianya lebih muda.
Setiap kiper selalu berlatih keras agar mendapat banyak jatah menit bermain di kompetisi. Jam terbang ini sangat penting sebagai alat 'menjual diri' pada musim berikutnya.
Bak seleksi alam dan putaran roda kehidupan. Setiap masa selalu ada pergeseran peran. Kiper gaek pelan-pelan akan digeser oleh sosok-sosok muda yang lebih bugar dan trengginas.
Berikut rangkuman terkait enam kiper tua yang posisinya mulai tersisih dari persaingan di klub Liga 1 musim ini. Siapa saja mereka? Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Fakhrurrazi Quba

Kiper asal Aceh ini menjadi rekrutmen pertama Madura United di pos palang pintu terakhir. Menit bermain Quba di Persiraja Banda Aceh pada musim 2021/2022 sebanyak 20 pertandingan jadi pertimbangan klub asal Pulau Garam ini.
Namun, kehadiran Miswar Saputra, sesama kiper dari Aceh, membuat posisi Quba benar-benar terancam. Dari sebelas laga atau sebelum terjadi Tragedi Kanjuruhan, Quba sama sekali belum pernah berdiri di bawah mistar.
Padahal kiper berusia 32 tahun ini tidak dalam kondisi cedera. Jatah kiper Laskar Sappe Kerrab pun lebih banyak diberikan kepada Miswar Saputra (7 kali main) dan Rendi Oscario (4 kali).
Muhammad Ridho

Nasib Muhammad Ridho nyaris sama dengan Quba. Sempat jadi tulang punggung Madura United dengan merumput sebanyak 18 kali pada musim lalu, kiper asal Pekalongan, Jawa Tengah, ini hanya berada di bawah bayang-bayang Nadeo Argawinata saat hijrah ke Bali United.
Ridho hanya dua kali mengawal gawang Serdadu Tridatu saat mengalahkan Persib 2-3 dan Persik 4-0. Itu pun karena Nadeo diganjar kartu merah dan wajib menjalani sanksi larangan tampil dalam satu pertandingan.
Kendati begitu, sejatinya Ridho bukan kalah bersaing dengan Nadeo. Pada awal musim, dia absen karena mengalami cedera jari tangan.
Wawan Hendrawan

Kepindahan Wawan Hendrawan ke tim promosi RANS Nusantara FC merupakan sebuah kejutan. Padahal sebelumnya di Bali United, dia bersaing ketat dengan Nadeo Argawinata untuk menjadi kiper utama. Itu terbukti dari 16 aksinya pada musim lalu.
Sosok yang dijuluki Spiderwan karena aksi akrobatiknya di bawah mistar ini berharap bisa jadi palang pintu utama di klub milik selebriti kondang, Raffi Ahmad ini. Namun, ternyata dia harus bersaing dengan Hilmansyah yang juga punya kualitas bagus sejak di PSM Makassar.
Total kiper berusia 39 tahun ini hanya bermain empat kali dari sebelas laga. Partai sisanya lebih banyak dikuasai Hilmansyah.
Dwi Kuswanto

Kiper asal Sidoarjo, Jawa Timur, ini sempat tak tergantikan di skuat Persela Lamongan pada musim lalu. Dia main sebanyak 24 kali. Meski Persela terdegradasi ke Liga 2, aksi ciamik Dwi Kuswanto membuat Borneo FC pun merekrutnya pada musim ini.
Dalam dua laga awal, Dwi Kuswanto tak masuk di lineup. Angga Saputra jadi pilihan utama saat itu. Namun, kekalahan 1-3 yang dialami oleh Borneo FC saat menghadapi Barito Putera di Banjarmasin, membuka peluang Dwi Kuswanto menggeser Angga Saputra.
Dalam enam pertandingan beruntun, kiper berusia 37 tahun ini selalu tampil. Kekalahan Borneo FC dari Persikabo 1973 dengan skor 2-3 membuat Dwi digeser lagi oleh Angga Saputra. Dia kembali tak masuk di dalam daftar susunan pemain pada tiga laga terakhir.
Ega Rizky dan Jandia Eka Putra

Hampir dua musim ini, garis takdir Ega Rizky kurang bagus di PSS. Sempat jadi pilihan terbaik di Liga 2 hingga musim pertama PSS Sleman di Liga 1, mantan kiper PSCS ini terpaksa harus menepi.
Cedera lutut membuat Ega Rizky kehilangan kesempatan membela Super Elang Jawa, sebutan PSS. Melihat kondisi ini, manajemen merekrut dua figur senior Muhammad Ridwan dan Jandia Eka Putra.
Seperti Ega Rizky, kesempatan Jandia Eka Putra juga kalah dari Muhammad Ridwan. Dia hanya bermain dua kali di PSS. Padahal di PSIS, Jandia Eka Putra beraksi sebanyak 23 kali.
Disadur dari Bola.com: Gatot Susetyo/Benediktus Gerendo, 19 Oktober 2022
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Shin Tae-yong Buka-bukaan Alasan Terima Pinangan Persija Jakarta
Bola Indonesia 8 Juni 2026, 13:26
LATEST UPDATE
-
Benjamin Sesko Masuk Radar Bayern, Manchester United Belum Berniat Melepas
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 14:57
-
Manchester United Mulai Dekati Bek Muda Newcastle
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 14:38
-
Danny Welbeck di Chelsea: Mentor Ideal untuk Joao Pedro
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 14:27
-
Sponsor Piala Presiden 2026 Tembus Rp70 Miliar, Nominal Hadiah Juara Bertambah
Bola Indonesia 2 Agustus 2026, 13:13
-
Piala Presiden 2026 Tak Cuma Sajikan Laga Seru, UMKM Ikut Panen Rezeki
Bola Indonesia 2 Agustus 2026, 12:53
-
Rating Piala Presiden 2026 Melonjak 15 Persen, Persebaya vs Persija Nomor Satu
Bola Indonesia 2 Agustus 2026, 12:49
-
Klasemen Piala AFF 2026 Grup A: Timnas Indonesia Berpeluang Gusur Singapura
Tim Nasional 2 Agustus 2026, 12:42
-
Timnas Indonesia Masih Unggul dari Vietnam, Ini Rekor Pertemuan Kedua Tim
Tim Nasional 2 Agustus 2026, 12:34
-
Timnas Indonesia Berbekal Dua Kemenangan, Pemain Kompak Tatap Vietnam
Tim Nasional 2 Agustus 2026, 12:30
-
Debut Langsung Cetak Gol, Mikel Arteta Sanjung Christos Tzolis
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 10:00
-
Arsenal Hajar Girona, Mikel Arteta Full Senyum!
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 09:30
-
Solid Selama Pra Musim, Mason Mount Siap Jadi Pembeda Bagi Manchester United
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 09:00
-
Manchester United Comeback Lawan Atletico Madrid, Michael Carrick: Mantap Betul!
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 08:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16









