Arema Apresiasi Sukses Timnas Indonesia Kalahkan Kuwait
Richard Andreas | 10 Juni 2022 03:03
Bola.net - Arema FC menanggapi positif sukses Timnas Indonesia mengalahkan Kuwait dalam Kualifikasi Piala Asia 2023. Klub berlogo singa mengepal ini menyebut bahwa sukses tersebut merupakan bukti sinergi apik dan kerja keras federasi, pemerintah, suporter, dan Timnas Indonesia.
"Kami meyakini, manajemen organisasi sepak bola yang tangguh dan bagus akan berujung lahirnya tim yang bagus pula," ucap Media Officer Arema FC, Sudarmaji, dalam rilis manajemen Arema, Jumat (10/06).
"Demikian juga dengan Timnas Indonesia. Semua berproses. Prestasi berhasil menekuk Kuwait, yang hampir 42 tahun tidak terkalahkan, adalah bukti proses dari manajemen yang serius serta sinergi PSSI, pemerintah, dan stakeholder sepak bola Indonesia,” sambungnya.
Sebelumnya Timnas Indonesia sukses mengalahkan Timnas Kuwait dalam laga Kualifikasi Piala Asia 2023. Dalam laga tersebut, Skuad Garuda menang 2-1 melalui gol Marc Klok dan Rahmat Irianto.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Puja dan Puji untuk Iwan Bule
Menurut Sudarmaji, PSSI terus bekerja keras, mengevaluasi, dan berinovasi demi meningkatkan kualitas Timnas Indonesia. Karenanya, menurut mantan wartawan ini, sangat wajar jika publik secara khusus mengapresiasi Ketua Umum PSSI, M. Iriawan. Hal ini tak lepas dari kerja keras, ketangguhan, dan keuletan pria yang karib disapa Iwan Bule ini dalam memotivasi Skuad Garuda.
"Kami salut dengan sikap istiqomah Ketum PSSI. Ketika timnas gagal, beliau tetap perintahkan dan menerima evaluasi yang disampaikan tim pelatih. Beliau tetap mengelola kesabaran menanti sukses timnas kita. Beliau juga mendengarkan dan memahami apa yang menjadi saran masukan suporter Timnas, juga stakeholder lainnya," puji Sudarmaji.
"Jadi, kami angkat topi dengan karakter kepemimpinan beliau, bahwa sepak bola itu butuh proses untuk meraih prestasi," sambungnya.
Percaya PSSI

Lebih lanjut, Sudarmaji menyebut bahwa kemenangan atas Kuwait seyogianya menjadi momen meningkatnya kepercayaan terhadap PSSI. Pasalnya, federasi sudah menyusun program yang terukur dan sistematis untuk menunjang karier dan proses Timnas Indonesia agar bisa berprestasi di ajang-ajang lain.
"PSSI telah menjalankan program kompetisi berjenjang dengan kompetitif dan berkualitas. Kompetisi resmi mulai Liga 1, Liga 2 dan Liga 3 terus dilakukan pembenahan termasuk pembekalan terhadap perangkat pertandingan, kualitas pelatih juga terus ditingkatkan," tutur Sudarmaji.
"Tentu proses yang dijalankan dapat berjalan jika ditunjang dengan kepemimpinan visioner di federasi. Itu yang dijalankan Ketua Umum PSSI, Bapak Iwan Bule," ia menambahkan.
Hentikan Polemik
Sudarmaji pun mengakui bahwa ada banyak pihak terlibat dalam sukses Timnas Indonesia. Karenanya, ia berharap agar semua pihak tersebut bisa menghentikan polemik dan terus bersinergi.
"Sinergi semua pihak sangat penting. Bukan saling menyalahkan, tapi saling memberi masukan dan saran konstruktif untuk Timnas Indonesia. Kita hindari polemik dan perbanyak apresiasi juga motivasi," harap pria 46 tahun tersebut.
"Yakin dan optimislah bahwa PSSI yang dipimpin Bapak Iwan Bule punya komitmen tinggi agar Skuad Garuda berprestasi,” pungkasnya.
(Dendy Gandakusumah/Bola.net)
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Persik Kediri Kenakan Jersey Spesial di Piala Presiden 2022
- Daftar Pemain PSS Sleman untuk Piala Presiden 2022, 4 Nama Dirahasiakan
- PSIS Semarang Kembali Lepas Pemain, Komarodin Susul Jandia Eka Putra
- Update Transfer Resmi BRI Liga 1 2022/2023 Hari Ini
- Rumor Terbukti, Ondrej Kudela Resmi Berkostum Persija untuk 3 Musim Kedepan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Samator Kalahkan Garuda Jaya 3-0, Satu Langkah Lagi Menuju Podium ke-3 Proliga 2026
Voli 21 April 2026, 23:57
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persija 22 April 2026
Bola Indonesia 21 April 2026, 19:52
LATEST UPDATE
-
Hasil Leverkusen vs Bayern: Die Roten ke Final DFB Pokal, Mimpi Treble Terjaga
Bundesliga 23 April 2026, 04:25
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













