AFC Sarankan Agar PSSI Abaikan KPSI
Editor Bolanet | 19 Oktober 2012 20:16
- Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) kembali memberikan langkah positif kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam upaya memperbaiki kondisi sepak bola nasional.
Misalnya saja, AFC melalui Ketua Satuan Tugas (Satgas) AFC, Pangeran Abdullah, dan Sekretaris Jenderal AFC, Dato Alex Soosay, meminta supaya Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Halim Mahfudz untuk mengabaikan pelanggaran-pelanggaran yang telah dilakukan oleh Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) terkait pembentukan tim nasional Indonesia dan penggunaan Kop Surat PSSI untuk mengundang Kongres.
Kami diminta fokus untuk menyelesaikan konflik sepak bola nasional. Pelanggaran yang sudah dilakukan akan dicatat dan menjadi catatan hukum kami, ujar Halim.
Kami juga diminta untuk melanjutkan pembahasan mengenai pengembalian empat mantan anggota Komite Eksekutif. Kami akan mengirimkan undangan kepada mantan anggota Komite Eksekutif dan merapatkan di pertemuan informal, tambahnya.
Dikatakannya lagi, AFC sangat menghargai upaya dari PSSI yang terus melakukan langkah-langkah untuk menjaga kesatuan. Pasalnya, dalam rapat Komite gabungan/Joint Committee (JC) kedua di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (20/9), dibahas mengenai penggabungan kompetisi, pengembalian empat Komite Eksekutif (Exco), tim nasional Indonesia, Revisi Statuta PSSI, dan Kongres PSSI.
Mereka menghargai upaya PSSI untuk mencoba menyelesaikan konflik sepak bola. Ini semua untuk keutuhan sepak bola Indonesia, ujarnya. (esa/hsw)
Misalnya saja, AFC melalui Ketua Satuan Tugas (Satgas) AFC, Pangeran Abdullah, dan Sekretaris Jenderal AFC, Dato Alex Soosay, meminta supaya Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Halim Mahfudz untuk mengabaikan pelanggaran-pelanggaran yang telah dilakukan oleh Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) terkait pembentukan tim nasional Indonesia dan penggunaan Kop Surat PSSI untuk mengundang Kongres.
Kami diminta fokus untuk menyelesaikan konflik sepak bola nasional. Pelanggaran yang sudah dilakukan akan dicatat dan menjadi catatan hukum kami, ujar Halim.
Kami juga diminta untuk melanjutkan pembahasan mengenai pengembalian empat mantan anggota Komite Eksekutif. Kami akan mengirimkan undangan kepada mantan anggota Komite Eksekutif dan merapatkan di pertemuan informal, tambahnya.
Dikatakannya lagi, AFC sangat menghargai upaya dari PSSI yang terus melakukan langkah-langkah untuk menjaga kesatuan. Pasalnya, dalam rapat Komite gabungan/Joint Committee (JC) kedua di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (20/9), dibahas mengenai penggabungan kompetisi, pengembalian empat Komite Eksekutif (Exco), tim nasional Indonesia, Revisi Statuta PSSI, dan Kongres PSSI.
Mereka menghargai upaya PSSI untuk mencoba menyelesaikan konflik sepak bola. Ini semua untuk keutuhan sepak bola Indonesia, ujarnya. (esa/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Bali United vs Sabah FC: Tuan Rumah Kalah 1-2 dari Wakil Malaysia
Bola Indonesia 13 Agustus 2026, 21:27
-
Analisis Komposisi Ideal Lini Tengah Barcelona 2026/2027
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 21:12
-
India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia, Lebih Memilih Lawan Brasil
Tim Nasional 13 Agustus 2026, 20:04
-
Jadwal Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027, Start Kontra Borneo FC
Bola Indonesia 13 Agustus 2026, 17:37
-
Bruno Guimaraes Langsung Tunjukkan Karakter dan Kualitasnya Bersama Arsenal
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 17:25
-
Update eFootball 2027: Banyak Fitur Baru yang Menarik, Bisa Bikin Turnamen
Bolatainment 13 Agustus 2026, 16:48
-
Pertandingan Pertama Lionel Messi Setelah Sang Ayah Wafat
Bola Dunia Lainnya 13 Agustus 2026, 16:17
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59











