APSI Akan Berjuang di KLB PSSI 17 Maret
Editor Bolanet | 6 Maret 2013 20:16
- Asosiasi Pelatih Sepakbola Indonesia (APSI) berharap bisa menjadi peninjau pada Kongres PSSI di Hotel Borobudur, Jakarta, 17 Maret mendatang.
Langkah tersebut, dilakukan APSI sebagai upaya untuk bisa menjadi anggota sah PSSI, sesuai dengan statuta PSSI.
Ketua APSI GH Sutejo saat dihubungi, Rabu (06/3) mengatakan, pihaknya memang berencana akan hadir dalam Kongres PSSI tersebut. Niatan tersebut, didasari pada keberadaan APSI yang mewakili salah satu unsur penting dalam sepak bola, yaitu suara pelatih.
APSI sudah ada sejak 9 tahun lalu. Untuk kepengurusan, saya yang sekarang dipilih pada Kongres APSI, Desember 2011 dan telah dilaporkan ke PSSI, Februari 2012. Wajar bila kami ingin peninjau, sekaligus sebagai upaya untuk menjadi anggota resmi PSSI, ujar GH Sutejo.
Untuk memastikan status peninjau tersebut, menurut rencana, GH Sutejo dan segenap pengurus APSI akan mendatangi tim verifikasi PSSI, Kamis (07/3) siang. Itu dilakukan agar tim verifikasi tahu tentang keberadaan APSI.
Setelah diberi kesempatan jadi peninjau, kami dan juga Asosiasi Pemain Sepakbola Nasional Indonesia (APSNI) yang dipimpin Mundari Karya, akan berjuang untuk disahkan sebagai pemilik suara sah PSSI, sesuai statuta. Kami memang tidak berharap pada kongres sekarang langsung menjadi pemilik suara, tetapi paling tidak untuk kongres selanjutnya kami sudah berstatus pemilik suara, papar mantan pemain PSSI Binatama tersebut.
Saat dikonfirmasi tentang keinginan APSI untuk bisa menjadi peninjau, Anggota Exco PSSI La Nyalla Mattalitti melalui pesan singkatnya menyatakan persetujuannya. Untuk itu, La Nyalla meminta APSI untuk segera menghubungi tim verifikasi untuk memastikan status mereka.
Kini, tim verifikasi sudah dari bekerja untuk memverifikasi voters sesuai Kongres Solo. Sebanyak 86 sudah diverifikasi, 79 suara diverifikasi, Selasa (05/3), sedangkan pada Rabu (06/3), diverifikasi 8 suara. Termasuk, suara resmi untuk Pengprov PSSI DKI Jakarta yang akhirnya jatuh ke tangan yang sah, yaitu di bawah pimpinan Hardi Hasan.
Kami mendukung penuh keputusan tim verifikasi yang menganulir semua suara kloningan, termasuk Pengprov yang secara sah memang berada di bawah pimpinan Hardi Hasan, tandas GH Sutejo. (esa/dzi)
Langkah tersebut, dilakukan APSI sebagai upaya untuk bisa menjadi anggota sah PSSI, sesuai dengan statuta PSSI.
Ketua APSI GH Sutejo saat dihubungi, Rabu (06/3) mengatakan, pihaknya memang berencana akan hadir dalam Kongres PSSI tersebut. Niatan tersebut, didasari pada keberadaan APSI yang mewakili salah satu unsur penting dalam sepak bola, yaitu suara pelatih.
APSI sudah ada sejak 9 tahun lalu. Untuk kepengurusan, saya yang sekarang dipilih pada Kongres APSI, Desember 2011 dan telah dilaporkan ke PSSI, Februari 2012. Wajar bila kami ingin peninjau, sekaligus sebagai upaya untuk menjadi anggota resmi PSSI, ujar GH Sutejo.
Untuk memastikan status peninjau tersebut, menurut rencana, GH Sutejo dan segenap pengurus APSI akan mendatangi tim verifikasi PSSI, Kamis (07/3) siang. Itu dilakukan agar tim verifikasi tahu tentang keberadaan APSI.
Setelah diberi kesempatan jadi peninjau, kami dan juga Asosiasi Pemain Sepakbola Nasional Indonesia (APSNI) yang dipimpin Mundari Karya, akan berjuang untuk disahkan sebagai pemilik suara sah PSSI, sesuai statuta. Kami memang tidak berharap pada kongres sekarang langsung menjadi pemilik suara, tetapi paling tidak untuk kongres selanjutnya kami sudah berstatus pemilik suara, papar mantan pemain PSSI Binatama tersebut.
Saat dikonfirmasi tentang keinginan APSI untuk bisa menjadi peninjau, Anggota Exco PSSI La Nyalla Mattalitti melalui pesan singkatnya menyatakan persetujuannya. Untuk itu, La Nyalla meminta APSI untuk segera menghubungi tim verifikasi untuk memastikan status mereka.
Kini, tim verifikasi sudah dari bekerja untuk memverifikasi voters sesuai Kongres Solo. Sebanyak 86 sudah diverifikasi, 79 suara diverifikasi, Selasa (05/3), sedangkan pada Rabu (06/3), diverifikasi 8 suara. Termasuk, suara resmi untuk Pengprov PSSI DKI Jakarta yang akhirnya jatuh ke tangan yang sah, yaitu di bawah pimpinan Hardi Hasan.
Kami mendukung penuh keputusan tim verifikasi yang menganulir semua suara kloningan, termasuk Pengprov yang secara sah memang berada di bawah pimpinan Hardi Hasan, tandas GH Sutejo. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yunus Nusi Tanggapi Isu Politik Uang di Kongres PSSI: Pasti, Tidak Diperkenankan
Bola Indonesia 11 Februari 2023, 12:54
-
3 Agenda Kongres Biasa PSSI, Minggu 15 Januari 2023
Bola Indonesia 14 Januari 2023, 18:41
-
PSSI Gelar Kongres Biasa Pada 15 Januari 2023, Dihadiri FIFA dan AFC
Bola Indonesia 12 Januari 2023, 21:43
LATEST UPDATE
-
Tempat Menotnon Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026, 1 Juli 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 22:00
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Inggris vs RD Kongo, 1 Juli 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 21:30
-
Resmi! Liverpool Tuntraskan Transfer Jeremy Jacquet
Liga Inggris 1 Juli 2026, 21:15
-
Resmi! Marco Palestra Pembelian Pertama Chelsea di Era Xabi Alonso
Liga Inggris 1 Juli 2026, 21:02
-
Kylian Mbappe Pecahkan Rekor Ronaldo usai Prancis Bungkam Swedia
Piala Dunia 1 Juli 2026, 15:48
-
Meksiko Berpotensi Jumpa Inggris di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 14:18
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41












