Bekuk Sriwijaya FC, Arema Kuasai Puncak Grup
Editor Bolanet | 5 September 2015 20:05
- Arema Cronus membuka peluang lolos dari fase grup Piala Presiden. Pada laga lanjutan Grup B, di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (05/09), mereka sukses menaklukkan Sriwijaya FC dengan skor 3-1.
Pada laga ini, Arema Cronus langsung menggebrak pertahanan Sriwijaya FC begitu laga dimulai. Dua menit laga berjalan, mereka memiliki peluang pertama melalui Samsul Arif. Namun, penetrasi Samsul masih diblok pemain belakang Laskar Wong Kito.
Semenit berselang, giliran Arif Suyono yang memiliki peluang. Namun, sepakan Keceng, julukan Arif Suyono, masih melambung di atas mistar gawang Sriwijaya.
Serangan gencar Arema Cronus akhirnya membuahkan hasil pada menit 10. Sundulan Lancine Kone memanfaatkan sepakan bebas Ahmad Bustomi menjebol gawang Dian Agus.
Lima menit berselang, giliran Samsul Arif kembali mengancam gawan SFC. Namun, Maiga masih bisa menghalau serbuannya.
Sriwijaya FC akhirnya memiliki peluang perdana mereka pada menit 20. Namun, sepakan TA Mushafry masih melambung di atas mistar gawang Arema.
Dian Agus kembali menyelamatkan gawangnya pada menit 23. Kali ini, ia sigap menepis sepakan keras Samsul Arif.
Usai water break, tensi pertandingan sempat naik. Walhasil, Patrich Wanggai mendapat kartu kuning pada menit 33 akibat memprotes wasit.
Lima menit berselang giliran Arif Suyono yang mendapat kartu kuning. Wasit Kusno menilai ia sengaja melanggar TA Mushafry di sektor kiri pertahanan Sriwijaya.
Dua menit sebelum babak pertama usai, Kone menggandakan keunggulan Arema. Memanfaatkan blunder Dian Agus yang meninggalkan gawangnya, Kone menyundul bola ke gawang yang sudah melompong.
Pada babak kedua, SFC meningkatkan tempo permainan. Mereka juga mengambil alih inisiatif permainan demi mengejar ketinggalan. Upaya anak asuh Benny Dollo ini tak sia-sia. Pada menit 48, Patrich Wanggai mencetak gol yang memperkecil ketinggalan mereka.
Gol ini berawal dari kemelut di kotak penalti Arema. Wanggai memanfaatkan bola rebound -hasil sundulannya yang membentur gawang- dengan tendangan ke gawang Arema.
Usai gol ini, Sriwijaya FC kian gencar menyerang pertahanan Arema. Beberapa kali mereka membuat lini pertahanan tuan rumah kocar-kacir.
Arema sendiri enggan jadi bulan-bulanan. Mereka mencoba memanfaatkan serangan balik untuk memperlebar keunggulan dari Sriwijaya. Menit 63, Hasyim Kipuw berhasil mencuri bola dari pemain belakang Sriwijaya. Namun, Abdoulaye Maiga berhasil memotong laju umpan Kipuw pada Lancine Kone.
Tiga menit berselang, TA Musafri -yang tak terkawal- memanfaatkan bola umpan Wildansyah. Namun, sundulannya masih mengarah tepat ke pelukan I Made Wardhana.
Kone nyaris mencetak hat-tricknya pada laga ini. Menerima umpan Morimakan Koita, pemain asal Pantai Gading ini melepas sepakan keras ke gawang Sriwijaya pada menit 69. Dian Agus berhasil menepis bola. Namun, bola bergulir liar dan disapu keluar lapangan oleh pemain belakang Sriwijaya.
Ahmad Alfarizi akhirnya mencetak gol ketiga Arema. Menerima umpan sundulan Fabiano Beltrame pada menit 73, ia menendang bola ke gawang Sriwijaya. Dian Agus yang berupaya menjangkau bola gagal menghalau bola yang mengarah ke gawangnya.
Sriwijaya FC nyaris kembali memperkecil ketinggalan mereka pada menit 77. Namun, sepakan keras Mushafry masih membentur mistar gawang Arema. Tendangan Titus Bonai memanfaatkan bola liar masih membentur Fabiano Beltrame di mulut gawang dan bergulir keluar lapangan.
Menit 84, I Made Wardhana menggagalkan peluang Wanggai memperkecil ketertinggalan SFC. Ia meninggalkan sarangnya dan memblok bola dari kaki penyerang SFC ini.
Jelang laga usai, SFC terus menekan pertahanan Arema. Namun, sampai laga usai, tak ada tambahan gol bagi kedua tim.
Dengan hasil ini, Arema sementara memuncaki klasemen sementara Grup B dengan poin 4. Sementara, Sriwijaya berada di posisi kedua dengan raihan tiga poin. (den/dzi)
Pada laga ini, Arema Cronus langsung menggebrak pertahanan Sriwijaya FC begitu laga dimulai. Dua menit laga berjalan, mereka memiliki peluang pertama melalui Samsul Arif. Namun, penetrasi Samsul masih diblok pemain belakang Laskar Wong Kito.
Semenit berselang, giliran Arif Suyono yang memiliki peluang. Namun, sepakan Keceng, julukan Arif Suyono, masih melambung di atas mistar gawang Sriwijaya.
Serangan gencar Arema Cronus akhirnya membuahkan hasil pada menit 10. Sundulan Lancine Kone memanfaatkan sepakan bebas Ahmad Bustomi menjebol gawang Dian Agus.
Lima menit berselang, giliran Samsul Arif kembali mengancam gawan SFC. Namun, Maiga masih bisa menghalau serbuannya.
Sriwijaya FC akhirnya memiliki peluang perdana mereka pada menit 20. Namun, sepakan TA Mushafry masih melambung di atas mistar gawang Arema.
Dian Agus kembali menyelamatkan gawangnya pada menit 23. Kali ini, ia sigap menepis sepakan keras Samsul Arif.
Usai water break, tensi pertandingan sempat naik. Walhasil, Patrich Wanggai mendapat kartu kuning pada menit 33 akibat memprotes wasit.
Lima menit berselang giliran Arif Suyono yang mendapat kartu kuning. Wasit Kusno menilai ia sengaja melanggar TA Mushafry di sektor kiri pertahanan Sriwijaya.
Dua menit sebelum babak pertama usai, Kone menggandakan keunggulan Arema. Memanfaatkan blunder Dian Agus yang meninggalkan gawangnya, Kone menyundul bola ke gawang yang sudah melompong.
Pada babak kedua, SFC meningkatkan tempo permainan. Mereka juga mengambil alih inisiatif permainan demi mengejar ketinggalan. Upaya anak asuh Benny Dollo ini tak sia-sia. Pada menit 48, Patrich Wanggai mencetak gol yang memperkecil ketinggalan mereka.
Gol ini berawal dari kemelut di kotak penalti Arema. Wanggai memanfaatkan bola rebound -hasil sundulannya yang membentur gawang- dengan tendangan ke gawang Arema.
Usai gol ini, Sriwijaya FC kian gencar menyerang pertahanan Arema. Beberapa kali mereka membuat lini pertahanan tuan rumah kocar-kacir.
Arema sendiri enggan jadi bulan-bulanan. Mereka mencoba memanfaatkan serangan balik untuk memperlebar keunggulan dari Sriwijaya. Menit 63, Hasyim Kipuw berhasil mencuri bola dari pemain belakang Sriwijaya. Namun, Abdoulaye Maiga berhasil memotong laju umpan Kipuw pada Lancine Kone.
Tiga menit berselang, TA Musafri -yang tak terkawal- memanfaatkan bola umpan Wildansyah. Namun, sundulannya masih mengarah tepat ke pelukan I Made Wardhana.
Kone nyaris mencetak hat-tricknya pada laga ini. Menerima umpan Morimakan Koita, pemain asal Pantai Gading ini melepas sepakan keras ke gawang Sriwijaya pada menit 69. Dian Agus berhasil menepis bola. Namun, bola bergulir liar dan disapu keluar lapangan oleh pemain belakang Sriwijaya.
Ahmad Alfarizi akhirnya mencetak gol ketiga Arema. Menerima umpan sundulan Fabiano Beltrame pada menit 73, ia menendang bola ke gawang Sriwijaya. Dian Agus yang berupaya menjangkau bola gagal menghalau bola yang mengarah ke gawangnya.
Sriwijaya FC nyaris kembali memperkecil ketinggalan mereka pada menit 77. Namun, sepakan keras Mushafry masih membentur mistar gawang Arema. Tendangan Titus Bonai memanfaatkan bola liar masih membentur Fabiano Beltrame di mulut gawang dan bergulir keluar lapangan.
Menit 84, I Made Wardhana menggagalkan peluang Wanggai memperkecil ketertinggalan SFC. Ia meninggalkan sarangnya dan memblok bola dari kaki penyerang SFC ini.
Jelang laga usai, SFC terus menekan pertahanan Arema. Namun, sampai laga usai, tak ada tambahan gol bagi kedua tim.
Dengan hasil ini, Arema sementara memuncaki klasemen sementara Grup B dengan poin 4. Sementara, Sriwijaya berada di posisi kedua dengan raihan tiga poin. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18









