Arema Cronus Bekuk Persepam Madura Utama
Editor Bolanet | 15 Februari 2015 19:19
- Arema Cronus sukses meraih kemenangan pada laga uji coba mereka kontra Persepam Madura Utama. Pada laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Minggu (15/02), anak asuh ini menang dengan skor 3-1.
Arema Cronus mencoba menguasai permainan begitu laga dimulai. Memanfaatkan kecepatan Ahmad Alfarizi di sisi kiri, tuan rumah berupaya membongkar pertahanan Persepam Madura Utama.
Laga berlangsung lima menit ketika Arema mendapat peluang emas pertama mereka. Sepakan Samsul Arif melenceng tipis dari pojok kiri atas gawang Persepam.
Gagal mencetak gol, penggawa Arema terus berusaha menekan pertahanan Persepam. Namun, upaya mereka selalu gagal membuahkan hasil.
Asyik menyerang, Arema justru nyaris kebobolan pada menit 21. Melalui serangan balik cepat, penggawa Persepam mampu menembus benteng pertahanan Fabiano Beltrame dan Victor Igbonefo. Namun, sepakan Busari masih melenceng dari gawang Kurnia Meiga.
Gawang Meiga akhirnya bobol pada menit 25. Tendangan first time Sirvi Arfani menembus gawang Kurnia Meiga.
Keunggulan Persepam tak bertahan lama. Menit 27, memanfaatkan kemelut di kotak penalti, Victor Igbonefo membobol gawang anak asuh Widodo C Putro ini.
Sepuluh menit berselang, Arema nyaris berbalik unggul. Umpan Sengbah Kennedy tepat mengarah ke Samsul Arif yang tak terkawal. Namun, sepakan penyerang Arema ini masih melenceng di sisi kanan gawang.
Arema akhirnya berbalik unggul pada menit 39. Umpan Kennedy disambut tendangan first time Abblode Yao Rudy. Bola meluncur deras ke gawang dan mengubah kedudukan menjadi 2-1 bagi keunggulan tuan rumah.
Semenit babak kedua berjalan, Arema menambah keunggulan. Dedy Indra yang berupaya menghalau sundulan Ferry Aman Saragih malah menceploskan bola ke gawang sendiri.
Meski sudah unggul 3-1, Arema tak mengendorkan serangan mereka. Serbuan demi serbuan dan kawan-kawan menggedor benteng pertahanan Persepam yang dikawal FX Yanuar.
Persepam sendiri ogah jadi bulan-bulanan tuan rumah. Masih mengandalkan serangan balik, beberapa kali Rossy Noprihanis dan kawan-kawan menguji ketangguhan I Made Wardhana, yang mengawal gawang Arema pada babak kedua.
Menit 77, Sunarto nyaris menambah keunggulan Arema. Namun, sepakannya masih tipis melenceng di samping gawang Dwi Kuswanto.
Arema terus mengurung Persepam di wilayah pertahanan mereka sendiri. Namun, sampai laga usai, kedudukan tak berubah. (den/hsw)
Arema Cronus mencoba menguasai permainan begitu laga dimulai. Memanfaatkan kecepatan Ahmad Alfarizi di sisi kiri, tuan rumah berupaya membongkar pertahanan Persepam Madura Utama.
Laga berlangsung lima menit ketika Arema mendapat peluang emas pertama mereka. Sepakan Samsul Arif melenceng tipis dari pojok kiri atas gawang Persepam.
Gagal mencetak gol, penggawa Arema terus berusaha menekan pertahanan Persepam. Namun, upaya mereka selalu gagal membuahkan hasil.
Asyik menyerang, Arema justru nyaris kebobolan pada menit 21. Melalui serangan balik cepat, penggawa Persepam mampu menembus benteng pertahanan Fabiano Beltrame dan Victor Igbonefo. Namun, sepakan Busari masih melenceng dari gawang Kurnia Meiga.
Gawang Meiga akhirnya bobol pada menit 25. Tendangan first time Sirvi Arfani menembus gawang Kurnia Meiga.
Keunggulan Persepam tak bertahan lama. Menit 27, memanfaatkan kemelut di kotak penalti, Victor Igbonefo membobol gawang anak asuh Widodo C Putro ini.
Sepuluh menit berselang, Arema nyaris berbalik unggul. Umpan Sengbah Kennedy tepat mengarah ke Samsul Arif yang tak terkawal. Namun, sepakan penyerang Arema ini masih melenceng di sisi kanan gawang.
Arema akhirnya berbalik unggul pada menit 39. Umpan Kennedy disambut tendangan first time Abblode Yao Rudy. Bola meluncur deras ke gawang dan mengubah kedudukan menjadi 2-1 bagi keunggulan tuan rumah.
Semenit babak kedua berjalan, Arema menambah keunggulan. Dedy Indra yang berupaya menghalau sundulan Ferry Aman Saragih malah menceploskan bola ke gawang sendiri.
Meski sudah unggul 3-1, Arema tak mengendorkan serangan mereka. Serbuan demi serbuan dan kawan-kawan menggedor benteng pertahanan Persepam yang dikawal FX Yanuar.
Persepam sendiri ogah jadi bulan-bulanan tuan rumah. Masih mengandalkan serangan balik, beberapa kali Rossy Noprihanis dan kawan-kawan menguji ketangguhan I Made Wardhana, yang mengawal gawang Arema pada babak kedua.
Menit 77, Sunarto nyaris menambah keunggulan Arema. Namun, sepakannya masih tipis melenceng di samping gawang Dwi Kuswanto.
Arema terus mengurung Persepam di wilayah pertahanan mereka sendiri. Namun, sampai laga usai, kedudukan tak berubah. (den/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pemain yang Mungkin Ditendang Luis Milla dari Persib Bandung
Bola Indonesia 22 Juni 2023, 15:24
-
Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong: Riwayat Pemain Naturalisasi, Siapa Paling Oke?
Tim Nasional 25 Januari 2023, 13:15
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






