Asosiasi Wasit Dinilai Tak Fungsional
Editor Bolanet | 4 Agustus 2015 18:55
- Keberadaan Asosiasi Wasit dianggap tidak menjalankan fungsi yang semestinya. Hal tersebut, diungkapkan wasit sepak bola berlisensi C1 Nasional, Abdul Aziz.
Dilanjutkan wasit asal Asosiasi Kota (Askot) PSSI DKI Jakarta Utara tersebut, terdapat banyak faksi dalam Asosiasi Wasit. Sehingga, tidak benar-benar berjuang demi kemajuan sepak bola.
Terbukti, dilanjutkan Abdul, yakni ketika penyegaran wasit yang akan bertugas dalam Piala Kemerdekaan bentukan Tim Transisi.
Banyak wasit-wasit yang produktif, tetapi tidak terakomodir. Sebab, adanya faksi atau kelompok-kelompok wasit tersebut. Justru, wasit yang sudah tidak produktif namun karena bagian dari kelompoknya, sehingga dilibatkan. Semua itu, kan sama seperti saya. Yakni, mantan wasit IPL, kompetisi sah PSSI di era Djohar Arifin Husin, katanya.
Misalnya saja saat penyegaran tersebut, terdapat yang usianya sudah lebih dari 46. Yang saya ketahui, yakni Daryanto (Jakarta) dan, Fiator Ambarita (Bandung), imbuhnya.
Nantinya, Piala Kemerdekaan bakal berputar pada 15 Agustus mendatang. Salah satunya penyebabnya, lantaran kesiapan klub yang berjalan lamban. Sehingga, membuat jadwal mundur hingga sebanyak dua kali.
Belum lengkapnya data dari klub peserta, membuat Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) memberikan rekomendasi penundaan tersebut. Dengan begitu, BOPI dapat berharap turnamen berjalan sesuai rencana. (esa/dzi)
Dilanjutkan wasit asal Asosiasi Kota (Askot) PSSI DKI Jakarta Utara tersebut, terdapat banyak faksi dalam Asosiasi Wasit. Sehingga, tidak benar-benar berjuang demi kemajuan sepak bola.
Terbukti, dilanjutkan Abdul, yakni ketika penyegaran wasit yang akan bertugas dalam Piala Kemerdekaan bentukan Tim Transisi.
Banyak wasit-wasit yang produktif, tetapi tidak terakomodir. Sebab, adanya faksi atau kelompok-kelompok wasit tersebut. Justru, wasit yang sudah tidak produktif namun karena bagian dari kelompoknya, sehingga dilibatkan. Semua itu, kan sama seperti saya. Yakni, mantan wasit IPL, kompetisi sah PSSI di era Djohar Arifin Husin, katanya.
Misalnya saja saat penyegaran tersebut, terdapat yang usianya sudah lebih dari 46. Yang saya ketahui, yakni Daryanto (Jakarta) dan, Fiator Ambarita (Bandung), imbuhnya.
Nantinya, Piala Kemerdekaan bakal berputar pada 15 Agustus mendatang. Salah satunya penyebabnya, lantaran kesiapan klub yang berjalan lamban. Sehingga, membuat jadwal mundur hingga sebanyak dua kali.
Belum lengkapnya data dari klub peserta, membuat Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) memberikan rekomendasi penundaan tersebut. Dengan begitu, BOPI dapat berharap turnamen berjalan sesuai rencana. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Timnas Indonesia U-17 vs Uzbekistan: Dimas Adi Prasetyo
Tim Nasional 15 Agustus 2025, 22:22
-
Man of the Match Timnas Indonesia U-17 vs Tajikistan: Mathew Baker
Tim Nasional 12 Agustus 2025, 22:27
LATEST UPDATE
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Hasil Borneo FC vs Persebaya: Pesut Etam Hajar Bajul Ijo 5-1
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 22:35
-
Man of the Match Mansfield vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:33
-
Hasil Mansfield vs Arsenal: The Gunners Menang dan Jaga Mimpi Quadruple
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:12
-
Tempat Menonton Juventus vs Pisa: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 20:33















