Arema Lolos Dari Sanksi Komdis PSSI
Editor Bolanet | 23 Oktober 2014 20:40
- Upaya Manajemen Arema Cronus melakukan lobi kepada Komite Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Komdis PSSI), akhirnya berbuah manis. Terbukti, Singo Edan- julukan Arema Cronus- terhindar dari sanksi Komdis PSSI.
Akhirnya, skuad arahan Suharno tersebut bisa menjamu Persela Lamongan dengan terbuka, dalam lanjutan babak delapan besar kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (25/10).
Hal tersebut tidak cuma-cuma, tapi dengan syarat. Yakni, kami harus bisa memenuhi 15 poin penting. Kami pun mengakui, jika hal tersebut menjadi kesalahan kami, terang CEO Arema, Iwan Budianto.
Komdis (PSSI) memberikan kesempatan, mengingat manajemen kami sudah berkomitmen untuk menangkap pelakunya. Terbukti, kami sudah temukan dan diserahkan kepada kepolisian, sambungnya.
Sebelumnya, Singo Edan dalam bayang-bayang sanksi Komdis PSSI terkait peristiwa flare dan kembang api pada laga kontra Persipura Jayapura, di Stadion Kanjuruhan-Malang, Minggu (12/10). Selain itu, menyanyikan irama yang menjurus pada pelecehan rasial.
Kami sanggupi untuk memenuhi 15 poin sesuai kesepakatan dengan Komdis. Hasilnya, kami diberikan kesempatan untuk menyelenggarakan pertandingan pada 25 Oktober, tutur Media Officer Arema, Sudarmadji. (esa/dzi)
Akhirnya, skuad arahan Suharno tersebut bisa menjamu Persela Lamongan dengan terbuka, dalam lanjutan babak delapan besar kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (25/10).
Hal tersebut tidak cuma-cuma, tapi dengan syarat. Yakni, kami harus bisa memenuhi 15 poin penting. Kami pun mengakui, jika hal tersebut menjadi kesalahan kami, terang CEO Arema, Iwan Budianto.
Komdis (PSSI) memberikan kesempatan, mengingat manajemen kami sudah berkomitmen untuk menangkap pelakunya. Terbukti, kami sudah temukan dan diserahkan kepada kepolisian, sambungnya.
Sebelumnya, Singo Edan dalam bayang-bayang sanksi Komdis PSSI terkait peristiwa flare dan kembang api pada laga kontra Persipura Jayapura, di Stadion Kanjuruhan-Malang, Minggu (12/10). Selain itu, menyanyikan irama yang menjurus pada pelecehan rasial.
Kami sanggupi untuk memenuhi 15 poin sesuai kesepakatan dengan Komdis. Hasilnya, kami diberikan kesempatan untuk menyelenggarakan pertandingan pada 25 Oktober, tutur Media Officer Arema, Sudarmadji. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
















