Kumpulan Statistik Istimewa Usai Arsenal Hancurkan Man City di Community Shield

Kumpulan Statistik Istimewa Usai Arsenal Hancurkan Man City di Community Shield
Ekspresi Riccardo Calafiori usai membobol gawang Manchester City di Community SHield 2026 (c) AP Photo/Alastair Grant

Bola.net - Arsenal membuka musim 2026/27 dengan trofi Community Shield setelah menaklukkan Manchester City 3-0 di Principality Stadium. Kemenangan ini menjadi pembuka musim yang solid bagi The Gunners.

Hasil tersebut memperpanjang catatan positif Arsenal saat tampil sebagai juara bertahan Premier League di ajang pembuka musim. Sejumlah statistik istimewa lahir dari laga ini.

Riccardo Calafiori mencetak gol cepat pada detik ke-24 dan Christos Tzolis langsung mengemas dua assist di debutnya. Di sisi lain, Erling Haaland hanya menyentuh bola tujuh kali sebelum diganti pada menit ke-54.

Arsenal dan Skor 3-0 yang Terulang di Community Shield

Skor 3-0 menjadi margin terbesar di Community Shield sejak 2014. Arsenal kembali membukukan selisih identik saat berjumpa Manchester City, mengulang edisi 2014.

The Gunners juga mempertahankan rekor sempurna dalam empat kesempatan tampil sebagai juara bertahan Premier League di ajang ini. Mereka selalu menang pada 1998, 2002, 2004, dan 2026.

Hasil tegas ini sekaligus menegaskan kemampuan Arsenal menjaga momentum saat memasuki kompetisi resmi pertama musim ini. Rekam jejak tersebut menjadi modal penting untuk menatap pekan-pekan awal musim.

Calafiori 24 Detik, Debut Tzolis Panen Dua Assist

Calafiori membuka skor ketika pertandingan baru berjalan 24 detik. Gol itu menjadi yang pertama dalam satu menit awal Community Shield sejak Bobby Owen mencetak gol untuk Manchester City menghadapi West Brom pada 1968.

Christos Tzolis langsung mencatat dua assist pada debutnya bersama Arsenal. Ia menjadi pemain pertama yang mengemas dua assist dalam satu laga Community Shield sejak David Beckham melakukannya bersama Manchester United pada 1996.

Tzolis juga menjadi pemain Arsenal pertama yang memberikan dua assist pada debut klub sejak Willian pada September 2020. Catatan tersebut melanjutkan konsistensinya karena ia selalu terlibat minimal satu gol dalam 19 pertandingan klub beruntun ketika bermain sedikitnya 30 menit.

Kai Havertz menambah daftar statistik menarik karena Manchester City menjadi lawan yang paling sering menjadi sasaran kontribusi golnya sepanjang karier klub. Sementara itu, gol Martin Odegaard menjadi gol pertamanya untuk Arsenal pada 2026 dan merupakan penantian terpanjangnya untuk mencetak gol dalam satu tahun kalender bersama klub.

Haaland Kesulitan, Man City Tumpul dalam Laga Perdana Maresca

Dominasi Arsenal tercermin dari efektivitas permainan dan rapatnya pertahanan. Empat pemain dalam starting XI Arsenal mencatat persentase umpan sukses lebih dari 90 persen.

Erling Haaland hanya menyentuh bola tujuh kali sebelum ditarik keluar pada menit ke-54. Manchester City juga hanya menciptakan satu peluang besar sepanjang pertandingan sehingga gagal memberi tekanan berarti.

Kekalahan ini menjadi awal yang berat bagi Enzo Maresca. Margin tiga gol merupakan kekalahan terbesar dalam laga kompetitif pertamanya sebagai manajer Manchester City sejak Harry Newbould pada September 1906, ketika Newbould juga kalah tiga gol dari Arsenal yang kala itu masih bernama Woolwich Arsenal.

Hasil ini memastikan start kompetitif yang sulit bagi Manchester City, sementara Arsenal mengamankan trofi pembuka musim dengan rangkaian rekor yang mempertegas performa mereka.

Sumber: Planet Football