7 Pemain Persib dengan Menit Bermain Tertinggi di Paruh Musim BRI Super League 2025/2026: Beckham Putra tak Masuk Daftar
Asad Arifin | 13 Januari 2026 18:37
Bola.net - Persib Bandung menutup paruh musim BRI Super League 2025/2026 dengan status juara. Konsistensi performa dalam 17 pertandingan menjadi pembeda utama tim asuhan Bojan Hodak dibanding para pesaingnya.
Sorotan publik kerap tertuju pada momen krusial, seperti gol Beckham Putra ke gawang Persija Jakarta di pekan ke-17. Gol tersebut memastikan Persib mengakhiri putaran pertama di puncak klasemen.
Namun, kontribusi besar Persib tidak hanya ditentukan oleh momen heroik semata. Ada pemain-pemain yang bekerja senyap, tampil reguler, dan menjadi fondasi permainan sepanjang paruh musim.
Menariknya, Beckham Putra justru tidak masuk dalam daftar pemain dengan menit bermain tertinggi. Dari total 17 laga, pemain 24 tahun itu hanya tampil dalam 12 pertandingan dengan catatan 770 menit bermain.
Uilliam Barros, Mesin Menit Bermain Persib

Uilliam Barros menjadi pemain dengan menit bermain paling banyak di skuad Persib Bandung pada putaran pertama. Ia tampil di seluruh 17 pertandingan dan mengoleksi total 1.448 menit bermain.
Kontribusinya tidak berhenti pada durasi tampil. Barros juga menjadi top skor Persib dengan tujuh gol serta menambahkan dua assist, sebuah catatan impresif bagi pemain yang kerap beroperasi sebagai winger kiri.
Teja Paku Alam dan Titik Balik Kariernya

Musim ini menjadi momen kebangkitan bagi Teja Paku Alam. Setelah lebih sering menjadi pelapis pada musim sebelumnya, kiper berusia 31 tahun itu kini dipercaya sebagai pilihan utama.
Teja telah mencatat 1.350 menit bermain dari 15 laga. Ia tampil konsisten dengan sembilan clean sheet dan hanya kebobolan delapan gol, serta belum pernah kebobolan saat Persib bermain di kandang.
Patricio Matricardi, Pilar Tenang di Jantung Pertahanan

Patricio Matricardi hanya absen satu kali dari total 17 pertandingan Persib di paruh musim. Ia mencatatkan 1.312 menit bermain dan menjadi figur sentral di lini belakang.
Menariknya, Matricardi tampil disiplin meski berposisi sebagai bek tengah. Dari 25 tekel yang ia lakukan, pemain asal Argentina ini belum sekalipun menerima kartu kuning maupun merah.
Eliano Reijnders dan Nilai Fleksibilitasnya

Eliano Reijnders sempat melewatkan tiga laga awal musim. Namun, setelah itu ia langsung menjadi bagian penting dari skema permainan Persib hingga mencatat 1.091 menit bermain.
Fleksibilitas menjadi nilai utama Eliano. Ia mampu menjalankan berbagai peran, mulai dari bek kanan, bek kiri, hingga gelandang tengah, sesuai kebutuhan taktik Bojan Hodak.
Julio Cesar, Konsistensi di Tengah Persaingan Ketat

Julio Cesar juga selalu tampil dalam 17 pertandingan Persib pada paruh musim, meski tidak semuanya dijalani sebagai starter. Total, ia mengoleksi 1.072 menit bermain.
Di tengah kehadiran nama besar seperti Federico Barba, Julio Cesar tetap dipercaya. Bek berusia 30 tahun ini unggul dalam duel udara dan kuat dalam situasi satu lawan satu.
Thom Haye dan Dampak Instan di Lini Tengah

Seperti Eliano, Thom Haye tidak tersedia pada tiga laga awal musim. Namun, setelah debutnya, ia langsung menjadi bagian penting di lini tengah Persib.
Dari 14 pertandingan, Thom Haye mencatat satu gol dan dua assist dengan total 1.022 menit bermain. Di luar statistik tersebut, pengaruhnya dalam distribusi bola dan pressing sangat terasa.
Marc Klok, Kapten yang Tetap Krusial

Marc Klok melengkapi daftar tujuh pemain dengan menit bermain terbanyak Persib pada paruh musim. Ia juga mencatat 1.022 menit bermain meski sempat absen karena kartu merah dan agenda lain.
Catatan tersebut menegaskan peran vital Klok sebagai kapten tim. Stabilitas, kepemimpinan, dan kemampuan distribusi bola membuatnya tetap menjadi figur sentral dalam permainan Persib Bandung.
Sumber statistik: Transfermarkt
Klasemen BRI Super League 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Bedah Peran Kunci Thom Haye Bersama Persib di Paruh Musim BRI Super League 2025/2026
- Catatan Spesial Uilliam Barros dan Julio Cesar: Selalu Bermain pada 17 Laga Awal Persib di BRI Super League 2025/2026
- Madura United Fokus Benahi Tim jelang Putaran Kedua BRI Super League 2025/26
- Marcos Santos Puji Kerja Keras Arema FC Usai Menang atas Persik Kediri
- Hasil Persijap vs Dewa United: Kalah 0-3, Laskar Kalinyamat 12 Laga Beruntun Tanpa Kemenangan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Maluku Manise! Shayne Pattynama Terhipnotis Keindahan Ternate: Sepotong Surga di Bumi
Bola Indonesia 27 Februari 2026, 11:05
-
Mantan Tangan Kanan Shin Tae-yong Gabung Persijap Jepara di BRI Super League
Bola Indonesia 27 Februari 2026, 08:13
LATEST UPDATE
-
Prediksi Le Havre vs PSG 1 Maret 2026
Liga Eropa Lain 28 Februari 2026, 03:05
-
Prediksi Inter vs Genoa 1 Maret 2026
Liga Italia 28 Februari 2026, 02:45
-
Prediksi Dortmund vs Bayern 1 Maret 2026
Bundesliga 28 Februari 2026, 00:30
-
Prediksi Leeds United vs Man City 1 Maret 2026
Liga Inggris 28 Februari 2026, 00:30
-
Prediksi Verona vs Napoli 1 Maret 2026
Liga Italia 28 Februari 2026, 00:00
-
Hasil PSBS Biak vs PSIM: Drama 6 Gol dan Akhir Paceklik Menang Laskar Mataram
Bola Indonesia 27 Februari 2026, 22:30
-
Siap Sapu Bersih! 10 Tim dan 40 Pembalap Yamaha Berambisi Dominasi Kejurnas 2026
Otomotif 27 Februari 2026, 21:02
-
Aldi Satya Mahendra Pimpin Gebrakan, Inilah Formasi Maut Yamaha Racing Indonesia 2026
Otomotif 27 Februari 2026, 20:33
-
Hasil Drawing 16 Besar UEFA Conference League 2025/2026
Liga Eropa UEFA 27 Februari 2026, 20:22
-
Real Madrid vs Manchester City dan Lahirnya Rivalitas Baru Eropa
Liga Champions 27 Februari 2026, 20:07
-
Ini Panduan Lengkap Nonton KLBB Festival 2026
Lain Lain 27 Februari 2026, 18:57
-
Bagan Babak 16 Besar Liga Champions: Siapa Lawan Siapa?
Liga Champions 27 Februari 2026, 18:46
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21






