Arema IPL Dilanda Krisis Keuangan
Editor Bolanet | 6 Juni 2013 16:19
- Krisis finansial yang tengah dialami beberapa tim di kompetisi Indonesian Premier League tampaknya juga terjadi di tubuh Arema Indonesia IPL.
Hal ini diakui sendiri oleh manajer tim Arema IPL, Haris Fambudy. Menurutnya, kondisi keuangan tim saat ini masih cukup sulit, sehingga berimbas pada beberapa hak pemain yang belum terpenuhi.
Kondisi keuangan manajemen yang sedang krisis ini membuat hak pemain belum mampu kita berikan, terutama gaji dan kontrak, kata Haris seperti dilansir Antara.
Namun, Haris mengaku pihaknya hingga kini terus berupaya mencari solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut. Haris pun optimis jika manajemen mampu menyelesaikan kewajibannya dan memenuhi hak pemain.
Sementara itu, menurut salah seorang pemain Arema IPL yang enggan namanya dipublikasikan, mengakui bahwa haknya sebagai pemain memang belum dipenuhi manajemen. Tak hanya itu, untuk kebutuhan sehari-hari pun juga tak diberikan oleh manajemen.
Jangankan fasilitas yang layak bagi pemain, seperti kipas angin di mes, makan untuk memenuhi gizi dan menjaga stamina saja sekarang tidak diberi oleh manajemen, ungkap salah seorang pemain yang tidak mau disebutkan namanya. (ant/dzi)
Hal ini diakui sendiri oleh manajer tim Arema IPL, Haris Fambudy. Menurutnya, kondisi keuangan tim saat ini masih cukup sulit, sehingga berimbas pada beberapa hak pemain yang belum terpenuhi.
Kondisi keuangan manajemen yang sedang krisis ini membuat hak pemain belum mampu kita berikan, terutama gaji dan kontrak, kata Haris seperti dilansir Antara.
Namun, Haris mengaku pihaknya hingga kini terus berupaya mencari solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut. Haris pun optimis jika manajemen mampu menyelesaikan kewajibannya dan memenuhi hak pemain.
Sementara itu, menurut salah seorang pemain Arema IPL yang enggan namanya dipublikasikan, mengakui bahwa haknya sebagai pemain memang belum dipenuhi manajemen. Tak hanya itu, untuk kebutuhan sehari-hari pun juga tak diberikan oleh manajemen.
Jangankan fasilitas yang layak bagi pemain, seperti kipas angin di mes, makan untuk memenuhi gizi dan menjaga stamina saja sekarang tidak diberi oleh manajemen, ungkap salah seorang pemain yang tidak mau disebutkan namanya. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eks Persebaya 1927 Kembali Tanyakan Gaji
Bola Indonesia 25 Maret 2014, 11:26
-
Ditanya Soal Gaji Persebaya IPL, Ini Jawaban Cholid
Bola Indonesia 1 Maret 2014, 12:42
-
Jorg Mundur, Rudi Keltjes Jadi Pelatih PSM Makassar
Bola Indonesia 12 Februari 2014, 16:23
-
Kontrak Pemain PSM Diharapkan Beres Pekan Depan
Bola Indonesia 17 Januari 2014, 20:26
-
Manajemen PSM Juga Coret Samsidar
Bola Indonesia 30 Desember 2013, 19:26
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








