Aremania Diminta Tak Anarkis di Gresik
Editor Bolanet | 7 Oktober 2016 09:05
Sebelumnya, Aremania memang pernah membuat rusuh di Gresik tahun 2013 silam. Mereka bahkan membunuh Arek Gresik, yakni M Erik Setiawan (17 tahun), warga Desa Kepuh Klagen, Wringin Anom. Erik tewas setelah dikeroyok Aremania.
Agar hal ini tak sampai terulang, maka Polres Gresik akan mengerahkan 1000 personel kepolisian. Mereka berasal dari jajaran Polres Gresik, serta back up dari personel Brimob Polda Jawa Timur (Jatim)
Kami tetap menghimbau agar suporter Aremania tertib di jalan, dan tidak bertindak anarkis mulai dari masuk ke stadion hingga pertandingan berakhir, tegas Kabag Ops Polres Gresik, Kompol Nurhalim kepada awak media.
Panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persegres sendiri hanya menyediakan 5000 lembar tiket untuk Aremania. Kami sudah berkoordinasi dengan sejumlah korwil Aremania, dan hal itu sudah kami beritahukan kepada mereka, ucap Ketua Ultras Gresik, Muharrom. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Disanksi PSSI Akibat Ulah Oknum Suporter Mereka, Arema FC Introspeksi
Bola Indonesia 21 Juli 2023, 16:45
-
Soal Suporter Arema FC Away ke Kediri, Ini Tanggapan Ketum PSSI
Bola Indonesia 21 Juli 2023, 16:35
LATEST UPDATE
-
Elkan Baggott, Pejuang di Lini Belakang Timnas Indonesia
Tim Nasional 10 Juni 2026, 09:06
-
Timnas Indonesia Naik 4 Peringkat FIFA Usai Taklukkan Oman dan Mozambik
Tim Nasional 10 Juni 2026, 08:55
-
Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
Tim Nasional 10 Juni 2026, 04:57
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19















