Arema Tumbang di Kandang, Iwan Budianto Legawa
Editor Bolanet | 22 Mei 2014 09:51
- Manajemen Arema Cronus menerima kekalahan kala menjamu Semen Padang dengan lapang dada. Menurut CEO Iwan Budianto, manajemen bisa memahami penyebab kekalahan ini.
Sebelumnya, pada laga lanjutan Indonesia Super League 2014, Rabu (21/05), Singo Edan harus mengakui ketangguhan tamunya dengan skor 1-2.
Dua gol Kabau Sirah -julukan Semen Padang- di laga ini diborong legiun asing anyar mereka, Osas Saha. Sementara, Arema memperkecil ketinggalan melalui sundulan .
Ini kekalahan pertama kita di kandang. Tapi, inilah sepakbola, ujar Iwan.
Kalau kita bisa menang di luar kandang, kita juga bisa kalah di kandang. Manajemen bisa memaklumi hal ini, sambungnya.
Sementara itu, Iwan menyebut compang-campingnya kondisi skuat Arema Cronus sebagai biang kekalahan tersebut. Meski tim pelatih sudah berupaya keras melakukan eksperimen dan tambal sulam, Iwan mengakui, hal tersebut belum cukup agar Arema tampil seperti biasa.
Semen Padang bisa memanfaatkan situasi Arema yang pincang. Manajemen juga tak bisa memungkiri fakta bahwa kita tampil dengan materi yang dipaksakan, tutupnya. [initial]
(den/pra)
Sebelumnya, pada laga lanjutan Indonesia Super League 2014, Rabu (21/05), Singo Edan harus mengakui ketangguhan tamunya dengan skor 1-2.
Dua gol Kabau Sirah -julukan Semen Padang- di laga ini diborong legiun asing anyar mereka, Osas Saha. Sementara, Arema memperkecil ketinggalan melalui sundulan .
Ini kekalahan pertama kita di kandang. Tapi, inilah sepakbola, ujar Iwan.
Kalau kita bisa menang di luar kandang, kita juga bisa kalah di kandang. Manajemen bisa memaklumi hal ini, sambungnya.
Sementara itu, Iwan menyebut compang-campingnya kondisi skuat Arema Cronus sebagai biang kekalahan tersebut. Meski tim pelatih sudah berupaya keras melakukan eksperimen dan tambal sulam, Iwan mengakui, hal tersebut belum cukup agar Arema tampil seperti biasa.
Semen Padang bisa memanfaatkan situasi Arema yang pincang. Manajemen juga tak bisa memungkiri fakta bahwa kita tampil dengan materi yang dipaksakan, tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 10:20
-
Chelsea yang Sangat Buruk, Tak Punya Nyali, dan Berjalan Mundur
Liga Inggris 22 April 2026, 10:16
-
Vinicius Junior Lagi-lagi Dicemooh Madridista, Arbeloa: Gitu Aja Terus!
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59













