Bentrok Semen Padang Vs PSM Makassar: Mitos Kandang Angker Diuji Oleh Dominasi Juku Eja di BRI Super League
Editor Bolanet | 21 Agustus 2025 11:44
Bola.net - Panggung BRI Super League pekan ketiga akan menampilkan laga Semen Padang vs PSM Makassar. Duel ini bakal tersaji di Stadion H. Agus Salim, Padang, pada Jumat (22/8/2025) sore.
Pertarungan ini menjadi ajang adu gengsi dua tim dengan kondisi yang berbeda. Semen Padang sedang dalam kepercayaan diri tinggi usai meraih kemenangan pekan lalu.
Sementara itu, PSM Makassar datang dengan rasa penasaran yang sangat besar. Mereka bertekad untuk segera mengakhiri tren hasil imbang di awal musim.
Dengan sejarah pertemuan yang sengit dan motivasi membara dari kedua kubu. Laga ini menjanjikan sebuah tontonan yang menarik hingga peluit panjang dibunyikan.
Misi Tuan Rumah Jaga Keangkeran Kandang
Semen Padang punya satu modal yang sangat berharga untuk pertandingan nanti. Mereka dikenal sebagai tim yang sangat tangguh ketika bermain di kandang sendiri.
Tercatat, Kabau Sirah belum pernah terkalahkan dalam empat laga terakhir di depan publiknya. Hal ini membuktikan keangkeran Stadion H. Agus Salim bagi tim lawan.
Modal apik ini didukung oleh kemenangan 2-0 atas Dewa United Banten FC pekan lalu. Hasil itu tentu membuat kepercayaan diri para pemain semakin meningkat.
"Kami akan coba lagi di laga berikutnya untuk mendapatkan hal yang sama," ujar pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida.
Ambisi Besar Juku Eja Curi Poin
Di sisi lain, PSM Makassar datang ke Padang dengan satu tujuan yang jelas. Mereka berambisi untuk bisa meraih kemenangan perdana mereka di musim ini.
Pasalnya, Juku Eja mengawali musim ini dengan hasil yang kurang memuaskan. Dua pertandingan awal yang mereka jalani selalu berakhir dengan skor imbang.
Situasi ini membuat para pemain PSM sangat termotivasi untuk segera bangkit. Mereka tidak ingin lawatan jauh ke Padang berakhir dengan sia-sia.
"Ini masih permulaan. Karena kami terus bekerja keras untuk menang, saya rasa kemenangan pertama akan segera tiba, dan semoga kami bisa mendapatkan itu pada laga berikutnya," ujar pemain PSM, Lucas Dias Serafim.
Rekor Pertemuan yang Tak Berpihak pada Tuan Rumah
Meskipun akan tampil di kandang, Semen Padang dihadapkan pada sebuah fakta yang kurang baik. Sejarah pertemuan mereka dengan PSM Makassar tidak terlalu menguntungkan.
Secara keseluruhan sejak era Liga 1 2017, PSM Makassar lebih unggul. Juku Eja tercatat mampu meraih tiga kemenangan, berbanding dua milik Semen Padang.
Bahkan, Kabau Sirah sudah tidak pernah menang melawan PSM selama kurang lebih enam tahun. Kemenangan terakhir mereka atas PSM terjadi pada kompetisi musim 2019.
Dua pertemuan musim lalu menjadi bukti nyata dominasi PSM. Mereka mampu menahan imbang Semen Padang 1-1 di Padang dan menang 2-0 di kandang sendiri.
Potensi Duel Sengit Hingga Akhir
Terlepas dari rekor pertemuan, duel antara kedua tim ini selalu berjalan menarik. Pertandingan antara Semen Padang dan PSM Makassar kerap diwarnai skor tipis.
Dari enam pertemuan terakhir, skor-skor seperti 2-1, 1-0, dan 1-1 sering menghiasi hasil akhir. Hal ini menunjukkan betapa ketatnya pertarungan kedua tim di atas lapangan.
Kemenangan dengan selisih gol besar hanya pernah terjadi sekali pada tahun 2017. Saat itu, PSM Makassar secara mengejutkan mampu menang dengan skor telak 4-0.
Dengan motivasi tinggi dari kedua tim, laga nanti diprediksi akan kembali berjalan sengit. Adu taktik dan mental akan tersaji sepanjang 90 menit pertandingan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League: Donny Warmerdam Mulai Menemukan Diri di PSIM Yogyakarta
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:21
-
Nonton Live Streaming Persib vs Madura United di Indosiar - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Ole Romeny Masih Mencari Gol Pertama di Oxford United Jelang Agenda Timnas Indonesia
Tim Nasional 27 Februari 2026, 01:12
-
Update Timnas Indonesia: 6 Pilar Absen di FIFA Series, Skuad Garuda Harus Putar Otak
Tim Nasional 27 Februari 2026, 00:43
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs PSIM 27 Februari 2026
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 23:28
-
Hasil Persita vs Dewa United: Tren Positif Tim Tamu Terus Berlanjut
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:52
-
BRI Super League: Donny Warmerdam Mulai Menemukan Diri di PSIM Yogyakarta
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:21
-
Krisis Cedera yang Menggerogoti Liverpool: Tumbangnya Pemain-Pemain Kunci
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:59
-
PSG Susah Payah ke 16 Besar Liga Champions: Magis Sudah Habis?
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:28
-
Real Madrid Tindak Tegas Suporter yang Lakukan Salam Nazi Saat Lawan Benfica
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:18
-
2 Calon Lawan Menanti Real Madrid di 16 Besar Liga Champions
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:06
-
Jalan Terjal Chelsea Menuju Liga Champions: Rentetan Laga Berat yang Jadi Ancaman
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:01
-
Alasan di Balik Langkah Cristiano Ronaldo Membeli Saham Almeria
Liga Spanyol 26 Februari 2026, 20:54
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58







