APSI Inginkan PSSI dan KPSI Bersatu
Editor Bolanet | 4 November 2012 06:10
- Asosiasi Pelatih Sepak Bola Indonesia (APSI) mengaku prihatin dengan kondisi yang terjadi di pentas sepak bola nasional.
Karena itu, APSI melalui Ketua Umumnya, Gatot Haryo Sutedjo menegaskan, tidak ingin terlibat dalam pusaran konflik yang terjadi antara Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI).
Kami berharap, bisa menjadi anggota PSSI, namun tidak akan memaksakan diri apabila kondisi sepak bola di Indonesia masih kisruh. Delapan tahun lalu, APSI Ketuanya Bob Hippy (anggota Komite Eksekutif PSSI). Kini, kami siap membawa APSI membantu PSSI melahirkan prestasi, ujar anggota Komite Kompetisi Usia Muda PSSI tersebut.
Kami sebagai insan sepak bola dan komunitas sangat berharap supaya PSSI dan KPSI segera bersatu. Sebagai insan sepak bola, APSI hanya ingin berkarya dengan fokus membina pelatih dan pemain sepak bola usia dini. Konflik yang mencemari sepak bola nasional dan berjalan sekitar 2 tahun, harus segera usai, sambungnya.
Menurut GH Sutedjo yang juga menjabat Ketua Umum Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI Jakarta Timur mengatakan, jika konflik dapat diselesaikan jika terdapat sosok yang menjembatani antara PSSI dan KPSI. Sosok tersebut, bisa saja datang dari mana saja, yang murni bertujuan membangun sepak bola nasional.
Anak bangsa akan miris jika konflik ini terus berlanjut. Sepak bola harus bisa menjadi alat untuk meningkatkan kebanggaan sebagai warga Indonesia, katanya. (esa/row)
Karena itu, APSI melalui Ketua Umumnya, Gatot Haryo Sutedjo menegaskan, tidak ingin terlibat dalam pusaran konflik yang terjadi antara Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI).
Kami berharap, bisa menjadi anggota PSSI, namun tidak akan memaksakan diri apabila kondisi sepak bola di Indonesia masih kisruh. Delapan tahun lalu, APSI Ketuanya Bob Hippy (anggota Komite Eksekutif PSSI). Kini, kami siap membawa APSI membantu PSSI melahirkan prestasi, ujar anggota Komite Kompetisi Usia Muda PSSI tersebut.
Kami sebagai insan sepak bola dan komunitas sangat berharap supaya PSSI dan KPSI segera bersatu. Sebagai insan sepak bola, APSI hanya ingin berkarya dengan fokus membina pelatih dan pemain sepak bola usia dini. Konflik yang mencemari sepak bola nasional dan berjalan sekitar 2 tahun, harus segera usai, sambungnya.
Menurut GH Sutedjo yang juga menjabat Ketua Umum Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI Jakarta Timur mengatakan, jika konflik dapat diselesaikan jika terdapat sosok yang menjembatani antara PSSI dan KPSI. Sosok tersebut, bisa saja datang dari mana saja, yang murni bertujuan membangun sepak bola nasional.
Anak bangsa akan miris jika konflik ini terus berlanjut. Sepak bola harus bisa menjadi alat untuk meningkatkan kebanggaan sebagai warga Indonesia, katanya. (esa/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Fiorentina vs Inter, Live Streaming Serie A di Vidio
Liga Italia 22 Maret 2026, 21:35
-
Tempat Menonton Arsenal vs Man City, Live Streaming Carabao Cup di Vidio
Liga Inggris 22 Maret 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Barcelona vs Rayo Vallecano: Live Streaming La Liga di Vidio
Liga Spanyol 22 Maret 2026, 19:45
-
Live Streaming Barcelona vs Rayo Vallecano: Link Nonton La Liga di Vidio
Liga Spanyol 22 Maret 2026, 19:30
-
Kalah Lagi, Chelsea Memang Tidak Punya Pemimpin di Lapangan
Liga Inggris 22 Maret 2026, 18:45
-
Catatan El Derbi Madrileno: Siapa Penguasa Kota Madrid Sesungguhnya?
Liga Spanyol 22 Maret 2026, 17:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28















