Belajar Nilai-Nilai Luhur dari Sepak Bola Portugal saat Pemusatan Latihan Korea-Korea Selecao
Editor Bolanet | 30 November 2024 16:45Bola.net - Pengalaman baru dalam dunia sepak bola dapat ditemukan saat KLY Sports mengikuti pemusatan latihan Korea-Korea Selecao di Portugal. Banyak hal yang dapat dicontoh dari pengalaman ini, terutama dalam upaya memajukan sepak bola Indonesia.
Sebagai informasi, Portugal kini berada di peringkat 10 besar FIFA, dengan Selecao das Quinas—sebutan untuk timnas Portugal—berada di posisi keenam dunia. Portugal telah meraih kesuksesan luar biasa, termasuk kemenangan di Piala Eropa 2016 dan hampir selalu hadir di ajang Piala Dunia.
Negara yang luasnya 92.152 kilometer persegi ini juga dikenal sebagai tempat lahirnya banyak bintang sepak bola, termasuk Cristiano Ronaldo. Semua pencapaian ini tentu merupakan hasil dari sistem kompetisi sepak bola yang terstruktur dengan baik, baik di liga utama maupun di level kelompok usia muda.
Jurnalis KLY Sports sendiri menyaksikan langsung betapa hidupnya kompetisi "grassroots" di Portugal. Banyak nilai luhur yang dijunjung tinggi dalam setiap pertandingan yang dilakukan.
Menjunjung Sportivitas Tinggi

Para pemain di kompetisi usia muda Portugal telah dibekali dengan pemahaman tentang pentingnya sportivitas di lapangan. Hal ini dapat dilihat jelas dalam dua laga uji coba yang diadakan oleh Korea-Korea Selecao.
Saat pertandingan dimulai, para pemain tuan rumah tidak hanya salaman dengan perangkat pertandingan, tetapi juga dengan pelatih dan pemain cadangan. Sebelum laga dimulai, mereka memberikan tepuk tangan untuk menghormati tim tamu.
Yang menarik, pemain Portugal diajarkan untuk selalu memberikan pertolongan jika lawan terjatuh. Mereka juga diwajibkan untuk mengirimkan perwakilan guna menjenguk lawan yang sedang mendapat perawatan medis.
"Jadi, jika ada yang terjatuh, atau jatuh karena dorongan pemain lawan, di sini (Portugal) mereka diajarkan untuk saling mendukung. Paling tidak, mereka akan membantu lawan untuk bangkit atau memastikan kondisi lawan baik-baik saja," ujar Mia Syamsu Gomes, Sekretaris Duta Besar Indonesia untuk Lisbon.
Kesetaraan
Satu hal menarik lainnya adalah keterlibatan wasit wanita dalam pertandingan. Pada laga uji coba antara Korea-Korea Selecao melawan AD Pasteis de Bola, wasit wanita dipercaya untuk memimpin pertandingan.
Mia Syamsu Gomes menjelaskan bahwa di Portugal, laki-laki dan perempuan memiliki kesempatan yang sama dalam pekerjaan, termasuk dalam dunia kepemimpinan pertandingan sepak bola. "Semua kesempatan kerja terbuka untuk perempuan maupun laki-laki, termasuk menjadi wasit," ujarnya.
Hal ini juga berlaku dalam kompetisi sepak bola wanita, di mana wasit yang memimpin bisa berasal dari laki-laki atau perempuan. "Jadi, jika ada pertandingan sepak bola wanita, tidak berarti harus ada wasit wanita. Mereka bisa jadi wasit di pertandingan mana saja," tambah Mia.
Jaminan Keamanan
Setiap pertandingan uji coba Korea-Korea Selecao selalu dihadiri oleh sejumlah penonton, meskipun jumlahnya tidak banyak dan kebanyakan adalah keluarga dari para pemain. Meski begitu, aspek keamanan tetap menjadi perhatian utama.
Mia Syamsu Gomes menjelaskan bahwa setiap pertandingan sepak bola, baik di level usia muda sekalipun, selalu dijaga oleh polisi. Hal ini merupakan prosedur keamanan untuk mencegah potensi keributan.
"Meski hanya pertandingan anak-anak atau usia muda, polisi tetap hadir untuk menjaga keamanan. Mereka berjaga-jaga untuk mengantisipasi adanya keributan," ungkap Mia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
LATEST UPDATE
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

