Aremania Resmi Adukan Koordinator SOS ke Polisi
Serafin Unus Pasi | 22 Desember 2018 14:39
Bola.net - - Sekelompok Aremania (julukan suporter Arema, red) resmi mengadukan Koordinator Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali ke kepolisian. Pengaduan ini mereka ajukan ke Polres Malang Kota, Sabtu (22/12).
Dalam kesempatan ini, sekelompok Aremania ini diwakili Achmad Ghozali, Soekarno, Bambang Suliswanto, dan Handi Kristanto. Pengaduan mereka diterima Kanit Pidum Polres Malang Kota, Ipda Subroto SH.
Ghozali, mewakili rekan-rekannya, mengaku bahwa laporan ini merupakan bentuk sikap Aremania dalam menanggapi pernyataan Akmal. Menurutnya, pernyataan yang diucapkan dalam sebuah forum diskusi pada awal pekan lalu.
"Ucapan Akmal sangat tidak layak. Ini menyinggung perasaan. Tak hanya pemain, pelatih, dan manajemen, kami sebagai Aremania juga tersinggung dan tersakiti," ucap AK, sapaan karib Ghozali.
AK meminta agar Akmal bisa membuktikan ucapannya pada forum tersebut. Menurutnya, Akmal harus bisa mempertanggungjawabkan perkataannya.
"Apabila tidak bisa, ia harus meminta maaf secara terbuka di media-media nasional," tegasnya.
Bagaimana kelanjutan pengaduan Aremania ini? Simak selengkapnya di bawah.
Disarankan ke Surabaya
Lebih lanjut, usai keluar dari ruang Kanit Pidum, AK menyebut laporan mereka sudah diterima. Namun, ia mengaku mendapat sejumlah arahan.
"Karena lokasi kejadian di Surabaya, maka kami disarankan mengadukan kasus ini ke kepolisian wilayah Surabaya atau ke Polda Jawa Timur," ucapnya.
Selain itu, AK menambahkan, kepolisian juga menyoroti Aremania yang tidak memiliki struktur kepengurusan. Karenanya, menurut AK, kepolisian menyarankan agar pengaduan diwakili oleh manajemen Arema.
"Apalagi, pengaduan Aremania dan manajemen Arema pada dasarnya sama. Jadi sekalian agar tak tumpang-tindih," tuturnya.
Tunggu Arahan
AK sendiri mengaku belum bisa memutuskan soal kelanjutan langkah dari kelompok Aremania ini. Menurutnya, ia masih akan berkoordinasi dengan manajemen terlebih dahulu.
"Kami akan menunggu arahan lebih dulu," kata AK.
Sementara itu, kendati langkah mereka saat ini tak membuahkan hasil, AK tak risau. Menurutnya, terpenting Aremania sudah berupaya menjaga muruah dengan melakukan class action.
"Untuk langkah berikutnya, kami akan tunggu perkembangan," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
2 Kunci PSIM Bersaing di Papan Atas BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 22 Januari 2026, 20:36
LATEST UPDATE
-
Prediksi Crystal Palace vs Chelsea 25 Januari 2026
Liga Inggris 23 Januari 2026, 20:48
-
Liverpool Mengintai, Thomas Frank Tegaskan Micky van de Ven Milik Tottenham
Liga Inggris 23 Januari 2026, 20:24
-
Prediksi Villarreal vs Real Madrid 25 Januari 2026
Liga Spanyol 23 Januari 2026, 20:05
-
Prediksi Bournemouth vs Liverpool 25 Januari 2026
Liga Inggris 23 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Inter vs Pisa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 23 Januari 2026, 19:45
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persik Kediri 24 Januari 2026
Bola Indonesia 23 Januari 2026, 19:38
-
Prediksi Man City vs Wolves 24 Januari 2026
Liga Inggris 23 Januari 2026, 18:28
-
Prediksi Bayern vs Augsburg 24 Januari 2026
Bundesliga 23 Januari 2026, 18:01
-
Gelandang Timnas Jerman Ini jadi Kandidat Suksesor Casemiro di MU?
Liga Inggris 23 Januari 2026, 17:30
-
Baru Lima Bulan Bersama, Alejandro Garnacho Mau Cabut dari Chelsea?
Liga Inggris 23 Januari 2026, 17:20
LATEST EDITORIAL
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








