AFI Diminta Aktif Memantau Pemain
Editor Bolanet | 24 November 2014 17:32
- Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) diminta aktif dalam memantau pemain guna mengisi tim nasional Indonesia. Sehingga, dapat terjadi regenerasi atlet yang baik.
Yohanes Indra, Direktur Operasional PT Cataluna Sportindo -penyelenggara Turnamen Kit Futsalismo- menuturkan jika pemantauan tidak hanya bertujuan memperoleh pemain untuk memperkuat Timnas Indonesia, melainkan klub-klub profesional.
Dilanjutkannya, Indonesia banyak memiliki bibit-bibit potensial yang siap dikembangkan. Karena itu, butuh peran aktif Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia, dalam hal ini adalah AFI.
Di daerah-daerah, sangat banyak bahkan berlimpah. Sayangnya, tidak terdeteksi dengan baik. Sebab, pembibitan tidak merata dan kompetisi tidak reguler. Karena itu, kami berusaha komitmen untuk menjalankan pembibitan dan mengikuti rule of the game dari FIFA, ujar Indra.
Ini merupakan investasi jangka panjang. Namun, bukan berarti kami ingin menyaingi IFL, imbuhnya.
Sementara itu, Kit Futsalismo 2014 sudah menyelesaikan seluruh babak regional di tujuh kota besar. Yakni, Medan, Makassar, Banjarmasin, Surabaya, Solo, Bandung dan Jakarta. Kemudian, berlanjut ke babak Champion Games di GOR Popki, Cibubur, Jakarta Timur, 25-29 November.
Para peserta akan memperebutkan total hadiah Rp123 juta. Khusus pemenang kategori SMA, mendapatkan perjalanan ke Thailand dan melakukan latih tanding. Selain itu, diadakan pemilihan favourite player untuk semua kategori, pungkasnya. (esa/pra)
Yohanes Indra, Direktur Operasional PT Cataluna Sportindo -penyelenggara Turnamen Kit Futsalismo- menuturkan jika pemantauan tidak hanya bertujuan memperoleh pemain untuk memperkuat Timnas Indonesia, melainkan klub-klub profesional.
Dilanjutkannya, Indonesia banyak memiliki bibit-bibit potensial yang siap dikembangkan. Karena itu, butuh peran aktif Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia, dalam hal ini adalah AFI.
Di daerah-daerah, sangat banyak bahkan berlimpah. Sayangnya, tidak terdeteksi dengan baik. Sebab, pembibitan tidak merata dan kompetisi tidak reguler. Karena itu, kami berusaha komitmen untuk menjalankan pembibitan dan mengikuti rule of the game dari FIFA, ujar Indra.
Ini merupakan investasi jangka panjang. Namun, bukan berarti kami ingin menyaingi IFL, imbuhnya.
Sementara itu, Kit Futsalismo 2014 sudah menyelesaikan seluruh babak regional di tujuh kota besar. Yakni, Medan, Makassar, Banjarmasin, Surabaya, Solo, Bandung dan Jakarta. Kemudian, berlanjut ke babak Champion Games di GOR Popki, Cibubur, Jakarta Timur, 25-29 November.
Para peserta akan memperebutkan total hadiah Rp123 juta. Khusus pemenang kategori SMA, mendapatkan perjalanan ke Thailand dan melakukan latih tanding. Selain itu, diadakan pemilihan favourite player untuk semua kategori, pungkasnya. (esa/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menpora Apresiasi Lompatan Besar Futsal dan Dominasi Tenis Indonesia pada Awal 2026
Tenis 9 Februari 2026, 13:00
-
Hasil Timnas Indonesia vs Iran: Pasukan Garuda Gagal Juara Piala Asia Futsal 2026
Tim Nasional 7 Februari 2026, 21:52
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47

















