Batas Usia Cabor Sepakbola di PON Remaja Jatim Belum Ditetapkan
Editor Bolanet | 20 Maret 2014 10:12
- Sepakbola menjadi salah satu cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja I Jawa Timur, Desember 2014 mendatang. Namun hingga kini belum jelas batasan usia untuk para pemain.
Menurut Ketua Harian KONI Jatim, Dhimam Abror Djuraid, pihak Panitia Besar (PB) PON Remaja belum memastikan usia untuk pemain PON Remaja. Belum jelas betul, apakah pemain yang berusia 17 tahun atau pemain berusia di bawah 17 tahun, kata Abror.
Abror mengaku, mengenai batasan usia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Sekjen PSSI Joko Driyono. InsyaAllah dalam satu-dua hari ini KONI Jatim sudah mendapatkan kepastian, terang mantan Ketua PSSI Jatim ini.
Jika nanti diberlakukan U17, maka pemain yang diperbolehkan turun adalah kelahiran 1997. Tapi kalau diberlakukan U-17, pemain yang turun maksimal kelahiran 1998. Atau pada bulan Desember 2014 nanti, para pemainnya masih berusia 16 tahun,” jelas Abror.
Sementara ini, pelatih tim sepakbola Jatim proyeksi PON Remaja, Mursyid Effendi mengambil langkah untuk merekrut pemain kelahiran 1997 dan 1998. Prioritas utama bagi tim pelatih adalah merealisasikan target yang dicanangkan KONI Jatim, yaitu tim sepakbola Jatim berhasil merebut medali emas.
Sebab, target merebut medali emas PON Remaja adalah tantangan besar yang sudah ada di depan mata. Kami akan berjuang keras dulu untuk merealisasikan target KONI Jatim, pungkas mantan pemain Persebaya dan Timnas Indonesia ini. (faw/pra)
Menurut Ketua Harian KONI Jatim, Dhimam Abror Djuraid, pihak Panitia Besar (PB) PON Remaja belum memastikan usia untuk pemain PON Remaja. Belum jelas betul, apakah pemain yang berusia 17 tahun atau pemain berusia di bawah 17 tahun, kata Abror.
Abror mengaku, mengenai batasan usia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Sekjen PSSI Joko Driyono. InsyaAllah dalam satu-dua hari ini KONI Jatim sudah mendapatkan kepastian, terang mantan Ketua PSSI Jatim ini.
Jika nanti diberlakukan U17, maka pemain yang diperbolehkan turun adalah kelahiran 1997. Tapi kalau diberlakukan U-17, pemain yang turun maksimal kelahiran 1998. Atau pada bulan Desember 2014 nanti, para pemainnya masih berusia 16 tahun,” jelas Abror.
Sementara ini, pelatih tim sepakbola Jatim proyeksi PON Remaja, Mursyid Effendi mengambil langkah untuk merekrut pemain kelahiran 1997 dan 1998. Prioritas utama bagi tim pelatih adalah merealisasikan target yang dicanangkan KONI Jatim, yaitu tim sepakbola Jatim berhasil merebut medali emas.
Sebab, target merebut medali emas PON Remaja adalah tantangan besar yang sudah ada di depan mata. Kami akan berjuang keras dulu untuk merealisasikan target KONI Jatim, pungkas mantan pemain Persebaya dan Timnas Indonesia ini. (faw/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
KONI Jatim Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan
Olahraga Lain-Lain 22 Desember 2016, 13:03
-
Sepakbola Wanita Bisa Masuk Porprov
Bola Indonesia 19 Desember 2016, 22:31
-
Tekanan Ada di Thailand, Enjoy Saja Indonesia
Tim Nasional 17 Desember 2016, 13:10
-
Jatim Siap Majukan Sepakbola Wanita
Bola Indonesia 13 Desember 2016, 14:45
-
Ketua KONI Jatim: Atlet Hebat Belum Tentu Jadi Pelatih Hebat
Olahraga Lain-Lain 6 Desember 2016, 11:22
LATEST UPDATE
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













