Barito Pertanyakan Kartu Merah Abanda Herman
Editor Bolanet | 21 Februari 2014 23:21
- Keputusan wasit Muslimin, mengusir Abanda Herman ke luar lapangan, dipertanyakan Yunan Helmi. Asisten Pelatih Barito Putera ini merasa Abanda tak melakukan kesalahan, yang membuatnya harus mendapat kartu merah di laga Indonesia Super League 2014, Jumat (21/02) tersebut.
Untuk kartu merah, saya tidak jelas. Tapi, menurut saya, dia tak layak dikartu. Abanda mengaku hanya melakukan protes. Karena tinggi, maka dia maju mendekati wasit. Pada saat yang sama, wasit juga maju. Yang jelas, dia tidak menanduk wasit, yang harus berbuah kartu merah, papar Yunan, usai laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan tersebut.
Untuk pelanggaran yang membuatnya kena kartu kuning, saya juga tak merasa Abanda layak dikartu. Bola masih fifty-fifty. Dia juga tak terlihat sengaja melakukan pelanggaran, imbuh Yunan.
Sebelumnya, kala dijamu Arema Cronus, Barito Putra harus bermain dengan sepuluh orang pemain saja sejak menit 13. Stopper mereka, Abanda Herman diusir ke luar lapangan usai dianggap melakukan protes secara berlebihan, usai dikartu kuning wasit Muslimin.
Kehilangan seorang pemain, membuat Bakantan Hamuk -julukan Barito Putra- tak kuasa menahan serbuan penggawa tuan rumah. Walhasil, di akhir laga, mereka harus menyerah dua gol tanpa balas, melalui gol-gol yang dicetak Ahmad Bustomi dan Samsul Arif. (den/dzi)
Untuk kartu merah, saya tidak jelas. Tapi, menurut saya, dia tak layak dikartu. Abanda mengaku hanya melakukan protes. Karena tinggi, maka dia maju mendekati wasit. Pada saat yang sama, wasit juga maju. Yang jelas, dia tidak menanduk wasit, yang harus berbuah kartu merah, papar Yunan, usai laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan tersebut.
Untuk pelanggaran yang membuatnya kena kartu kuning, saya juga tak merasa Abanda layak dikartu. Bola masih fifty-fifty. Dia juga tak terlihat sengaja melakukan pelanggaran, imbuh Yunan.
Sebelumnya, kala dijamu Arema Cronus, Barito Putra harus bermain dengan sepuluh orang pemain saja sejak menit 13. Stopper mereka, Abanda Herman diusir ke luar lapangan usai dianggap melakukan protes secara berlebihan, usai dikartu kuning wasit Muslimin.
Kehilangan seorang pemain, membuat Bakantan Hamuk -julukan Barito Putra- tak kuasa menahan serbuan penggawa tuan rumah. Walhasil, di akhir laga, mereka harus menyerah dua gol tanpa balas, melalui gol-gol yang dicetak Ahmad Bustomi dan Samsul Arif. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Skenario Barito Putera Selamat dari Degradasi BRI Liga 1 2024/2025
Bola Indonesia 14 Mei 2025, 22:37
LATEST UPDATE
-
Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:05
-
Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47

















