Asprov PSSI DKI Tak Setuju Kompetisi Klub Internal Ikut Dihentikan
Editor Bolanet | 29 Juli 2015 20:13
- Setelah menjatuhkan sanksi kepada Indonesia, para stake holder sepak bola Indonesia dibuat menderita. Tidak terkecuali, yakni bagi Asosiasi Provinsi Sepak Bola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) DKI Jakarta.
Sekretaris Asprov PSSI DKI, Muchlas Rowi, mengatakan jika pihaknya sangat kesulitan dalam menjaga masa depan pembinaan sepak bola. Terutama, untuk di tingkat daerah.
Meski begitu, kami terus berusaha menjalankan program yang sudah dicanangkan. Yakni, seputar program pembinaan. Di cabang, punya agenda wajib yakni menggelar kompetisi antarklub anggota. Untuk kelompok umur di bawah 15 tahun, sudah berjalan dan sudah bergulir dengan baik. Ini bagian dari kami untuk menjaga konsistensi pembinaan, terangnya.
Hal tersebut, dilakukan Muchlas karena sangat tidak setuju jika kompetisi klub internal PSSI DKI ikut dihentikan. Pasalnya, kompetisi klub internal jadi sarana menggairahkan sepak bola dan wadah mencetak pesepakbola andal.
Selain itu, kami sedang berkoordinasi dengan AFI (Asosiasi Futsal Indonesia) untuk menjadi tuan rumah perhelatan Futsal. Hal ini sedang kami godok dan sedang dikoordinasikan dengan intens, tuturnya.
Lebih jauh ditegaskannya, Asprov PSSI DKI telah mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah DKI Jakarta maupun KONI DKI Jakarta. Dukungan tersebut, juga terkait dengan persiapan cabang olahraga sepak bola dan futsal pra Pekan Olahraga Nasional. [initial]
(esa/asa)
Sekretaris Asprov PSSI DKI, Muchlas Rowi, mengatakan jika pihaknya sangat kesulitan dalam menjaga masa depan pembinaan sepak bola. Terutama, untuk di tingkat daerah.
Meski begitu, kami terus berusaha menjalankan program yang sudah dicanangkan. Yakni, seputar program pembinaan. Di cabang, punya agenda wajib yakni menggelar kompetisi antarklub anggota. Untuk kelompok umur di bawah 15 tahun, sudah berjalan dan sudah bergulir dengan baik. Ini bagian dari kami untuk menjaga konsistensi pembinaan, terangnya.
Hal tersebut, dilakukan Muchlas karena sangat tidak setuju jika kompetisi klub internal PSSI DKI ikut dihentikan. Pasalnya, kompetisi klub internal jadi sarana menggairahkan sepak bola dan wadah mencetak pesepakbola andal.
Selain itu, kami sedang berkoordinasi dengan AFI (Asosiasi Futsal Indonesia) untuk menjadi tuan rumah perhelatan Futsal. Hal ini sedang kami godok dan sedang dikoordinasikan dengan intens, tuturnya.
Lebih jauh ditegaskannya, Asprov PSSI DKI telah mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah DKI Jakarta maupun KONI DKI Jakarta. Dukungan tersebut, juga terkait dengan persiapan cabang olahraga sepak bola dan futsal pra Pekan Olahraga Nasional. [initial]
Baca Ini Juga
- PSSI: Bukan PSSI Yang Hentikan Kompetisi, Tapi Menpora
- PSSI Minta Kemenpora Tak Kembali Lakukan Penyesatan
- Pekan Ketiga Oktober 2015, PT LI Kembali Gelar Kompetisi
- Bepe: Pembekuan Dicabut, PSSI Wajib Buat Kesepakatan Tertulis
- Bepe: Pembekuan PSSI Ibarat Pergi Berobat ke Dokter
- Bepe Ragu Sepakbola Indonesia Sudah Sehat untuk Digulirkan Lagi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Asian Games 2026: Aturan Baru Jegal Timnas Indonesia, PSSI Wajib Lobi AFC!
Tim Nasional 13 Februari 2026, 15:47
-
Geger! Muncul di Daftar Hitam FIFA, Athletic Bilbao Terancam Embargo Transfer
Liga Spanyol 13 Februari 2026, 14:09
-
Timnas Indonesia U-23 Dikabarkan Terancam Absen di Asian Games 2026, Ini Respons PSSI
Tim Nasional 12 Februari 2026, 18:37
LATEST UPDATE
-
Manchester United Diam-diam Protes Jadwal Liga Inggris, Ada Masalah Apa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:46
-
Prediksi Athletic Club vs Barcelona 8 Maret 2026
Liga Spanyol 6 Maret 2026, 21:36
-
Prediksi Newcastle vs Man City 8 Maret 2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:21
-
Prediksi Juventus vs Pisa 8 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 21:10
-
Tempat Menonton Wolves vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:00
-
Prediksi Wrexham vs Chelsea 8 Maret 2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 20:14
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Madura United 7 Maret 2026
Bola Indonesia 6 Maret 2026, 19:50











