Abaikan BOPI, PSSI Langsung Temui Kepolisian
Editor Bolanet | 5 Agustus 2015 12:34
- PSSI telah memastikan bakal kembali memutar kompetisi musim 2015/2016. Namun, tanpa melibatkan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).
Wakil Ketua Umum PSSI, Erwin Dwi Budiawan, mengatakan pihaknya langsung menghadap ke pihak Kepolisian. Menurutnya, PSSI sudah mempersiapkan rencana mendapatkan izin dari Kepolisian.
Kami akan membawa hasil putusan PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara) yang sebelumnya memenangkan PSSI dan meminta Menpora mencabut Surat Keputusan 17 April, ucapnya.
Dalam rapat Komite Eksekutif PSSI pun sudah dibahas. Di Undang-Undang tidak ada lewat BOPI, begitu juga di Peraturan Menteri. Undang-Undang mengatakan seperti itu. Kami akan menjelaskan ke kepolisian Undang-Undangnya seperti itu, imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Umum BOPI, Noor Aman, menegaskan jika ISL tidak dapat bergulir tanpa diverifikasi. Apalagi Persebaya Surabaya dan Arema Cronus bakal jadi pesertanya.
Lebih lanjut, Noor Aman menyebut surat rekomendasi dari BOPI sangat penting dan menjadi acuan bagi Kepolisian. Hal tersebut, berguna untuk mengeluarkan izin keramaian untuk menggelar pertandingan.
Kalau menurut aturan standar, seluruh kegiatan olahraga profesional harus ada permohonan rekomendasi. Jadi kalau dia sebagai kompetisi yang diikuti oleh ISL, proses tersebut harus dilalui harus melalui rekomendasi BOPI dahulu, tutur Noor Aman.
Ini karena rekomendasi BOPI akan jadi persyaratan Kepolisian untuk mengeluarkan izin keramaian. Namun sampai sekarang belum mengajukan permohonan rekomendasi kepada BOPI, pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Wakil Ketua Umum PSSI, Erwin Dwi Budiawan, mengatakan pihaknya langsung menghadap ke pihak Kepolisian. Menurutnya, PSSI sudah mempersiapkan rencana mendapatkan izin dari Kepolisian.
Kami akan membawa hasil putusan PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara) yang sebelumnya memenangkan PSSI dan meminta Menpora mencabut Surat Keputusan 17 April, ucapnya.
Dalam rapat Komite Eksekutif PSSI pun sudah dibahas. Di Undang-Undang tidak ada lewat BOPI, begitu juga di Peraturan Menteri. Undang-Undang mengatakan seperti itu. Kami akan menjelaskan ke kepolisian Undang-Undangnya seperti itu, imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Umum BOPI, Noor Aman, menegaskan jika ISL tidak dapat bergulir tanpa diverifikasi. Apalagi Persebaya Surabaya dan Arema Cronus bakal jadi pesertanya.
Lebih lanjut, Noor Aman menyebut surat rekomendasi dari BOPI sangat penting dan menjadi acuan bagi Kepolisian. Hal tersebut, berguna untuk mengeluarkan izin keramaian untuk menggelar pertandingan.
Kalau menurut aturan standar, seluruh kegiatan olahraga profesional harus ada permohonan rekomendasi. Jadi kalau dia sebagai kompetisi yang diikuti oleh ISL, proses tersebut harus dilalui harus melalui rekomendasi BOPI dahulu, tutur Noor Aman.
Ini karena rekomendasi BOPI akan jadi persyaratan Kepolisian untuk mengeluarkan izin keramaian. Namun sampai sekarang belum mengajukan permohonan rekomendasi kepada BOPI, pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Asian Games 2026: Aturan Baru Jegal Timnas Indonesia, PSSI Wajib Lobi AFC!
Tim Nasional 13 Februari 2026, 15:47
-
Timnas Indonesia U-23 Dikabarkan Terancam Absen di Asian Games 2026, Ini Respons PSSI
Tim Nasional 12 Februari 2026, 18:37
LATEST UPDATE
-
Bagaimana Nasib Rodrygo di Real Madrid usai Cedera Lutut Serius?
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:53
-
Real Madrid Mau Rekrut Vitinha? Lupakan Saja!
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:00
-
Hasil Persik vs PSBS Biak: Comeback Manis Macan Putih
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:41
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37

















