Barito Putera: Wasit ISL Harus Berbenah
Editor Bolanet | 24 Februari 2014 19:26
- Kritik terhadap kepemimpinan wasit di Indonesia Super League 2014 kembali muncul. Kali ini, kritikan muncul dari kubu Barito Putera. Mereka menyebut wasit ISL seharusnya berbenah lagi.
Menurut kami,wasit harus berbenah agar lebih baik lagi, ujar Yunan Helmi, Asisten Pelatih Bakantan Hamuk, julukan Barito.
Kami paham mereka manusia yang tentunya ada kekurangan. Namun, mereka harus berupaya agar lebih baik lagi, sambungnya.
Pernyataan Yunan merujuk pada kepemimpinan wasit Muslimin yang memimpin laga antara Barito melawan Arema Cronus, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jumat (21/02) silam. Di laga tersebut,wasit asal Makassar itu mengusir palang pintu Barito, Abanda Herman, kala laga baru berlangsung 13 menit.
Mulanya, Abanda diganjar kartu kuning usai dinilai melanggar Ahmad Bustomi. Tak terima dengan keputusan tersebut, Abanda berupaya memprotes wasit. Menganggap aksi Abanda berlebihan, wasit mencabut kartu merah langsung dari sakunya dan mengusir Abanda keluar.
Sementara, khusus menanggapi insiden ini, Yunan mengaku tak melihat langsung. Namun, dia menganggap, wasit tak perlu mengeluarkan kartu, baik kuning maupun merah, bagi Abanda.
Dia tak melanggar Bustomi. Itu masih bola fifty-fifty. Sementara mengenai kartu merah, Abanda mengaku dia tak berniat menanduk wasit. Dia hanya mendekati untuk memprotes kartu kuningnya, tandas Yunan. (den/dzi)
Menurut kami,wasit harus berbenah agar lebih baik lagi, ujar Yunan Helmi, Asisten Pelatih Bakantan Hamuk, julukan Barito.
Kami paham mereka manusia yang tentunya ada kekurangan. Namun, mereka harus berupaya agar lebih baik lagi, sambungnya.
Pernyataan Yunan merujuk pada kepemimpinan wasit Muslimin yang memimpin laga antara Barito melawan Arema Cronus, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jumat (21/02) silam. Di laga tersebut,wasit asal Makassar itu mengusir palang pintu Barito, Abanda Herman, kala laga baru berlangsung 13 menit.
Mulanya, Abanda diganjar kartu kuning usai dinilai melanggar Ahmad Bustomi. Tak terima dengan keputusan tersebut, Abanda berupaya memprotes wasit. Menganggap aksi Abanda berlebihan, wasit mencabut kartu merah langsung dari sakunya dan mengusir Abanda keluar.
Sementara, khusus menanggapi insiden ini, Yunan mengaku tak melihat langsung. Namun, dia menganggap, wasit tak perlu mengeluarkan kartu, baik kuning maupun merah, bagi Abanda.
Dia tak melanggar Bustomi. Itu masih bola fifty-fifty. Sementara mengenai kartu merah, Abanda mengaku dia tak berniat menanduk wasit. Dia hanya mendekati untuk memprotes kartu kuningnya, tandas Yunan. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Skenario Barito Putera Selamat dari Degradasi BRI Liga 1 2024/2025
Bola Indonesia 14 Mei 2025, 22:37
LATEST UPDATE
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











