Batal Gelar Laga Perdana, Persipasi Alami Kerugian Rp12 Miliar
Editor Bolanet | 16 April 2014 19:07
- Kompetisi Divisi Utama musim ini, resmi digulirkan PT Liga Indonesia (PT LI) pada Selasa (15/4). Sebanyak 63 kontestan terlibat berjibaku dalam upaya meraih poin.
Sayangnya, Persipasi Bekasi harus melewatkan kesempatan tersebut dengan gigit jari. Skuad berjuluk Laskar Patriot tersebut, tidak bisa menjamu Persikab Kabupaten Bandung, lantaran belum mengantongi izin penggunaan Stadion Patriot, Kota Bekasi.
Dampaknya, kami mengalami kerugian sebesar Rp12miliar. Sponsor yang sempat berminat mendukung kami, akhirnya memilih pergi. Kami sangat kecewa dengan kebijakan Pemerintah Kota Bekasi. Semula, kami diminta untuk mengelola klub ini. Namun kenyataannya, justru selalu dipersulit, ungkap Ketua Umum Persipasi Bekasi, Kartono Yulianto.
Kondisi tersebut, sempat membuat semangat Yulianto luntur. Apalagi, Yulianto berucap akan sungguh-sungguh membubarkan Persipasi jika kembali tidak memperoleh izin menggunakan Stadion Patriot, ketika melawan Persires Kuningan, pada 18 April.
Kaburnya sponsor, berdampak pada batalnya pencairan dana yang seharusnya diterima para pemain dan tim pelatih, Selasa (15/4). Dikatakan Yulianto, tidak mungkin pihaknya kembali menggelontorkan uang tanpa ada dukungan dari pihak sponsor.
Namun kemarin, pemain dan tim pelatih tetap dikontrak. Tapi mirisnya, tidak mendapatkan uang sepeserpun. Kondisi ini, membuat saya tidak bisa melakukan apa-apa. Kini, kami satu nasib dan sama-sama berjuang untuk menuntut keadilan ke Pemerintah Kota Bekasi, pungkasnya. (esa/dzi)
Sayangnya, Persipasi Bekasi harus melewatkan kesempatan tersebut dengan gigit jari. Skuad berjuluk Laskar Patriot tersebut, tidak bisa menjamu Persikab Kabupaten Bandung, lantaran belum mengantongi izin penggunaan Stadion Patriot, Kota Bekasi.
Dampaknya, kami mengalami kerugian sebesar Rp12miliar. Sponsor yang sempat berminat mendukung kami, akhirnya memilih pergi. Kami sangat kecewa dengan kebijakan Pemerintah Kota Bekasi. Semula, kami diminta untuk mengelola klub ini. Namun kenyataannya, justru selalu dipersulit, ungkap Ketua Umum Persipasi Bekasi, Kartono Yulianto.
Kondisi tersebut, sempat membuat semangat Yulianto luntur. Apalagi, Yulianto berucap akan sungguh-sungguh membubarkan Persipasi jika kembali tidak memperoleh izin menggunakan Stadion Patriot, ketika melawan Persires Kuningan, pada 18 April.
Kaburnya sponsor, berdampak pada batalnya pencairan dana yang seharusnya diterima para pemain dan tim pelatih, Selasa (15/4). Dikatakan Yulianto, tidak mungkin pihaknya kembali menggelontorkan uang tanpa ada dukungan dari pihak sponsor.
Namun kemarin, pemain dan tim pelatih tetap dikontrak. Tapi mirisnya, tidak mendapatkan uang sepeserpun. Kondisi ini, membuat saya tidak bisa melakukan apa-apa. Kini, kami satu nasib dan sama-sama berjuang untuk menuntut keadilan ke Pemerintah Kota Bekasi, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya 99 Persen Yakin Berkompetisi Lagi
Bola Indonesia 29 Desember 2016, 07:59
-
Arema Indonesia Segera Jajal Persipasi Bekasi
Bola Indonesia 27 September 2016, 18:48
-
Tujuh Klub Terhukum Minta Pemerintah Kawal Kongres PSSI
Bola Indonesia 26 September 2016, 20:35
-
Tolak Main di Liga Nusantara, Persebaya Minimal di Divisi Utama
Bola Indonesia 17 Agustus 2016, 08:06
-
Kesaksian Pelaku Sepakbola Gajah Ternyata Diskenariokan
Bola Indonesia 30 Juli 2015, 17:07
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













