Awas Lengah! 11 dari 15 Kebobolan Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Terjadi pada Babak Kedua
Asad Arifin | 10 Oktober 2021 06:11
Bola.net - Timnas Indonesia pada era Shin Tae-yong punya satu masalah pelik. Evan Dimas Darmono dan kolega acap kali lengah pada paruh kedua laga. Sebagai bukti, 11 dari 15 kebobolan terjadi setelah turun minum.
Timnas Indonesia baru saja mengepak kemenangan perdana bersama pelatih Shin Tae-yong (STY). Raihan tersebut didapatkan pada leg pertama play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 kontra Taiwan.
Pada pertandingan yang berlangsung di Chang Arena, Buriram, Thailand, Kamis (7/10), Evan Dimas dkk. menang 2-1 atas lawannya tersebut.
Skuad Garuda berhasil unggul dua gol terlebih dahulu lewat gol-gol dari Ramai Melvin Rumakiek dan Evan Dimas yang tercipta di masing-masing babak. Sementara gol hiburan 'tamunya' dibuat oleh Hsu Heng-pin pada menit ke-90.
Meskipun berhasil meraih kemenangan, satu gol yang dicetak Cina Taipei sungguh sangat disayangkan. Lawan pun kini jadi memiliki keunggulan gol tandang untuk menatap leg kedua di tempat yang sama, Senin (11/10/2021).
Kecolongan di menit-menit akhir pertandingan, nyatanya bukan kali pertama di era STY. Jadi pertanyaan, mengapa pertahanan Timnas Indonesia begitu rapuh saat memasuki paruh kedua?
Tanpa Kompetisi
Jangan sepelekan keberadaan kompetisi bagi para pemain. Tanpa kompetisi, para pemain seperti kehilangan 'tujuannya' untuk berlaga di setiap pekannya.
Ketiadaan kompetisi nyaris dua tahun lamanya, membuat pemain kehilangan arah meskipun tetap menjalani latihan mandiri. Perkara disiplin juga jadi salah satu hal yang mempengaruhi kondisi fisik pemain.
Hal ini terlihat dalam beberapa partai BRI Liga 1 2021/22, beberapa pelatih sudah berkeluh kesah terkait ketahanan fisik anak asuhnya. Bahkan, beberapa diantaranya menggunakan ini sebagai alasan kegagalan meraih poin penuh.
Memang benar, permainan jadi sangat tidak enak ditonton. Pemain Timnas Indonesia terlihat sering salah dalam melakukan passing atau tak sanggup berlari mengejar bola daerah.
Langkah berat ini akhirnya berimbas saat para pemain dipanggil membela negara. Mereka seolah kehabisan bensin di babak kedua dan lawan jadi lebih mudah mengeksploitasi pertahanan.
Catatan Kebobolan Era Shin Tae-yong
Tanpa menghitung catatan STY saat membesut timnas Indonesia U-19, jumlah kebobolan Timnas Indonesia terbilang mengkhawatirkan. Pelatih asal Korea Selatan itu telah mencatatkan lima pertandingan meski satu laga di antaranya terpaksa disaksikan di tribune penonton.
Saat menghadapi Uni Emirat Arab di Kualifikasi Piala Dunia 2022, dia tak bisa mendampingi anak asuhnya di pinggir lapangan. Pada laga yang berakhir dengan kekalahan lima gol tanpa balas itu, STY tengah dihukum akumulasi kartu kuning.
Dari lima pertandingan itu, jumlah kebobolan Indonesia sangat mencolok. Mereka telah kebobolan 15 kali atau rata-rata tiga gol per pertandingan.Tetapi tahukah Anda, bila lebih dari 70% kebobolan timnas Indonesia terjadi di babak kedua.
11 dari 15 gol yang bersarang ke gawang Indonesia terjadi setelah turun minum. Selain mungkin perubahan taktikal lawan yang tak bisa diantisipasi. Hal ini membuktikan bila Indonesia kerap kehilangan fokus dan konsentrasi di babak kedua.
Disadur dari Bola.com: Wahyu Pratama/Wiwig Prayugi, 9 Oktober 2021
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
Komentar Wonderkid Madura United Usai Dipanggil Timnas Indonesia U-23
Saatnya Beckham Putra dan Bagus Kahfi Unjuk Kebolehan di Timnas Indonesia U-23
Kualifikasi Piala AFC U-23 2022: Timnas Indonesia U-23 Diharapkan Bisa Lolos
Jelang Leg Kedua Kontra Taiwan, Witan Sulaeman Bergabung, Apa Kabar 3 Pemain yang Cedera?
Sulitnya Mencari 'Killer' di Kotak Penalti untuk Timnas Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia vs Malaysia 28 September
Tim Nasional 21 September 2026, 13:33
-
Mental Baja Persib Bandung: Tuntaskan 'Raja Terakhir' Bernama Persijap Jepara
Bola Indonesia 21 September 2026, 13:12
-
Opening Ceremony Asian Games 2026: Dewa Ayu dan Daniel Bawa Budaya Bali-Batak Toba
Olahraga Lain-Lain 19 September 2026, 18:05
-
Opening Ceremony Asian Games 2026: Jadwal Live Streaming di Vidio
Olahraga Lain-Lain 19 September 2026, 10:25
LATEST UPDATE
-
Bernardo Silva Mulai Tersisih di Real Madrid, Hanya Main 8 Menit dalam 2 Laga
Liga Spanyol 22 September 2026, 00:06
-
Cole Palmer, Declan Rice, dan Marcus Rashford Absen Bela Timnas Inggris
Piala Eropa 21 September 2026, 23:31
-
Pelatih Malaysia Sebut Indonesia Favorit di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 23:08
-
7 Perubahan Besar yang Dilakukan Hansi Flick di Barcelona
Liga Spanyol 21 September 2026, 22:56
-
Italia Kehilangan Federico Dimarco, Roberto Mancini Panggil Bek Aston Villa
Piala Eropa 21 September 2026, 22:21
-
Delegasi FIFA Cek Kesiapan GBK Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 21:58
-
Randal Kolo Muani Jalani Operasi Usai Juventus Kalahkan Atalanta
Liga Italia 21 September 2026, 21:46
-
Erick Thohir Kembali Pastikan Bonus Rp3 Miliar untuk Emas Asian Games 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 21:23
-
Levi Colwill Yakin Chelsea Bangkit Usai Jeda Internasional
Liga Inggris 21 September 2026, 21:11
-
Real Madrid Terancam Sanksi Usai Derbi Madrid, Telat 5 Menit dari Jadwal Masuk Lapangan
Liga Spanyol 21 September 2026, 20:22
-
Erling Haaland Cetak Sejarah di Premier League, Lengkapi Korban Golnya
Liga Inggris 21 September 2026, 20:01
-
Benjamin Sesko Cedera, Berapa Laga Man United yang Bisa Dilewatkan?
Liga Inggris 21 September 2026, 19:26
-
Jorge Martin Batal Operasi Usai MotoGP Austria, Ada Risiko Besar yang Ingin Dihindari
Voli 21 September 2026, 19:24
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


